Sedekah Bumi Warga Kelurahan Sumbang, Gelar Pengajian Umum dan Bazar UMKM
Jumat, 24 Juli 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro — Warga Kelurahan Sumbang, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, menggelar tradisi Sedekah Bumi pada Rabu (22/07/2026) malam. Berpusat di pendapa kelurahan setempat, acara ini tidak sekadar merawat warisan leluhur, melainkan juga dikemas dengan pengajian akbar bersama KH Agus Salim dan pemberdayaan ekonomi lewat pameran produk UMKM lokal.
Sebelum malam puncak, warga antusias bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar. Hal ini menunjukkan betapa kentalnya semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut agenda tahunan tersebut. Kemeriahan juga makin terasa ketika warga mengarak gunungan hasil bumi keliling kampung, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda maupun warga sekitar.
Lurah Sumbang, Krisna Supriyadi, menjelaskan bahwa selain arak-arakan dan kerja bakti, rangkaian ritual budaya ini juga diisi dengan ziarah dan doa.
"Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama di makam Ki Mertho Yudho. Momentum ini menjadi bentuk penghormatan kepada tokoh yang memiliki kaitan dengan sejarah Kelurahan Sumbang sekaligus menjadi ikhtiar spiritual agar masyarakat senantiasa memperoleh keselamatan, keberkahan, dan kemajuan," katanya.
Selain menjadi wujud syukur atas limpahan rezeki, momen berkumpulnya warga ini turut dimanfaatkan untuk memutar roda ekonomi kerakyatan. Kehadiran bazar UMKM yang menjajakan ragam kuliner dan kerajinan membuktikan bahwa pelestarian tradisi bisa berjalan beriringan dengan upaya peningkatan kesejahteraan warga.
Agenda yang kental dengan nuansa keguyuban ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, bersama Budi Irawanto selaku Wakil Bupati periode 2019-2023. Keduanya mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati lokasi. Dalam kesempatan tersebut, Nurul Azizah memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara yang mampu menyatukan elemen sosial, budaya, dan ekonomi.
"Semangat kebersamaan yang tercermin dalam seluruh rangkaian kegiatan dapat terus dipelihara sebagai modal sosial dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen dinilai menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Bojonegoro yang semakin maju dan sejahtera," harap Wabup.
Sebagai penutup rangkaian Sedekah Bumi, masyarakat diajak bermunajat dan mendengarkan siraman rohani dari KH Agus Salim. Lewat tausiyahnya, ia berpesan agar warga senantiasa mensyukuri karunia Sang Pencipta, memperkuat ukhuwah, dan menjadikan tradisi lokal sebagai sarana mempererat kerukunan sosial yang selaras dengan nilai-nilai agama.
Editor: Mulyanto
Publisher: Mohamad Tohir





































