News Ticker
  • Operasi Modifikasi Cuaca BNPB dan BMKG Mulai Membuah Hasil, Hujan Ringan Guyur Surabaya
  • Operasi Modifikasi Cuaca BNPB dan BMKG Mulai Membuah Hasil, Hujan Ringan Guyur Surabaya
  • Dampak Buruk Kurang Tidur Lebih Berbahaya Dibanding Jarang Makan Nasi
  • PMI Bojonegoro Kumpulkan 178 Kantong Darah dari Pendonor di Lokasi Wisata GoFun
  • Dorong Transparansi Hingga Pelosok, Pemkab Bojonegoro Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Desa Jelang Wawancara E-Monev KIP 2026
  • 27 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Oktober 2026
  • Polres Bojonegoro Kembalikan Motor Hasil Ungkap Kasus Operasi Sikat Semeru 2026 ke Pemiliknya
  • Gelar Operasi Sikat Semeru 2026, Polres Bojonegoro Ringkus 11 Tersangka dan Pengungkapan Tuntas 100 Persen
  • Dorong Promosi Geopark, Pemkab Bojonegoro Resmikan Wisata TEKAD Banyu Kuning di Krondonan Gondang
  • Pemkab Bojonegoro dan Perhutani Siapkan Reboisasi 2.300 Hektare, Satu Juta Bibit Ditanam pada 2027
  • Usai Sukseskan Hari Santri, Kemenag Bojonegoro Siapkan Peringatan HAB
  • RSUD Sosodoro Bojonegoro Buktikan Mutu Layanan Jantung dan Saraf dengan Penghargaan Tingkat Nasional
  • 26 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Oktober 2026
  • Laga Uji Coba, Suporter Persibo Bojonegoro Suarakan Solidaritas Karhutla di Tengah
  • Peringai Hari Santri Nasional 2026, PCNU Bojonegoro Gelar Jalan Sehat Bersarung
  • Sering Bikin Cemas, Dokter Gizi Ungkap Penyebab Berat Badan Stuck atau Naik Saat Menstruasi
  • Polres Bojonegoro Gelar Operasi Patuh Semeru 2026 Selama 14 Hari, Tilang Manual Mulai Diberlakukan Minggu Kedua
  • Ribuan Warga Padati Car Free Night di Alun-Alun, Kulineran Gratisa Sambil Nonton Sandur
  • 25 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 25 Oktober 2026
  • Inilah Cara Warga Bojonegoro Menabung Air untuk Musim Kemarau
  • Film Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki, Kisah Horror Berbalut Investigasi Jurnalistik yang Mencekam
Sadar Sehat Sejak Dini, Debrina asal Bojonegoro ini Manfaatkan Aplikasi Mobile JKN

Sadar Sehat Sejak Dini, Debrina asal Bojonegoro ini Manfaatkan Aplikasi Mobile JKN

Bojonegoro - Debrina Angelia (35), peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kabupaten Bojonegoro ini berkomitmen untuk menjaga pola hidup sehat dengan rutin berolahraga setiap hari karena dengan kondisi tubuh yang sehat maka semua aktivitasnya akan berjalan dengan baik.
 
Ibu satu anak ini bersama keluarga juga telah terdaftar menjadi peserta JKN dan telah memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN.
 
Ayahnya yang rutin berobat ke fasilitas kesehatan karena penyakit hipertensi pun selalu mengandalkan layanan Program JKN.
 
 
Debrina menyadari, jika biaya berobat tanpa memanfaatkan layanan tersebut, tentu sangat besar sekali biayanya. Tak lupa, berkat skrining riwayat kesehatan, ia juga dapat memantau kesehatan sang ayah.
 
Debrina menyampaikan bahwa sakit yang diderita ayahnya sudah dilalui selama hampir empat tahun, dan seluruh biaya pengobatan mengandalkan layanan JKN. Ia menuturkan bahwa tidak ada yang rumit karena semua prosedurnya sangat memudahkan peserta. Keluarganya juga memahami aturan yang telah ditetapkan oleh BPJS Kesehatan.
 
“Yang terpenting saat ini, ayah menerapkan untuk pola hidup sehat yang telah disarankan oleh dokter. Apalagi sebagai peserta JKN, skrining riwayat kesehatan pun telah dimanfaatkan.” kata Debrina. Jumat (19/12/2025).
 
 

Debrina Angelia, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kabupaten Bojonegoro. (Aset: Istimewa)

 
 
Debrina mengungkapkan bahwa inovasi yang dihadirkan oleh BPJS Kesehatan di zaman yang serba modern ini sangat luar biasa sekali. Menurut Debrina dengan memanfaatkan skrining riwayat kesehatan, ayahnya semakin meningkatkan pola hidup sehat. Terlebih saat ini ayahnya juga aktif mengikuti kegiatan-kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).
 
“Tidak rugi menjadi peserta JKN karena selalu terpantau kesehatannya, baik saat sehat maupun sakit.” tuturnya.
 
Setelah mengetahui hasil dari skrining riwayat kesehatan, ayah selalu rajin olahraga. Jika dahulu masih ragu untuk olahraga, sekarang tidak ada alasan untuk menolak demi kesehatan.
 
“Terlebih pada faskes tingkat pertama yang menangani, telah dibentuk kelompok senam Prolanis,” kata Debrina.
 
 
Debrina juga menjelaskan jika saat ayahnya berobat ke faskes telah memanfaatkan antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN. Baginya aplikasi tersebut wajib untuk diunduh untuk memberikan kemudahan bagi pesertanya.
 
“Jadi menurut saya, bagi yang sudah terdaftar menjadi pesertanya wajib untuk mempunyai Aplikasi Mobile JKN.” kata Debrina.
 
Banyak sekali fitur-fitur yang dihadirkan dan manfaatnya luar biasa. Apalagi ada menu antrean online bagi peserta yang akan berobat ke faskes. Tidak perlu antre lama karena peserta sudah bisa memperhitungkan waktu tunggunya. Saya pun memanfaatkan aplikasi tersebut guna membantu ayah saat berobat baik di faskes tingkat pertama maupun lanjutan,” tuturnya.
 
Mengaku puas pada layanan JKN di faskes, Debrina ungkapkan dengan antusias. Petugas yang ramah, informatif dan komunikatif sangat membantu ayahnya mendapatkan pelayanan dengan baik.
 
“Pada saat datang berobat, kesan pertama yang kami perhatikan adalah petugas administrasi. Sangat ramah dan cekatan sehingga ayah pun tidak perlu merasakan khawatir lagi. Terima kasih kami sampaikan pada pihak faskes yang menangani ayah dengan sebaik-baiknya,” katanya.
 
Alur pendaftaran yang mudah saat menjadi peserta JKN juga melekat dalam ingatan Debrina. Ia pun mengaku tak perlu antre lama dan jauh-jauh datang ke kantor BPJS Kesehatan.
 
 
Debrina menceritakan bahwa saat itu ia datang ke balai desa untuk meminta petunjuk tentang cara mendaftar menjadi peserta JKN. Kebetulan saat itu ada program BPJS Keliling dan mereka disarankan untuk langsung mendaftar. Tanpa menunggu lama, mereka pun segera mendaftar.
 
Selain itu, petugas BPJS Kesehatan yang bertugas dengan sangat ramah memberikan semua informasi tentang layanan JKN. Persyaratan yang dibutuhkan juga sangat mudah dan tidak memerlukan banyak sekali fotocopy. Masa aktif 14 hari menjadikan waktu tunggu kami untuk sah menjadi peserta JKN.
 
“Andai kami sekeluarga belum memanfaatkan layanan JKN saat ayah sakit tentu biaya pengobatannya akan besar sekali nilainya,” kata Debrina.
 
Bagi Debrina saat ini, sehat itu harus diperjuangkan. Walaupun telah menjadi peserta JKN namun bukan berarti tidak mengindahkan kesehatan.
 
“Kata pepatah bahwa sehat itu mahal. Sehingga kami sekeluarga berupaya untuk menjaga pola hidup sehat.” tuturnya.
 
 
 
Di akhir keterangannya, Debrina mengaku tiga kali seminggu dirinya melakukan olahraga renang dan jalan kaki. Selanjutnya terhadap pola makan, harus diupayakan mengandung empat sehat lima sempurna.
 
“Jadi jangan bosan untuk hidup sehat karena lebih baik mencegah daripada mengobati. Terima kasih banyak BPJS Kesehatan, semoga layanannya semakin memberikan manfaat untuk banyak orang,” kata Debrina.
 
 
 
Terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Wahyu Giyanto menyampaikan ajakan kepada seluruh peserta JKN untuk memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN.
 
Menurutnya, aplikasi ini memberikan manfaat luar biasa karena peserta JKN dengan mudah dapat mengaksesnya di mana saja.
 
“Sehingga peserta pun akan lebih cepat mendapatkan khususnya saat berobat ke faskes. Selanjutnya tingkatkan pola hidup sehat karena rezeki terbesar adalah kesehatan,” tutur Wahyu Giyanto. (red/imm)
 
 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Banner Ucapan HJB ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada Jumat (16/10/2026). Perhelatan dibuka ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

Hiburan

Film Digger,  Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Film Digger, Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Bojonegoro Sutradara kenamaan Alejandro Gonz lez I rritu kembali menggebrak dunia perfilman lewat karya terbarunya berjudul Digger. Mengusung genre komedi ...

1793083802.2507 at start, 1793083804.4782 at end, 2.2274768352509 sec elapsed