News Ticker
  • Ketua MUI Bojonengoro Prihatin dan Kecam Perusuh di Aksi 21 dan 22 Mei di Jakarta
  • Undang Awak Media, Pemkab Bojonegoro Ingin Tingkatkan Kemitraan dengan Media Siber
  • Pemkab Bersama Polres Bojonegoro Gelar Rakor Pengamanan Mudik Lebaran 2019
  • Peringati Nuzulul Quran, Polres Bojonegoro Gelar Tabligh Akbar Bersama KH Anwar Zahid
  • AMSI Imbau Publik Baca Berita dari Sumber Yang Dipercaya
  • Pembuat Kue Kering di Blora, Kebanjiran Order Hingga Kuwalahan Penuhi Pesanan
  • Warga Boyolali Ditemukan Meninggal Dunia di Pinggir Jalan di Kedungadem Bojonegoro
  • Aula Belajar Maslakul Huda Gayam Bojonegoro Resmi Dibuka untuk Kegiatan Belajar Mengajar
  • Antisipasi Mobilisasi Massa, Polres Bojonegoro Lakukan Penyekatan Jalur Menuju Jakarta
  • Ketua DPRD Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Kepada Jokowi - Makruf Amin
  • Pemerikssaan Kesiapan Armada Mudik Lebaran di Blora, Petugas Dapati Bus di Luar Trayek
  • Untuk Kelima Kalinya, Pemkab Bojonegoro Raih Predikat Opini WTP atas LKPD
  • Antisipasi People Power, Polres Bojonegoro Kembali Lakukan Penyekatan Jalur Menuju Jakarta
  • Pantau Stabilitas Harga Sembako, Kapolres Patroli di Pasar Kota Bojonegoro
  • Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban
  • Kejar Target Drilling 2019, Pertamina EP Cepu Lakukan Sinergi dengan PDSI
  • Selama Ramadan dan Jelang Idulfitri, Polres Blora Giatkan Patroli Dini Hari
  • 9.953 Rumah Tangga Miskin di Blora Akan Terima Bantuan Ternak Ayam Joper
  • Polres Bojonegoro Gelar Razia Penumpang Kereta Api, Cegah Mobilisasi Massa People Power
  • Penyelengara Pemilu asal Bojonegoro Yang Meninggal, Terima Santunan dari Gubernur Jatim
  • Aliansi Mahasiswa di Bojonegoro Tolak People Power
  • Gelar Aksi Damai, Aliansi Mahasiswa di Bojonegoro Beri Dukungan pada KPU
  • Motor Tabrak Pejalan Kaki di Kepohbaru Bojonegoro, 2 Orang Luka Berat
  • Perbedaan Gugatan Cerai dan Permohonan Cerai Talak

Uji Coba Jembatan Sosrodilogo Bojonegoro, Sementara Khusus Untuk Kendaraan Roda Dua

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro - Jembatan Sosrodilogo atau Jembatan Trucuk, yang melintasi sungai Bengawan Solo, yang menghubungkan Kecamatan Trucuk dengan Kota Bojonegoro, akan segera di uji coba. Namun demikian, sambil menunggu penyelesaian pembangunan jembatan tersebut, untuk uji coba direkomendasikan hanya khusus untuk kendaraan roda dua dan harus ada jeda waktu uji coba.

“Masih belum diperbolehkan untuk kendaraan roda empat, kecuali emergency. Kita sepakat seperti itu.” tutur Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Drs Iskandar MSi, kepada awak media ini, Selasa (04/12/2018) siang, melalui sambungan telepon seluler.

Sebelumnya, warga masyarakat di wilayah Kecamatan Trucuk mengeluhkan adanya larangan untuk melintasi jembatan tersebut, yang sebetulnya masih dalam pengerjaan dan masih belum selesai pembangunannya.

Menanggapi keluhan tersebut, selanjutnya Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (03/12/2018) sore telah menggelar rapat terkait Analisis Dampak Lalu Lintas (Andallalin) Jembatan Sosrodilogo.

Dalam rapat tersebut, para stakeholder bersama-sama berupaya menemukan win-win solution atas keluhan warga masyarakat, sekaligus untuk meminimalisir potensi kecelakaan maupun kemacetan, di simpang empat Jembatan Sosrodilogo Trucuk tersebut.

Baca: Forum LLAJ Bahas Andallalin Jembatan Sosrodilogo Bojonegoro

 

 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Drs Iskandar MSi, kepada awak media ini menjelaskan bahwa pada prinsipnya, dinas perhubungan sepakat dengan rekomendasi yang di sampaikan oleh Sat Lantas Polres Bojonegoro, namun pihaknya berharap sebaiknya jangan di buka terlebih dahulu secara penuh.

Menurutnya, bahwa hasil rapat pembahasan andallalin Jembatan Sosrodilogo, tersebut  untuk sementara akan diterapkan uji coba pada Jembatan Sosrodilogo Trucuk, dengan sistem buka tutup,  pada pagi hari pukul 06.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB dan pada sore hari mulai pukul 16.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.

“Walaupun disadari bahwa masyarakat sangat menghendaki jembatan tersebut bisa di lalui, karena beberapa penyeberangan sekarang ini sudah mulai tutup dikarenakan air sungai Bengawan Solo mulai tinggi.” tuturnya.

Iskandar juga mengungkapkan, bahwa saat ini, andallain jembatan tersebut sudah disusun, dan sudah diberi sejumlah rekomendasi. Tapi rekomendasi yang diberikan, hingga saat ini belum dilaksanakan oleh pihak kontraktor. Contoh, mestinya harus ada lampu traffic light yang dari arah barat. Kemudian rambu-rambu lalu-lintas juga belum dipasang. Terus lampu jembatan juga belum ada. Rambu pendahulu petunjuk jalan (RPPJ) juga belum ada.

“Semua itu belum ada, sehingga sebetulnya dari sisi keselamatan, jembatan itu belum layak untuk dibuka.” katanya.

Menurut Iskandar, bahwa kinerja simpang, yang dulunya simpang tiga, sekarang menjadi simpang empat, harus ada rekayasa, sementara kondisi yang ada sekarang ini, elevasi atau turunan dari bibir jembatan ke badan jalan, di perempatan masih terlalu curam.

“Ini membahayakan keselamatan.” tuturnya.

Berdasarkan analisa dinas perhubungan, turunan dari bibir jembatan sampai ke badan jalan kemiringannya cukup tinggi atau curam. Sementara jarak antara bahu jalan di perempatan dengan bibir jembatan, cukup pendek, hanya berkisar 50 meter.

Jika turunan di jembatan mau ditinggikan, di perempatan juga harus ditinggikan juga, tentunya di perempatan nanti akan jadi tanjakan atau “gunungan.” Ini tidak boleh! Karena kinerja persimpangan, pandangan harus bebas ke depan dan ke samping.

“Ini kan problem, makana kita uji cobakan dulu. Roda empat masih belum diperbolehkan. Karena pembangunan jembatan tersebut juga belum selesai. Kemudian uji tekan beban jembatan juga belum di lakukan,” tutur Iskandar menjelaskan.

Sementara ini, kalau melihat kinerja dari simpang tiga menjadi simpang empat, memang sangat berbahaya kalau saat ini langsung dijadikan simpang empat. Karena apa, di sisi sebelah timur, di Jalan Untung Suropati yang menikung ke Jalan Rajekwesi, itu ada bangunan yang menjorok ke bahu jalan.

“Kalau ini bisa dibongkar, kemudian menggeser tanggul di sisi barat jalan untuk memperlebar jalan. Mungkin ini baru bisa dilakukan simpang empat. Tapi kalau itu belum dilaksanakan, kami tidak sepakat untuk dibuka secara penuh.” ujarnya menambahkan.

Terkait rekomendasi dari Sat Lantas Polres Bojonegoro yang mengusulkan ada pulau jalan yang dari arah Trucuk, menurutnya akan menjadi simpang empat yang tidak absolut atau simpang empat atau simpang empat yang di rekayasa.

“Oleh karena itu, kemungkinan kita hanya akan memasang pembatas jalan dari beton,” pungkasnya. (red/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Ketua DPRD Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Kepada Jokowi - Makruf Amin

Ketua DPRD Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Kepada Jokowi - Makruf Amin

Bojonegoro - Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Sigit Kushariyanto SE MM, mengucapkan selamat atas terpilihnya Ir H ...

Berita Video

Antisipasi Mobilisasi Massa, Polres Bojonegoro Lakukan Penyekatan Jalur Menuju Jakarta

Antisipasi Mobilisasi Massa, Polres Bojonegoro Lakukan Penyekatan Jalur Menuju Jakarta

Polres Bojonegoro pada Selasa (21/05/2019), kembali gelar penyekatan dan sweeping kendaraan, di sejumlah titik jalur menuju Jakarta. Kegiatan penyekatan tersebut ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Stroke, Komplikasi Hipertensi

Hari Hipertensi Sedunia

Stroke, Komplikasi Hipertensi

Hari ini 17 Mei, diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia. Penyakit yang menempati 10 besar penyakit di hampir setiap rumah sakit. ...

Quote

Perbedaan Gugatan Cerai dan Permohonan Cerai Talak

Perbedaan Gugatan Cerai dan Permohonan Cerai Talak

Ketika memberi sosialisasi Undang Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan dan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun ...

Sosok

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Serba-Serbi Pemilu 2019

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Bojonegoro - Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 telah usai dilaksananan dan perolehan suara partai politik peserta Pemilu 2019 tingkat ...

Eksis

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Bojonegoro - Setiap malam minggu, di seputar Taman Rajekwesi yang terletak di Jalan Rajekwesi Bojonegoro, tampak perkumpulan anak-anak millennial, bercengkerama ...

Infotorial

Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban

Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban

Bulan Mei merupakan bulan penting dalam dunia pendidikan. Selain memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei, juga ada ...

Berita Foto

Kebakaran Sepeda Motor di SPBU Padangan Bojonegoro

Berita Foto

Kebakaran Sepeda Motor di SPBU Padangan Bojonegoro

Satu unit sepeda motor yang usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada ...

Feature

Pembuat Kue Kering di Blora, Kebanjiran Order Hingga Kuwalahan Penuhi Pesanan

Pembuat Kue Kering di Blora, Kebanjiran Order Hingga Kuwalahan Penuhi Pesanan

Blora - Memasuki pertengahan di bulan Ramadan, sejumlah pembuat kue kering di Blora mulai kebanjiran order. bahkan begitu banyaknya pesanan ...

Religi

Meminta dan Memberi Maaf

Quote Islami

Meminta dan Memberi Maaf

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS. Al-A raf ...

Pelesir

Migas Cepu Edupark Resmi Dibuka, Jadi Tempat Wisata Baru di Blora

Migas Cepu Edupark Resmi Dibuka, Jadi Tempat Wisata Baru di Blora

Blora - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Minggu (31/3/2019), meresmikan Migas Cepu Edupark (MC Edupark), objek wisata ...

Hiburan

Marching Band Taruna Satlak Hiu Latsitardanus ke-39, Pukau Warga Kota Bojonegoro

Marching Band Taruna Satlak Hiu Latsitardanus ke-39, Pukau Warga Kota Bojonegoro

Bojonegoro - Marching Band gabungan Taruna Akademi TNI, Akpol dan Praja IPDN, yang tergabung dalam Satlak Hiu Latihan Integrasi Taruna ...

Statistik

Hari ini

156 kunjungan

303 halaman dibuka

39 pengunjung online

Bulan ini

153.281 kunjungan

265.461 halaman dibuka

Tahun ini

911.816 kunjungan

1.479.748 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 668.531

Indonesia: 9.905

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015