News Ticker
  • Bakal Calon Kades 4 Kecamatan di Bojonegoro, Lakukan Deklarasi Damai di Baureno
  • Berkah Hari Raya Imlek, Bagi Perajin Barongsai di Bojonegoro
  • Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro Kembali Evakuasi 2 Ekor Induk Ular Kobra
  • Warga Blora Antusias Ikuti Talkshow Sosialisasi Penerimaan CPNS dan SIPSS Polri
  • Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah
  • Tiba-Tiba Oleng, Mobil Boks Seruduk Bus Pariwisata di Jalan Raya Kapas Bojonegoro
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Mulyoagung Bojonegoro Kota Terbakar
  • 13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang
  • Pemkab Blora Sebut Aktivitas Keraton Djipang Ada Saat Event Saja
  • Lagi, Deklarasi Damai Pilkades Serentak Bojonegoro 2020, Digelar di Bubulan
  • Ngecer Togel, Seorang Warga Ngasem Bojonegoro Ditangkap Polisi
  • Polres Bojonegoro Tangkap 2 Orang Penjual Minuman Keras
  • Kedapatan Main Judi Kartu Remi, 3 Orang Warga di Sumberrejo Bojonegoro Diciduk Polisi
  • Polres Bojonegoro Tangkap Seorang Pemuda Pelaku Perampasan HP
  • Bupati Bojonegoro Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak 2020
  • Diduga Penyakit Darah Tinggi Kambuh, Warga Balen Bojonegoro Meninggal Dunia di Sawah
  • Diguyur Hujan 3 Jam, Ratusan Rumah Warga Cepu Blora, Tergenang Banjir
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Penyusunan Kalender Event Pariwisata dan Budaya 2020
  • Pemkab Bojonegoro Gelar FGD, 'Desa Grebek Kota' menuju Smart Technology
  • Jalin Komunikasi, Kapolres Bojonegoro Cangkruan Bersama Tukang Becak
  • Diduga Akibat Sudah Lapuk, Dapur Milik Warga Kanor Bojonegoro Roboh
  • Kapolres Bojonegoro: Penempatan Personel Pengamanan Sesuai Kerawanan Masing-Masing Desa
  • Jajaran Kodim Bojonegoro Tanam 4.620 Bibit Pohon Penghijauan
  • Polsek Jepon Blora Berhasil Tangkap Pelaku Pembobolan Kantor KUA Jepon
  • Dinkes Blora Imbau Warga Waspadai Penyakit Leptospirosis Selama Musim Penghujan

Opini

Peran dan Pentingnya Dokter Hewan bagi Manusia

DOKTER hewan, mungkin masih asing di telinga masyarakat dan kadang masih sering diremehkan oleh yang mendengar.
 
Berdasarkan motto dokter hewan yaitu “manusya mriga satwa sewaka” bahwa salah satu peran dokter hewan adalah  menjamin kesehatan manusia melalui kesehatan hewan agar tidak terjangkit atau terserang penyakit, utamanya penyakit yang dapat menular ke manusia.
 
Penyakit yang menular ke manusia dari hewan atau sebaliknya sering disebut zoonosis. Maka untuk mengurangi zoonosis, dokter hewan harus mampu menjaga kesehatan ternak, uji kelaikan pangan dari bahan hewani, dan lain lain.
 
Untuk itu peran dokter hewan sangat dibutuhkan dan peran dokter hewan sangatlah penting bagi keberlangsungan hidup manusia.
 
 
Melalui tulisan ini, penulis ingin menyampaikan beberapa penyakit zoonosis yang ada di Indonesia antara lain rabies, flu burung, leptospirosis, brucellosis dan antraks. Untuk itulah penulis akan menjelaskan lima jenis penyakit zoonosis yang ada dan pernah mewabah di Indonesia.
 
Yang pertama Rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit menular yang menyerang susunan saraf pusat, disebabkan oleh virus rabies jenis rhabdho virus. Penyakit ini menyerang semua hewan berdarah panas dan manusia. Rabies merupakan penyakit zoonosis yang sangat berbahaya, karena apabila gejala klinis penyakit rabies timbul biasanya akan diakhiri dengan kematian.
 
Binatang yang membawa virus rabies kebanyakan adalah binatang liar seperti rubah, sigung, anjing, kelelawar, monyet. Cara penularan rabies dari hewan ke manusia sebagian besar karena gigitan hewan penular rabies. Pada tahun 2006-2009, Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 18.945 kasus gigitan hewan penular rabies, di antaranya 13.175 kasus mendapat vaksin anti rabies dan 122 orang positif rabies dengan angka kematian 100 persen.
 
 
 
Yang kedua yakni penyakit flu burung atau avian influenza disebabkan oleh virus H5N1 yang banyak ditemukan pada unggas. Sejak tahun 2003, penyakit ini telah menyebar dari burung-burung di Asia ke Timur Tengah, Eropa dan Afrika.
Pada kasus-kasus yang tertentu, manusia juga dapat terkena penyakit ini, umumnya karena kontak dengan unggas-unggas yang sakit. Menurut data WHO, sejak 2003 kematian pasien flu burung yang banyak menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah korban H5N1 tertinggi di dunia. Tercatat dari 349 kematian akibat flu burung di seluruh dunia sejak 2003, 155 diantaranya terjadi di Indonesia.
 
Yang ketiga, leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang bersifat akut. Penyakit ini disebabkan bakteri leptospira yang ada pada kencing binatang, seperti tikus, kucing, anjing, dan lain-lain. Leptospirosis umumnya ditularkan lewat air dan menjadi masalah kesehatan di Indonesia, terutama di daerah rawan banjir.
 
Menurut Kementerian Kesehatan pada 2018-2019 terjadi 31 kasus penyakit leptospirosis terjadi di Jakarta dengan dua korban meninggal. Di Banten, 104 kasus terjadi dengan korban meninggal 26 orang. Sementara di Jawa Barat ditemukan dua kasus tanpa korban meninggal. Memang leptospirosis masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia.
 
 
 
Yang keempat, penyakit brucellosis adalah penyakit yang disebabkan bakteri yang menginfeksi sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi. Penyakit ini sering dikenal sebagai penyakit keluron menular. Penyakit ini menular ke manusia terjadi melalui konsumsi susu yang tidak di-pasteurisasi atau melalui membran kulit yang luka. Brucellosis menyebabkan hewan betina mengalami aborsi dan retensi plasenta. Jumlah kejadian brucellosis di manusia belum diketahui secara pasti, sementara juga masyarakat belum banyak mengetahui bahwa brucellosis dapat menular ke manusia.
 
Dan yang terakhir yaitu antraks. Merupakan penyakit menular akut yang disebabkan oleh bakteri bacillus anthraxis. Antraks paling sering menyerang herbivora-herbivora liar dan yang telah dijinakkan. Infeksi pada manusia terjadi saat kontak dengan hewan yang terkena antraks, dapat melalui daging, tulang, kulit, maupun kotoran.
Hewan yang terserang antraks ditandai dengan demam yang tinggi. Sedangkan efek yang ditimbulkan penyakit ini pada manusia dapat menjangkiti kulit hingga bisa menyebabkan bisul bernanah. Pada 2017, penyakit ini menghebohkan Yogyakarta karena telah menyebabkan 16 orang terkena antraks di Kulonprogo. 
 
 
 
Ada beberapa cara dokter hewan untuk mengatasi menyebaran penyakit-penyakit tersebut agar tidak mewabah di indonesia.
 
Secara umum, penyakit zoonotik dapat dicegah dengan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan seperti menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dengan mengendalikan serangga seperti nyamuk, lalat dan kecoa.
 
Langkah berikutnya, menjaga kebersihan pribadi dan tangan, misalnya mencuci tangan dengan sabum setelah buang air kecil dan besar, setelah memegang hewan, bahan yang kotor, tanah dan bahan makanan yang masih mentah.
 
Menangani makanan dengan bersih dan baik. Berbelanja daging, susu, dan telur pada kios atau toko yang resmi, selanjutnya bagi pemilik hewan peliharaan, harus secara rutin hewan divaksin dan dirawat dengan baik. Kotoran hewan ditangani dengan baik dan jika hewan sakit, segera dibawa ke dokter hewan.
 
Upaya mencegah penyakit zoonotik juga perlu dilakukan para peternak dengan cara menjaga kebersihan kandang dan hewan ternak. Demikian pula bila hewan sakit segera mengkonsultasikannya kepada dinas yang membindangi kesehatan hewan, pusat kesehatan hewan atau dokter hewan.
 
 
 
Umum zoonosis atau penyakit zoonotik adalah sebagai penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya.
Penyakit zoonotik dapat ditularkan dari hewan hidup atau melalui perantara insekta, atau melalui produk hewan, baik yang dimakan dan diminum manusia, maupun produk yang tidak dimakan. Satwa liar juga menjadi sumber utama beberapa penyakit zoonotik yang saat ini menular baik ke manusia maupun ke hewan domestik.
 
Lebih dari 60 persen penyakit menular (infeksius) pada manusia merupakan penyakit zoonotik atau dapat dikatakan berasal dari hewan, serta 75 persen penyakit menular yang baru muncul (emerging) pada manusia dikategorikan penyakit zoonotik.
 
Untuk itu, mari kita bersama meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap penyanakit zoonotik dalam rangka mewujudkan keluarga, masyarakat, hewan dan lingkungan yang sehat.
 
Untuk menghindari hal hal tersebut terjadi masyarakat harus sadar akan penyakit zoonosis dan harus pula mengetahui pentingnya peran dokter hewan bagi hewan sendiri dan juga manusia. (*/imm)
 

*Penulis: Tresya Hanum Pramita (Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga)

 
Berita Terkait

Videotorial

Dishub Bojonegoro Imbau Masyarakat Tertib Berlalu-Lintas saat Perayaan Natal dan Tahun Baru

Videotorial

Dishub Bojonegoro Imbau Masyarakat Tertib Berlalu-Lintas saat Perayaan Natal dan Tahun Baru

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Adie Witjaksono SSos MSi, dalam rangka perayaan Natal dan ...

Berita Video

Ini Kata Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, di Momen Peringatan Hari Ibu 2019

Ini Kata Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, di Momen Peringatan Hari Ibu 2019

Bojonegoro - Nyai Dr HC Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Istri Presiden RI ke-4, Almarhum KH Abdurrahman Wahid dan Gubernur ...

Teras

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

HARI INI, 2 Oktober 2019, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan Hari Batik Nasional ini terjadi ketika pada 2 Oktober ...

Opini

Penguatan Ideologi Pancasila pada Pemuda Generasi Penerus Bangsa

Opini

Penguatan Ideologi Pancasila pada Pemuda Generasi Penerus Bangsa

PANCASILA adalah landasan dari segala keputusan bangsa Indonesia dan menjadi ideologi tetap bangsa Indonesia yang mencerminkan kepribadian bangsa. Namun demikian ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang

Sosok

13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang

Blora - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora, pada Jumat (17/01/2020), menerima kepulangan Sri Naning Wahyu Kurniawati (26) ...

Eksis

Komunitas Otomotif di Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Warga Terdampak Bencana di Sekar

Komunitas Otomotif di Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Warga Terdampak Bencana di Sekar

Bojonegoro - Komunitas otomotif yang tergabung dalam Suzuki Jimny Katana Indonesia (SKIN) Chapter Bojonegoro dan Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengcab ...

Infotorial

Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah

Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah

Bojonegoro - Zumba Party, sebagai rangkaian Road to Anniversary Aston Bojonegoro City Hotel and Fave Hotel Sudirman Bojonegoro, dalam rangka ...

Berita Foto

Suasana Baru di Depan Pendapa Pemkab Bojonegoro

Berita Foto

Suasana Baru di Depan Pendapa Pemkab Bojonegoro

#adsense# Bojonegoro - Pemandangan berbeda terlihat di depan Pendapa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, di Jalan Mas Tumapel Bojonegoro. Papan nama kantor ...

Feature

Berkah Hari Raya Imlek, Bagi Perajin Barongsai di Bojonegoro

Features

Berkah Hari Raya Imlek, Bagi Perajin Barongsai di Bojonegoro

Bojonegoro - Setiap jelang perayaan Tahun Baru Imlek, selalu membawa berkah tersendiri bagi Pujianto (43), Perajin barongsai yang beralamat di ...

Religi

Sinta Nuriyah dan Khofifah, Hadiri Pengajian Akbar di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro

Sinta Nuriyah dan Khofifah, Hadiri Pengajian Akbar di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro

Bojonegoro - Nyai Dr HC Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Istri Presiden RI ke-4, Almarhum KH Abdurrahman Wahid; Gubernur Jawa ...

Pelesir

Libur Akhir Tahun, Wahana Wisata Dander Water Park Bojonegoro, Ramai Didatangi Pengunjung

Wisata

Libur Akhir Tahun, Wahana Wisata Dander Water Park Bojonegoro, Ramai Didatangi Pengunjung

Bojonegoro - Selama libur natal dan tahun baru 2019, wahana wisata air Dander Water Park, ramai dikunjungi wisatawan. Dari pantuan ...

Hiburan

Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar, Netizen dan Awak Media, Nonton Bareng Film Sang Prawira

Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar, Netizen dan Awak Media, Nonton Bareng Film Sang Prawira

Bojonegoro - Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan SIK MH, pada Rabu (04/12/2019) malam, mengajak sejumlah pelajar, netizen dan awak ...

Statistik

Hari ini

3.890 kunjungan

5.213 halaman dibuka

196 pengunjung online

Bulan ini

140.718 kunjungan

197.353 halaman dibuka

Tahun ini

140.718 kunjungan

197.353 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 553.511

Indonesia: 9.747

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1579508440.1504 at start, 1579508440.3466 at end, 0.19620084762573 sec elapsed