News Ticker
  • Wakil Bupati Bojonegoro Harap Situasi  Kam tibmas Selama Pilkades Serentak Tetap Kondusif
  • Vixion Tabrak Beat di Baureno Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Wagub Emil Dardak: Media Siber Jadi Rujukan Media Sosial
  • AMSI Jatim Gelar Rakerwil dan Seminar Nasional Media Siber
  • Vixion Tabrak Innova di Baureno Bojonegoro, Pengendara Motor dan Pemboncengnya Luka-Luka
  • Inilah Bakal Calon Kepala Desa Yang Mendaftar Pilkades Serentak 2019 di Bojonegoro #6
  • Inilah Bakal Calon Kepala Desa Yang Mendaftar Pilkades Serentak 2019 di Bojonegoro #5
  • Inilah Bakal Calon Kepala Desa Yang Mendaftar Pilkades Serentak 2019 di Bojonegoro #4
  • Inilah Bakal Calon Kepala Desa Yang Mendaftar Pilkades Serentak 2019 di Bojonegoro #3
  • Inilah Bakal Calon Kepala Desa Yang Mendaftar Pilkades Serentak 2019 di Bojonegoro #2
  • Inilah Bakal Calon Kepala Desa Yang Mendaftar Pilkades Serentak 2019 di Bojonegoro #1
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Patroli Oklik dan Sahur on The Road
  • Jenis Talak Menurut Hukum Positif
  • Motor Tabrak Truk di Ngraho Bojonegoro, Pengendara Motor Luka-Luka
  • Lahan Tebu Milik PT Perkebunan Nusantara di Kedungadem Bojonegoro Terbakar
  • Timses Paslon 01 dan 02 Blora Sepakat Terima Hasil Rekapitulasi KPU dan Tolak People Power
  • Pertamina EP Cepu Gelontorkan Bantuan Rp 534 Juta dalam Safari Ramadan
  • SPBU PPSDM Migas Cepu Blora Mulai Beroperasi
  • Bupati Blora Imbau Masyarakat Tidak Ikut Gerakan People Power
  • Stroke, Komplikasi Hipertensi
  • Polres Bojonegoro Gelar Buka Puasa Bersama dengan Para Tananan
  • Wakil Bupati Bojonegoro Hadiri Rakornas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial
  • Tokoh Lintas Agama di Bojonegoro Tolak Gerakan People Power
  • Safari Ramadan di Blora SKK Migas Jabanusa Santuni Anak Yatim Piatu
  • Pemkab Bojonegoro Hadiri Pembukaan Gerakan Menuju 100 Smart City

Bupati Minta Seluruh Stekholder Ikut Pantau Angka Stunting di Kabupaten Blora

Blora - Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), pada Selasa (12/03/2019), bertempat di Pendapa Rumah Dinas Bupati, menggelar Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda), yang diikuti oleh seluruh stakeholder kesehatan, berikut Kepala OPD, Baznas, Camat hingga Kepala Desa.
 
Bupati Blora, Djoko Nugroho yang hadir didampingi Sekda Komang Gede Irawadi SE MSi, menyoroti tentang tingginya angka stunting (kekerdilan atau gagal tumbuh) di Kabupaten Blora. Bupati meminta agar seluruh Camat dan Kepala Desa ikut membantu Dinas Kesehatan dalam melakukan updating data stunting.
 
“Pak Camat dan Kades, saya minta ikut memantau langsung ke lapangan. Mendata semua bayi yang ada di desanya, bersama bidan desa, memantau kondisi pertumbuhan bayi agar tidak stunting. Saya ingin semua pertumbuhan bayi normal. Jika ada stunting, tolong diidentifikasi apa penyebabnya untuk ditangani bersama-sama,”  tutur Bupati dengan tegas.
 
 
 

Bupati Blora, Djoko Nugroho saat menandatangani Komitmen Bersama Penanggulangan Stunting, usai acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda), di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Selasa (12/03/2019).

 
Tidak hanya bayi, menurut Bupati, kondisi ibu hamil juga perlu dikawal, agar pertumbuhan janin di dalam rahimnya bisa sempurna. Baik asupan gizinya maupun kebersihan lingkungan rumahnya.
Bupati juga meminta semua OPD terkait, harus bisa mengambil peran dalam upaya penanggulangan stunting tersebut.
 
“Saya ingin bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) difokuskan untuk pembangunan lantai rumah, sanitasi dan ventilasi udara. Pasalnya rumah yang masih berlantai tanah, bersanitasi buruk dan minim ventilasi, juga merupakan sebab terjadinya stunting,” tutur Bupati melanjutkan.
 
Menurut Bupati, masyarakat utamanya para orang tua harus diberikan pemahaman tentang pentingnya pemberian asupan gizi berimbang. Pasalnya tidak orang miskin saja yang terancam kena stunting karena kurang gizi akibat kemampuan ekonomi yang terbatas, namun orang kaya juga bisa kena karena tidak paham tentang asupan gizi yang sehat untuk anak-anaknya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Djoko Nugroho juga menyerahkan bingkisan kepada tiga ibu-ibu yang bayinya telah berhasil keluar dari kategori stunting, setelah dilakukan perawatan oleh puskesmas terdekat, sehingga berhasil tumbuh sehat baik dari segi berat ataupun tinggi badannya yang proporsional, sesuai usianya.
 
“Saya ingin semua bayi stunting di Kabupaten Blora didata dan diperlakukan seperti anak ketiga ibu tadi. Sehingga kondisi stuntingnya bisa teratasi. Selain itu pernikahan dini juga harus terus dicegah, karena rahim perempuan yang masih muda belum siap hamil, sangat rawan untuk pertumbuhan bayi jika dipaksa hamil, akhirnya bisa stunting juga,” kata Bupati.
 
Bupati pun lantas meminta Dinas Kesehatan beserta seluruh jajarannya, dibantu Kades dan Camat bisa memperbaharui data stunting di Kabupaten Blora.
 
“Saya ingin tahu by name, siapa saja bayi yang menderita stunting. Dua bulan ke depan akan saya kontrol bagaimana perkembangan penanganannya. Ini adalah tugas mulia kita semua. Jika stunting ini dibiarkan, kualitas masa depan generasi kita bisa menurun, daya pikirnya lemah dan tidak bisa bersaing dengan sumber daya manusia wilayah lain,” pungkas Bupati.
 
 
 

Para peserta Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda), saat menandatangani Komitmen Bersama Penanggulangan Stunting, di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Selasa (12/03/2019).

 
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Lilik Hernanto SKM MKes menyampaikan bahwa angka stunting berdasarkan data penimbangan serentak pada bulan Agustus 2018 lalu sebanyak 8,3 persen.
Menurutnya, pada Agustus 2018 lalu, pihaknya telah melakukan penimbangan bayi serentak se Kabupaten Blora, bersamaan dengan pemberian vitamin A. Hasilnya, dari 45.637 bayi yang ditimbang, 8,3 persen di antaranya menderita stunting.
 
“Ini yang akan menjadi salah satu fokus penanggulangan stunting kita,” ungkap Lilik Hernanto SKM, M.Kes.
 
Menurut Lilik, ada beberapa faktor penyabab stunting di Kabupaten Blora, di antaranya yang paling besar adalah buruknya pola asuh orangtua terhadap anaknya. Menurutnya orang tua tidak bisa memberikan asupan gizi yang berimbang kepada anaknya baik sejak dalam kandungan maupun pasca kelahiran hingga usia 1.000 hari pertama.
 
Sedangkan faktor lainnya adalah kondisi lantai rumah yang masih berupa tanah. Di mana lantai tanah berpotensi memungkinkan hidupnya virus penyakit lebih lama ketimbang lantai ubin. Selain itu, tidak adanya Inisiasi Menyusui Dini (IMD), kurangnya pemberian ASI eksklusif, kehamilan dini karena rahim yang belum siap, tidak punya jamban hingga minimnya ventilasi rumah.
 
“Angka stunting tertinggi berada di Puskesmas Kedungtuban, disusul Puskesmas Randulawang, Puskesmas Rowobungkul, Puskesmas Gondoriyo dan Puskesmas Puledagel,” tutur Lilik Hernanto SKM MKes.
 
Rakerkesda ditutup dengan aksi penandatanganan massal, tentang Komitmen Bersama Penanggulangan Stunting yang diawali oleh Bupati Djoko Nugroho diikuti seluruh peserta rapat. (teg/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Kalender Event, Wisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2019

Videotorial

Kalender Event, Wisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2019

Guna memperkenalkan potensi wisata dan budaya di Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melaunching Kalender Event 2019. Dalam Kalender Event tersebut, ...

Berita Video

Perjuangan Mengawal Logistik Pemilu Menuju TPS Daerah Terpencil di Bojonegoro

Pemilu 2019

Perjuangan Mengawal Logistik Pemilu Menuju TPS Daerah Terpencil di Bojonegoro

Perjuangan untuk distribusi logistik Pemilu 2019 menuju tempat pemungutan suara (TPS) di daerah sangat terpencil juga juga dialami aparat di ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Stroke, Komplikasi Hipertensi

Hari Hipertensi Sedunia

Stroke, Komplikasi Hipertensi

Hari ini 17 Mei, diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia. Penyakit yang menempati 10 besar penyakit di hampir setiap rumah sakit. ...

Quote

Jenis Talak Menurut Hukum Positif

Jenis Talak Menurut Hukum Positif

Ketika memberi sosialisasi Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974, tentang Perkawinan, dan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun ...

Sosok

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Serba-Serbi Pemilu 2019

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Bojonegoro - Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 telah usai dilaksananan dan perolehan suara partai politik peserta Pemilu 2019 tingkat ...

Eksis

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Bojonegoro - Setiap malam minggu, di seputar Taman Rajekwesi yang terletak di Jalan Rajekwesi Bojonegoro, tampak perkumpulan anak-anak millennial, bercengkerama ...

Infotorial

KDS Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Anak-Anak Yatim Piatu dan Kaum Duafa

KDS Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Anak-Anak Yatim Piatu dan Kaum Duafa

Bojonegoro - KDS Bojonegoro bekerjasama dengan Yayasan Lembaga Amil Zakat (Laznas) Nurul Hayat Bojonegoro, menggelar bakti sosial dengan membagikan bantuan ...

Berita Foto

Kebakaran Sepeda Motor di SPBU Padangan Bojonegoro

Berita Foto

Kebakaran Sepeda Motor di SPBU Padangan Bojonegoro

Satu unit sepeda motor yang usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada ...

Feature

Masturi Warga Karangboyo Blora, Sukses Kembangkan Melon Orange

Masturi Warga Karangboyo Blora, Sukses Kembangkan Melon Orange

Blora- Budidaya buah melon orange ternyata menarik untuk ditekuni. Selain memiliki rasa yang lebih enak dan harum ketimbang melon hijau, ...

Religi

Meminta dan Memberi Maaf

Quote Islami

Meminta dan Memberi Maaf

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS. Al-A raf ...

Pelesir

Migas Cepu Edupark Resmi Dibuka, Jadi Tempat Wisata Baru di Blora

Migas Cepu Edupark Resmi Dibuka, Jadi Tempat Wisata Baru di Blora

Blora - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Minggu (31/3/2019), meresmikan Migas Cepu Edupark (MC Edupark), objek wisata ...

Hiburan

Marching Band Taruna Satlak Hiu Latsitardanus ke-39, Pukau Warga Kota Bojonegoro

Marching Band Taruna Satlak Hiu Latsitardanus ke-39, Pukau Warga Kota Bojonegoro

Bojonegoro - Marching Band gabungan Taruna Akademi TNI, Akpol dan Praja IPDN, yang tergabung dalam Satlak Hiu Latihan Integrasi Taruna ...

Statistik

Hari ini

5.910 kunjungan

14.270 halaman dibuka

197 pengunjung online

Bulan ini

131.071 kunjungan

227.949 halaman dibuka

Tahun ini

889.586 kunjungan

1.442.205 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 668.531

Indonesia: 9.905

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015