News Ticker
  • Naik Motor Sambil Gunakan HP, Pelajar di Kalitidu Bojonegoro Tabrak Truk Parkir
  • Bupati Bojonegoro Hadiri Puncak Peringatan HPN di Dander
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Serah Terima Jabatan Kapolsek Kalitidu
  • Seorang Warga di Temayang Bojonegoro, Meninggal Dunia Disambar Petir
  • Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Bojonegoro Lakukan Pembinaan Tenaga Pendidik
  • Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Blora Gelar Pesta Siaga
  • Bupati Bojonegoro Serahkan Sertifikat Program PTSL di Desa Ngraho Kecamatan Gayam
  • Peduli
  • Pegawai dan Warga Binaan Rutan Blora Jalani Tes Urine
  • Wakil Bupati Bojonegoro Hadiri Rakernas dan Launching Gerakan Indonesia Bersih
  • Seorang Buruh Tani Warga Trucuk Bojonegoro, Meninggal Dunia Disambar Petir
  • Pengadilan Negeri Blora Deklarasikan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
  • Peringati HPSN, Polres Blora Kerja Bhakti di TPA
  • Peringati HPSN, Kapolres Bojonegoro Ajak Masyarakat Peduli Sampah
  • Terjerat Kasus Hukum, Kepala Desa Sukosewu Bojonegoro Diisi Pejabat Sementara
  • Bupati Bojonegoro Sosialisasikan Program Kampung KB di Kasiman
  • Dua Unit Rumah Milik Warga Soko Tuban, Ludes Terbakar
  • Polres Bersama DLH Bojonegoro Bersih-Bersih Sampah di Bantaran Sungai Bengawan Solo
  • Jelang Pemilu, Polres Blora Gelar Simulasi Sispamkota
  • Bupati Bojonegoro Laksanakan Pembinaan Gerakan Koperasi Aktif di Kasiman
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Ngraho Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia di Emperan Toko
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Wagub Jatim  Susuri Aliran Sungai Bengawan Solo
  • Kunjungi SMK 5 Bojonegoro, Wagub Jatim Sosialisasi Millenial Job Center
  • Wakil Gubernur Jawa Timur Lakukan Kunjungan Kerja Pertama di Bojonegoro
  • Menjadi Pelajar Cerdas dan Berkarakter dalam Penghargaan LCC MIPA Bojonegoro 2019

Pemkab Bojonegoro Gelar Lokakarya Pengembangan Kemitraan, Kawasan Ekonomi Pedesaan

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (04/12/2018) mengadakan Lokakarya Pengembangan Jaringan Kemitraan, Program Pengembangan Kawasan Ekonomi Pedesaan Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan yang dilaksanakan di Partnership Room, lantai 4 Gedung Pemkab Bojonegoro ini bertujuan untuk mengembangkan dunia usaha di Kabupaten Bojonegoro.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Bojonegoro, Bappeda Provinsi Jawa Timur, Dinas Pemberdayaan Masayarakat dan Desa, Provinsi Jawa Timur, Universitas Gajah Mada, Ketua DPRD Bojonegoro, Asisten Daerah, ISI Yogyakarta, BLK Provinsi Jawa Timur, Adm Perhutani KPH Bojonegoro, Parengan, Padangan, Ngawi, Sradan dan Cepu, BPS Kabupaten Bojonegoro, Kepala Bulog Bojonegoro, Camat se-Kabupaten Bojonegoro, dan pelaku dunia usaha di Kabupaten Bojonegoro.

 

 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro, Ir  I Nyoman Sudana MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan peran dan koordinasi perangkat daerah masyarakat pedesaan, sehingga mampu menggerakan perekonomian masyarakat desa, secara lebih terukur, terarah, terencana, melalui pendampingan dan dukungan program.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan sinergitas antara pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat.” kata I Nyoman Sudana.

Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk menyamakan persepsi tentang pengembangan kawasan pedesaan dan mempertemukan empat sekawan, yaitu pelaku usaha; pemerintah, baik pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, desa; akademisi; dan juga komunitas; yang kemudian mencari titik temu untuk menyelesaikan persoalan yang ada.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan ada sinergitas antara empat sekawan tadi, dan juga adanya dukungan program pada kawasan pedesaan.” katanya berharap.

Nyoman menambahkan, menurut Perbub Noomor 33 Tahun 2018 tentang kawasan pedesaan, jumlahnya ada 19 kawasan. Terbagi menjadi bidang pertenakan dan perikanan, pertanian dan transmigrasi, industri kreatif serta pengelolaan makanan dan minuman.

“Selain itu dengan adanya kegiatan ini bisa menciptakan kawasan yang terintegrasi dengan lainnya, sehingga bisa dijadikan kawasan wisata Bojonegoro. Yang mana bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.” katanya.

 

 

Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sigit Kusharijanto SE MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting bagi masyarakat desa, untuk mengembangkan potensinya masing-masing.

“Sehingga bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat desa.“ tutur Sigit.

Menurutnya, tidak mudah untuk membangun desa tanpa dukungan dari semua pihak. Karena perlunya kemitraan maupun kolaborasi antar berbagai pihak.

“Semua kebijakan yang dibuat, tidak akan berjalan tanpa kolaborasi dengan semua pihak.” tuturnya menambahkan.

Sigit juga mengungkapkan bahwa tumpuan ekonomi Indonesia masih bertumpu pada pemerintah desa. Sehingga perlu peningkatan perekonomian masyarakat desa, agar tonggak ekonomi bangsa bisa kuat.

“Mari kita bersinergi bersama untuk meningkatkan perekonomian kawasaan pedesaan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita.” tuturnya.

 

 

Bupati , Dr Hj Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan memberikan dana insentif desa kepada pemerintah desa, jika dapat melakukan beberapa kegiatan di bidang pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat antara lain: 1). Pengelolaan sampah; 2). Sanitasi lingkungan dan sanitasi rumah tangga; 3). Penanaman penghijauan berbasis tanaman lokal; 4). Pengembangan jumlah populasi ternak rumanesia; 5). Pengembangan agribisnis dan makanan olahan berbahan baku hasil pertanian; 6). Home industri kreatif berbahan lokal; 7). Pojok penerangan lintas desa/dusun; 8). Pelunasan PBB tepat waktu; 9). Kelompok sadar huku yang aktif; 10). Mitigasi bencana dini atau penanggulangan bencana sejak dini; 11). Anak usia sekolah dan tidak Drop Out (sampai SMA); 12). Mengamati gizi buruk dan stanting di lingkungan sekitar; 13). Penanganan penyebaran penyakit menular; 14). Ruang terbuka hijau ramah anak dan ibu.

“Apa yang sudah bagus kita terus jalankan dan pertahankan, yang belum bagus kita perbaiki, yang belum ada kita adakan, yang harmonis kita sinkronkan. Sehingga kita bisa fokus dengan apa yang ada.” tutur Bupati Anna Muawanah.

Bupati juga menyampaikan bahwa ke depan diharapkan adanya zonasi wilayah di Bojonegoro, sehingga bisa dibedakan nilai konjungtur (red, fluktuasi ekonomi) dari setiap wilayah.

“Dengan begitu kita bisa membuat program yang sesuai dengan wilayah zonasi masing-masing.” tuturnya.

Selain itu, lanjut Bupati, pihak perbankan akan dapat mensinergikan dengan program pemerintah, untuk membantu permodalan bagi para pelaku ekonomi.

“Ini untuk melindungi para pelaku usaha dari jeratan rentenir, sehingga mereka bisa fokus dalam menjalankan usahanya. Jika mendapatkan modal dari rentenir mereka kerjakeras untuk menutupi pembayaran kepada rentenir.” tutur Bupati.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan nantinya dapat mengembangkan potensi-potensi ekonomi di pedesaan, yang bisa meeningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Selain itu OPD harus merencanakan program-program pemerintah dengan baik, sehingga Bojonegoro menjadi daerah yang berhasil mengejewantahkan program revolusi mental dari presiden.

“Saya sangat mengapresiasi didukung semua pihak terhadap program pengembangan kawasan ekonomi perdesaan ini, sehingga terbentuk sinergitas antar berbagai pihak.” pungkas Bupati. (red/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Ribuan warga memadati jalan-jalan, warung-warung dan lapangan sepakbola Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro saat digelar perhelatan ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Lukman Wafi: Saya Mengundurkan Diri Sebagai Ketua KONI Bojonegoro

Lukman Wafi: Saya Mengundurkan Diri Sebagai Ketua KONI Bojonegoro

"Dengan ini saya Lukman Wafi, menyatakan mengundurkan diri sebagai ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, periode 2015 - 2019." PERTAMA, Begitu saya ...

Quote

Peduli

Peduli

Peduli memiliki arti suatu sikap keberpihakan untuk melibatkan diri dalam persoalan keadaan, situasi atau kondisi di sekitar. Manusia yang memiliki ...

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Oleh Muliyanto Tanggal 22 Desember, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari di mana perempuan-perempuan Indonesia menyelenggarakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 ...

Eksis

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Oleh Priyo Spd Blora- Sering terjadinya listrik padam di wilayah Blora, membuat sepasang kakak-adik, warga Kelurahan Jetis Kecamatan Blora, menciptakan ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Feature

Budidaya Jamur Jenggel Jagung di Blora Terkendala Pemasaran

Budidaya Jamur Jenggel Jagung di Blora Terkendala Pemasaran

Blora- Usaha budidaya jamur janggel (bonggol) jagung yang dilakukan warga Dusun Mojo Kulon Desa Banjarejo Kecamatan Banjerejo Kabupaten Blora, Jawa ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Blora- Masyarakat Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memanfaatkan kawasan waduk Selo Parang menjadi tempat wisata baru ...

Hiburan

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Statistik

Hari ini

4.030 kunjungan

6.277 halaman dibuka

183 pengunjung online

Bulan ini

163.259 kunjungan

265.381 halaman dibuka

Tahun ini

349.531 kunjungan

583.163 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 722.605

Indonesia: 10.904

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015