News Ticker
  • Latsar CPNS Pemkab Bojonegoro 2026 Resmi Dibuka: Fokus Tingkatkan Integritas dan Sinergi Pelayanan Publik
  • Gubernur Khofifah Dorong Sekolah Jadi Laboratorium Ketahanan Pangan: Program SIKAP Raih Dua Rekor MURI
  • Longsor Bantaran Sungai Bengawan Solo, Tujuh Rumah Warga Sarirejo Rawan Ambruk
  • 27 Januari Dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Kabupaten Bojonegoro, Selasa, 27 Januari 2026
  • Menteri Purbaya Bakal Rombak Susunan Pejabat Dirjen Pajak dan Bea Cukai
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Perbaikan Pelindung Tebing Rusak di Baureno Ikuti Prosedur, Biaya Ditanggung Kontraktor
  • Kolaborasi Literasi di CFD Bojonegoro Hadirkan Ruang Baca Nyaman dan Menyenangkan untuk Anak-Anak
  • Ini Jadwal dan Besaran THR PNS, TNI, dan Polri Tahun 2026
  • Bus Rajawali Indah Tabrak Truk di Baureno, Bojonegoro, Kenek Bus Luka Ringan
  • Harga Emas Antam Naik Rp 30.000, Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi di 2.917.000 per Gram
  • Lima Prioritas Pemkab Bojonegoro Tahun 2027
  • Dharma Wanita Persatuan Bojonegoro Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
  • Dorong Ketahanan Pangan Tingkat Rumah Tangga, Pemkab Bojonegoro Siapkan 65 Ribu Bibit Sayuran
  • Gubernur Jatim Terima Apresiasi dari BMPS, Pastikan Setiap Anak Tak Boleh Kehilangan Masa Depan
  • 5 Tips Meningkatkan Energi di Pagi Hari
  • 25 Januari dalam Sejarah
  • Diduga Mengantuk, Pemotor di Kalitidu, Bojonegoro Meninggal Akibat Tabrak Bak Belakang Truk
  • Kemenkes Temukan Risiko Kesehatan Tinggi di Berbagai Usia dari Hasil CKG 2025, Dorong Penguatan Layanan di 2026
  • Pemkab Bojonegoro Perluas Program Domba Kesejahteraan, Target 3.325 Keluarga di 2026
  • Kick Off Program Cek Kesehatan Gratis 2026, Pemkab Bojonegoro Kampanyekan Cegah Stunting
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Tembus Rekor Tertinggi, Rp 2.887.000 per Gram
  • Gubernur Jatim Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf
  • Cepokak, Buah Kecil yang Kaya Manfaat Kesehatan dan Masih Jarang Disadari
27 Januari  Dalam Sejarah

Tahukah Anda ?

27 Januari Dalam Sejarah

Hari Peringatan Holocaust Internasional: Mengingat Luka Kemanusiaan Dunia

Tanggal 27 Januari memiliki makna mendalam bagi sejarah dunia. Pada hari inilah diperingati Hari Peringatan Holocaust Internasional, sebuah momentum global untuk mengenang jutaan korban genosida yang terjadi pada masa Perang Dunia II.

Peringatan ini berakar pada peristiwa bersejarah 27 Januari 1945, saat pasukan Sekutu yang dipimpin Tentara Merah Soviet membebaskan kamp konsentrasi Auschwitz-Birkenau di Polandia. Kamp ini dikenal luas sebagai simbol kekejaman rezim Nazi Jerman dan menjadi saksi bisu salah satu tragedi kemanusiaan terbesar sepanjang sejarah modern.

Holocaust bukan sekadar catatan kelam masa lalu. Tragedi ini merupakan genosida sistematis yang menewaskan sekitar enam juta orang Yahudi, serta jutaan korban lain dari berbagai kelompok, termasuk komunitas Roma, penyandang disabilitas, kelompok minoritas seksual, dan para oposisi politik yang dianggap berseberangan dengan ideologi Nazi.

Penetapan Hari Peringatan Holocaust Internasional dilakukan secara resmi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi 60/7 pada tahun 2005. Resolusi ini menegaskan pentingnya pendidikan sejarah dan memori kolektif dunia agar kejahatan serupa tidak pernah terulang.

Lebih dari sekadar mengenang, peringatan ini menjadi pengingat keras tentang bahaya kebencian, diskriminasi, rasisme, dan intoleransi. Dunia diajak bercermin, memahami bahwa tragedi kemanusiaan bisa terjadi ketika nilai-nilai kemanusiaan runtuh dan kekuasaan dijalankan tanpa empati.
Hari Memompa ASI Sedunia: Dukungan Nyata untuk Ibu dan Bayi

Di balik peringatan berskala global yang sarat duka, 27 Januari juga membawa pesan kehidupan melalui Hari Memompa ASI Sedunia. Peringatan ini berfokus pada isu kesehatan ibu dan bayi, yang sering kali luput dari perhatian publik luas.

Hari Memompa ASI Sedunia bertujuan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemompaan air susu ibu sebagai solusi bagi ibu menyusui yang menghadapi keterbatasan tertentu. Tidak semua ibu dapat menyusui secara langsung, baik karena alasan pekerjaan, kondisi medis, maupun faktor sosial lainnya.

Pemompaan ASI menjadi jembatan penting agar bayi tetap mendapatkan nutrisi terbaik. ASI mengandung zat gizi esensial, antibodi alami, dan komponen penting lain yang mendukung tumbuh kembang optimal bayi, terutama pada masa awal kehidupan.

Peringatan ini juga menjadi bentuk dukungan moral dan sosial bagi para ibu bekerja. Banyak ibu harus kembali ke rutinitas profesional dalam waktu relatif singkat setelah melahirkan. Tanpa dukungan lingkungan, fasilitas yang memadai, dan pemahaman kolektif, proses menyusui kerap menjadi tantangan berat.

Melalui Hari Memompa ASI Sedunia, keluarga, tempat kerja, dan komunitas didorong menciptakan ruang yang lebih ramah bagi ibu menyusui. Mulai dari penyediaan ruang laktasi hingga kebijakan kerja yang lebih fleksibel, semua berperan penting dalam memastikan hak bayi atas nutrisi terbaik tetap terpenuhi.
National Geographic Day: Merayakan Ilmu Pengetahuan dan Eksplorasi

Selain isu kemanusiaan dan kesehatan, 27 Januari juga diperingati sebagai National Geographic Day, khususnya di Amerika Serikat. Peringatan ini bertepatan dengan hari berdirinya National Geographic Society pada 27 Januari 1888.

Sejak lebih dari satu abad lalu, National Geographic telah menjadi salah satu institusi paling berpengaruh dalam dunia ilmu pengetahuan, eksplorasi, dan edukasi global. Melalui majalah legendarisnya, dokumenter visual, hingga platform digital modern, National Geographic berkontribusi besar dalam memperluas wawasan manusia tentang bumi dan kehidupan di dalamnya.

National Geographic dikenal karena konsistensinya menghadirkan laporan ilmiah yang mendalam namun tetap mudah dipahami publik luas. Topik yang diangkat sangat beragam, mulai dari geografi, sains, sejarah, budaya, hingga isu lingkungan dan perubahan iklim.

Peringatan National Geographic Day menjadi ajang refleksi tentang pentingnya literasi sains di tengah arus informasi yang semakin cepat. Di era digital, ketika misinformasi mudah menyebar, peran lembaga edukatif seperti National Geographic menjadi semakin relevan.

Hari ini juga menjadi penghormatan bagi para penjelajah, ilmuwan, fotografer, dan jurnalis yang telah mendedikasikan hidupnya untuk membawa cerita-cerita dunia kepada publik dengan pendekatan berbasis fakta dan riset mendalam.
Bubble Wrap Appreciation Day: Perayaan Sederhana yang Mendunia

Di antara peringatan yang sarat makna serius, 27 Januari juga dikenal sebagai Bubble Wrap Appreciation Day. Perayaan ini mungkin terdengar ringan, namun memiliki tempat tersendiri dalam budaya populer, terutama di Amerika Serikat.

Bubble wrap, plastik bergelembung yang kerap digunakan sebagai pelindung barang, mendapat apresiasi khusus pada hari ini. Awalnya, peringatan ini diciptakan untuk merayakan inovasi sederhana yang memiliki dampak besar dalam kehidupan sehari-hari.

Bubble wrap bukan hanya alat pengaman saat pengiriman barang. Bagi banyak orang, sensasi memencet gelembungnya memberikan kepuasan tersendiri dan bahkan dianggap sebagai pelepas stres sederhana.

Meski berakar di Amerika Serikat, bubble wrap kini menjadi bagian dari kehidupan global. Hampir setiap orang pernah berinteraksi dengan plastik bergelembung ini, baik saat menerima paket, pindahan rumah, maupun dalam kegiatan logistik lainnya.

Bubble Wrap Appreciation Day menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus rumit. Terkadang, solusi paling sederhana justru memiliki manfaat luas dan bertahan lama dalam kehidupan manusia.
Mengapa 27 Januari Penting untuk Diketahui?

Memahami peringatan pada 27 Januari bukan sekadar soal menambah wawasan. Setiap peringatan membawa pesan berbeda yang saling melengkapi. Dari tragedi Holocaust, dunia diajak belajar tentang bahaya kebencian. Dari Hari Memompa ASI Sedunia, masyarakat diajak lebih peduli pada kesehatan ibu dan bayi. Dari National Geographic Day, pentingnya ilmu pengetahuan kembali ditegaskan. Sementara Bubble Wrap Appreciation Day mengingatkan bahwa hal kecil pun layak diapresiasi.

Tanggal ini menjadi cerminan kompleksitas kehidupan manusia. Ada duka, ada harapan, ada ilmu, dan ada ruang untuk hal-hal sederhana yang membawa kebahagiaan kecil.
Penutup: Refleksi dari 27 Januari

Tanggal 27 Januari bukan hari biasa. Di balik kalender yang tampak sederhana, tersimpan lapisan sejarah, nilai kemanusiaan, dan pesan sosial yang relevan hingga hari ini. Mengetahui 27 Januari Memperingati Hari Apa bukan sekadar menjawab rasa ingin tahu, melainkan juga membuka ruang refleksi tentang bagaimana manusia belajar dari masa lalu, merawat kehidupan hari ini, dan membangun masa depan yang lebih baik.

Dengan memahami peringatan-peringatan ini secara utuh dan berdasarkan informasi yang benar, masyarakat dapat mengambil makna tanpa terjebak pada informasi keliru. Sejarah dihormati, kehidupan dirayakan, dan ilmu pengetahuan terus dijaga.

*) dikutip Dari https:www.haloindonesia.co.id
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Bojonegoro - Tim dari Global Geoparks Network (GGN) Association, selaku assessor UNESCO Global Geoparks (UGGp), laksanakan kunjungan atau verifikasi lapangan ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Netflix Umumkan Secara Resmi Tayangan Baru Sepanjang Tahun 2026

Netflix Umumkan Secara Resmi Tayangan Baru Sepanjang Tahun 2026

Netflix kembali menunjukkan komitmen kuatnya terhadap industri hiburan Indonesia dengan mengumumkan jajaran film dan serial original terbaru yang akan tayang ...

1769492922.8684 at start, 1769492923.1213 at end, 0.2529079914093 sec elapsed