News Ticker
  • Cegah Nyeri Perut, Dokter Gizi Ingatkan Batas Toleransi Telat Makan dan Bahaya Asam Lambung
  • Mandiri Pakan Hingga Olah Kulit Kambing, Kelompok Ternak Srono Makmur Bojonegoro Masuk Penilaian Tingkat Jatim
  • Dukung Indonesia Emas 2045, Gubernur Khofifah Sampaikan Raperda Kepemudaan dan Keolahragaan Jatim
  • Kecelakaan Beruntun Tiga Kendaraan di Balenrejo Bojonegoro, Satu Luka Ringan
  • 31 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Agustus 2026
  • Ulasan Film: Seni Merayu Tuhan — Saat Beragama Tak Lagi Soal Egoisme Mayoritas
  • Usung Tema Pesona Budaya Nusantara, 46 Kontingen dan 6 Tim Eksibisi Meriahkan Pawai Pembangunan Blora 2026
  • Waspadai Dampak Telat Makan, Dokter Gizi Ingatkan Batas Toleransi dan Risiko Asam Lambung
  • Diserbu 1.500 Pencari Kerja, Dinperinaker Bojonegoro Gelar Bejo Career Day 2026
  • 30 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 30 Agustus 2026
  • Tingkatkan Kedisiplinan Generasi Muda, 94 Peleton Pramuka Bojonegoro Ikuti Lomba Baris-Berbaris
  • Dua Kelompok Ternak Asal Bojonegoro Masuk Penilaian Agribisnis Peternakan Tingkat Jatim 2026
  • Waspadai Kerusakan Ginjal, Dokter Urologi Ingatkan Risiko Obat Herbal Hingga Vitamin C Berlebihan
  • Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Dishub Bojonegoro Realisasikan Pemasangan Warning Light di 13 Titik
  • Dorong Program Prioritas Daerah, TP PKK Bojonegoro Tinjau Potensi Mandiri Warga Gedongarum Kanor
  • 28 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 28 Agustus 2026
  • Siswa-Siswi SD di Bojonegoro Gelar Aksi Peduli Lingkungan
  • Tingkatkan Kapasitas Irigasi Pertanian, Dinas PU SDA Bojonegoro Rehabilitasi Embung Rowoglandang di Tambakrejo
  • Konsumsi Kopi Americano Pagi Hari Tak Efektif Pangkas Berat Badan Tanpa Defisit Kalori
  • Manfaatkan Sampah untuk Bayar PBB, Inovasi SAJAK Desa Tebon Jadi Wadah Kreativitas Lingkungan dan Edukasi Remaja
  • Diskon Hingga Bebas Tunggakan, Pemprov Jatim Masih Buka Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga Akhir Agustus
Bangunan Peninggalan Majapahit Ditemukan di Kahyangan Api

Bangunan Peninggalan Majapahit Ditemukan di Kahyangan Api

Oleh Vera Astanti

Ngasem – Bila berkunjung ke objek wisata Kahyangan Api di tengah hutan kawasan Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, sebaiknya anda bisa memperkaya pengetahuan dan pengalaman dengan menyaksikan bangunan yang diperkirakan peninggalan masa Majapahit di dekat lokasi itu.

Beberapa waktu lalu tim arkeolog dari Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (UI) Jakarta, mengakhiri proses penggalian bangunan kuno di dekat objek wisata Kayangan Api tersebut. Bangunan batu bata merah ini diperkirakan dibangun pada abad ketujuh atau sebelum masa kerajaan Majapahit.

Tim arkeolog UI yang terdiri 15 mahasiswa, lima dosen, dan dibimbing oleh Doktor Ali Akbar melanjutkan proses penggalian sebelumnya pada Desember 2010. Penggalian kali ini membuka 35 kotak gali yang dilakukan selama kurang lebih dua minggu.

Dari penggalian kedua ini diketahui persis bentuk bangunan kuno itu yaitu berupa segi empat dengan panjang 37,5 meter dan lebar 37,5 meter. Kedalaman penggalian bangunan sekitar 50 sentimeter.

Di tengah bangunan segi empat itu terdapat bekas tungku perapian yang telah berubah menjadi fosil. Bangunan itu tersusun atas batu bata merah yang cukup tebal dan lebar yang kondisinya sudah rapuh. Di atas susunan batu bata merah itu terdapat batu putih

“Bangunan ini diperkirakan dibangun pada abad ketujuh atau sebelum masa Majapahit,” ujar Doktor Ali Akbar.

Menurutnya, bentuk batu bata pada masa Majapahit biasanya lebih halus, lebih padat, dan terdapat hiasan tertentu. Tetapi, bentuk batu bata merah yang ditemukan ini lebih kasar, lebih tebal dan besar serta kondisinya rapuh. Di antara susunan batu bata merah itu dilapisi tanah sebagai perekat.  “Ini struktur bangunan sederhana yang dibangun pada masa itu,” ungkapnya.

 Di lokasi galian juga ditemukan pecahan gerabah, pecahan guci, logam, dan uang kuno. Misalnya, pecahan guci kuno dari China, uang kuno dari China, pecahan gerabah situs krewengan dan karang pahing. Serta, pecahan tembikar kuno yang tebal dan kasar. Di sekitar lokasi galian ini diperkirakan dulu juga dipakai sebagai tempat pertukaran barang atau barter.

Menurut Ali Akbar, melihat kondisi struktur bangunan batu bata merah itu diperkirakan dipengaruhi kebudayaan dari pesisir pantai utara. Pada abad ketujuh atau sekitar tahun 500-700 masehi silam, kebudayaan Hindu-Budha masuk ke pulau Jawa melalui pantai utara. Bangunan yang bentuknya mirip seperti di Bojonegoro ini juga ada di Kerawang, Jawa Barat dan Jepara, Jawa Tengah yang berada di dekat pantai utara. Masyarakat Bojonegoro ketika itu diperkirakan banyak berinteraksi dengan masyarakat pendatang di Tuban yang berada di sekeliling pesisir pantai utara.

Dugaan itu juga didukung adanya temuan guci kuno dari Tiongkok dan uang logam kuno dari negeri Tiongkok. Tetapi, untuk membuktikan secara ilmiah, tim arkeolog UI ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

“Ini masih dugaan sementara. Butuh penggalian dan penelitian lanjutan,” ujar dosen arkeolog UI ini.

Menurut Ali Akbar, setelah melakukan penggalian dan pengumpulan data, selanjutnya akan dilakukan studi literature untuk mempelajari bentuk bangunan dan pengaruh kebudayaan pada masa itu. Selain itu, akan dilakukan pengolahan data.  

“Nanti, kami akan menyampaikan hasil penelitian ini secara lengkap kepada pemerintah Bojonegoro,” ujar Ali Akbar.

Penggalian bangunan kuno di dekat objek wisata Kayangan Api yang lokasinya di tengah hutan jati ini memang kerja sama antara Universitas Indonesia dengan Pemkab Bojonegoro. Hasil penelitian ini akan menambah khasanah kebudayaan di Bojonegoro. (ver/kik)

 

Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1788153707.1378 at start, 1788153707.7397 at end, 0.60194206237793 sec elapsed