News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Korban Kebakaran Dapur SPPG di Baureno, Dapat Perawatan Intensif
  • Aisyiyah Bojonegoro gelar Pelatihan Konselor, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
  • Kebun Klengkeng di Ngasem, Destinasi Wisata Cocok untuk Keluarga
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Pendidikan Berkualitas, Kolaborasi dengan STTM AR Fachruddin Diharapkan Wujudkan Kemajuan Daerah
  • Kata-Kata Penyemangat untuk Suami: Memberi Dukungan di Tengah Tantangan
  • Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 167.000 jadi Rp 3.027.000 per Gram
  • 2 Januari dalam Sejarah
  • Diduga Akibat Tabung Gas Elpiji Bocor, Dapur SPPG di Baureno, Bojonegoro Terbakar, 2 Pekerja Luka-Luka
  • Pemkab Bojonegoro Bersama GenRe Gelar Pelatihan Konselor Sebaya PIK-R, Siapkan Remaja Optimis Raih Masa Depan
  • Harga emas Antam di Pegadaian hari ini Minggu 1 Februari 2026
  • Prakiraan Cuaca Kabupaten Bojonegoro, Minggu 01 Faberuari 2026
  • 01 Januari Dalam Sejarah
  • Konser Kpop di Tahun 2026! Sudah Siap War Ticket?
  • Pemkab Bojonegoro Lakukan Inventarisasi Data untuk Penguatan Tata Kelola Data Terpadu dan Berkelanjutan
  • Menaga di Al-Azhar Kairo: Merusak Lingkungan Menyimpang dari Tujuan Ibadah
  • Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline
  • Mempersiapkan Generasi Muda Penuh Optimisme
  • Kenali Tanda Minum Air Putih Terlalu Banyak, Jangan Sampai Berujung Masalah Kesehatan
  • Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 260.000 menjadi Rp 2.860.000 per Gram
  • 31 Januari dalam Sejarah
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Manfaatkan Alsintan Gratis untuk Dorong Produktivitas Pertanian
  • Bekatul Tak Lagi Terbuang, Kreasi Crepe Roll Cake Jadi Inovasi Pangan Lokal Bernilai Gizi dan Ekonomi
  • Bupati Bojonegoro Buka Langsung Operasi Pasar Murah Perdana di Tahun 2026
  • Cukupi Minum Air Putih, Langkah Sederhana Jaga Kesehatan Tubuh
Terlalu Sering Minta Bantuan Google dan AI Bikin Kreativitas Tumpul

Terlalu Sering Minta Bantuan Google dan AI Bikin Kreativitas Tumpul

Dulu, buku disebut sebagai jendela dunia karena membuka wawasan, mengajak pembacanya melanglang buana, dan memicu imajinasi tanpa batas. Kini, peran itu sedikit banyak diambil alih oleh Google, mesin pencari yang menjadi pintu pertama kita mengakses informasi. Dengan sekali klik, kita bisa menemukan berita, opini, gambar, atau video yang membantu memantik kreativitas. Tapi, benarkah kemudahan ini mendorong kita lebih kreatif?

Sebuah studi terbaru dari psikolog kognitif Daniel Oppenheimer dan Mark Patterson (2025) memberi kejutan. Dalam eksperimen yang dipublikasikan di  Memory & Cognition, mereka membagi partisipan menjadi dua kelompok: satu dengan akses internet, satu lagi tanpa. Hasilnya kontras: kelompok yang tidak menggunakan Google menghasilkan ide lebih banyak, lebih beragam, dan lebih efektif. Temuan ini mendukung hipotesis  cognitive fixation, yaitu kecenderungan kita terpaku pada contoh yang sudah ada saat mencari ide di Google. Bukan sekadar menjiplak, tapi terjebak dalam pola familiar hingga gagal mengeksplorasi yang baru.

Google sangat berguna untuk tugas konvergen—mencari fakta, misalnya. Tapi untuk kreativitas yang butuh pemikiran divergen, akses instan ini malah bisa kontraproduktif. Oppenheimer dan Patterson menekankan pentingnya menunda alat digital jika tujuan kita adalah mencipta, bukan sekadar mencari. Paradoksnya, semakin mudah kita mencari ide, semakin jarang kita mencipta sendiri. Kita lebih sering mengetik daripada merenung, lupa bahwa proses kreatif sering lahir dari kekosongan.

Setelah Google, muncul AI generatif seperti ChatGPT, Copilot, atau Gemini. Mereka menawarkan hasil instan teks, puisi, slogan yang tampak revolusioner. Tapi, apakah benar begitu? Studi  PsyPost (Mei 2025) menunjukkan manusia masih unggul dalam kreativitas divergen, yaitu menghasilkan banyak ide unik dari satu stimulus. Dalam eksperimen, manusia mengalahkan AI dalam jumlah, variasi, dan kebaruan ide. AI hebat mengenali pola, tapi cenderung mengulang apa yang sudah ada disebut generative stagnation. AI menghitung kemungkinan kata berikutnya, bukan "berpikir" kreatif.

Meta-analisis internasional (2025) mendukung temuan ini: AI generatif tidak lebih kreatif dari manusia, dan kolaborasi dengan AI malah mengurangi keberagaman ide. AI lebih cocok sebagai asisten, bukan pemicu kreativitas sejati. Zhang, dkk. (2025) menambahkan, AI belum meniru kemampuan berpikir kreatif otentik manusia yang muncul dari AI adalah hasil prediktif, bukan proses inovatif.

Lalu, apa kuncinya? Kreativitas sejati lahir dari kekosongan. Ruang kosong memungkinkan otak berputar, berimajinasi tanpa rambu, sesuatu yang sulit jika jari sudah lebih dulu mengetik di Google atau memberi prompt pada AI. Studi Oppenheimer & Patterson (2025) membuktikan, kelompok tanpa akses internet menciptakan ide lebih orisinal dan "hidup". Mereka tidak terpaku pada jawaban populer, tapi membentuk ide dari pengalaman dan imajinasi autentik.

Google dan AI adalah alat, bukan musuh. Manfaatnya tergantung bagaimana dan kapan kita menggunakannya. Untuk kreativitas, mereka lebih berguna di fase akhir, bukan di awal. Titik awalnya tetap di kepala kita, dalam hening yang menunggu digerakkan. Saatnya merenung, bukan hanya mengetik. (red/toh)

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Bojonegoro - Tim dari Global Geoparks Network (GGN) Association, selaku assessor UNESCO Global Geoparks (UGGp), laksanakan kunjungan atau verifikasi lapangan ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Kebun Klengkeng di Ngasem, Destinasi Wisata Cocok untuk Keluarga

Kebun Klengkeng di Ngasem, Destinasi Wisata Cocok untuk Keluarga

Bojonegoro Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, kini memiliki potensi wisata baru berbasis pertanian. Sebuah kebun kelengkeng dengan hamparan hijau yang ...

1770018421.4396 at start, 1770018422.162 at end, 0.72237277030945 sec elapsed