Kebun Klengkeng di Ngasem, Destinasi Wisata Cocok untuk Keluarga
Senin, 02 Februari 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro — Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, kini memiliki potensi wisata baru berbasis pertanian. Sebuah kebun kelengkeng dengan hamparan hijau yang luas mulai menarik perhatian masyarakat sebagai alternatif destinasi wisata keluarga yang nyaman dan menyejukkan.
Kebun kelengkeng ini ditanami berbagai varietas unggulan seperti Itoh dan New Kristal. Selain dimanfaatkan untuk produksi buah, kawasan tersebut juga dirancang agar pengunjung dapat menikmati suasana alam terbuka yang asri, cocok untuk rekreasi bersama keluarga maupun kegiatan edukasi pertanian.
Pemilik kebun kelengkeng Ngasem, Pujianto, mengatakan bahwa pengelolaan kebun dilakukan dengan konsep ramah lingkungan. Ia menyebutkan penggunaan pupuk alami menjadi pilihan utama dalam perawatan tanaman.
“Sejak awal kami ingin kebun ini dikelola secara semi-organik. Jadi pemakaian pupuk kimia kami kurangi, diganti dengan kompos supaya buahnya lebih sehat dan lingkungan tetap terjaga,” ujar Pujianto.
Menurutnya, masa panen kelengkeng membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan hingga buah siap dipetik. Dalam satu kali panen, hasil yang diperoleh cukup melimpah dan mampu memberikan nilai ekonomi yang baik.
“Dari sekitar 64 pohon kelengkeng besar, sekali panen bisa menghasilkan kurang lebih dua ton buah. Alhamdulillah hasilnya cukup membantu perekonomian,” katanya.
Pujianto menambahkan, kebun kelengkeng ini tidak hanya ditujukan untuk produksi buah, tetapi juga dikembangkan sebagai kawasan agrowisata. Pengunjung diharapkan dapat menikmati suasana kebun sekaligus belajar tentang budidaya kelengkeng.
“Kami ingin kebun ini bisa dinikmati masyarakat, tidak hanya petani. Harapannya bisa jadi tempat wisata keluarga sekaligus sarana edukasi,” pungkasnya.
Ke depan, keberadaan kebun kelengkeng Ngasem diharapkan mampu mendorong tumbuhnya wisata berbasis pertanian di Bojonegoro serta menjadi inspirasi bagi pengelolaan kebun buah yang berkelanjutan.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































.md.jpg)






