Peringati Hari Lingkungan Hidup, Bupati Setyo Wahono Ajak Warga Bojonegoro Jaga Mata Air Demi Masa Depan Generasi
Kamis, 11 Juni 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Masalah kelestarian lingkungan hidup dan ancaman perubahan iklim global bukan lagi menjadi urusan masa depan, melainkan tantangan nyata yang wajib dihadapi hari ini. Menjaga alam dan merawat sumber air kini menjadi tanggung jawab kolektif seluruh lapisan masyarakat Bojonegoro demi mewarisi kehidupan yang layak bagi generasi mendatang.
Pesan substansial tersebut ditegaskan oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, saat memimpin Apel Bersama dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus aksi Gerakan Indonesia Asri. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan sumber mata air (Sendang) Desa Kunci, Kecamatan Dander, Rabu (10/06/2026) kemarin.
Dalam arahannya, Bupati Setyo Wahono mengingatkan bahwa fenomena kenaikan suhu bumi, cuaca ekstrem, banjir, hingga kekeringan yang mulai sering terjadi adalah pengingat logis bagi semua pihak. Pria yang akrab disapa Mas Wahono ini mengajak warga untuk mengubah kepedulian lingkungan menjadi gaya hidup sehari-hari.
"Gerakan Indonesia Asri adalah wujud gotong royong kita. Agenda ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan berkelanjutan melalui kolaborasi kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas," ujar Bupati Wahono.
Aksi nyata tersebut dapat dimulai dari hal kecil, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, bijak menggunakan air dan energi, memilah sampah, hingga aktif menanam pohon di lingkungan sekitar. Pemkab Bojonegoro sendiri berkomitmen mendukung penuh ekonomi hijau, pengelolaan tata kelola sampah, serta perluasan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Sebagai simbol aksi nyata, Bupati menyerahkan bibit buah matoa secara simbolis kepada Kepala Desa Kunci untuk ditanam di kawasan tangkapan air.
"Menjaga lingkungan bukan hanya tentang melindungi alam, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup bangsa. Mari kita wariskan mata air yang mengalir dan udara yang bersih demi masa depan generasi mendatang," pungkas Bupati.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi korve atau kerja bakti bersama. Bupati beserta jajaran Forkopimda, OPD, Forkopimcam, pelajar, hingga warga setempat turun langsung membersihkan kolam sendang dan menanam pohon di sekitar sumber mata air.
Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah, menambahkan bahwa lewat tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, pihaknya ingin mengetuk kesadaran masyarakat agar memiliki rasa menyayangi alam. Dipilihnya Sendang Kunci sebagai lokasi acara karena tempat ini merupakan salah satu sumber kehidupan vital di Bojonegoro.
“Sendang Kunci adalah sumber kehidupan. Kita ingin memastikan fungsi sumber mata air dan kawasan resapan tetap berjalan optimal. Kami berpesan, jangan membuang sampah di sekitar sumber mata air dan mulailah memilah sampah dari rumah. Apa yang kita jaga hari ini akan menjadi manfaat besar ke depan,” kata Luluk.





































