News Ticker
  • Pentingnya Menjaga Kebersihan Tangan sebagai Benteng Utama Pencegahan Penyakit
  • Dinas Sosial Bojonegoro Hijaukan Makam Kanjeng Soemantri dengan Pohon Pule
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Lowongan Pegawai BLUD Baru, Layani Formasi Medis dan Nonmedis
  • Dorong Kemandirian Warga di Usia Senja, Dinas Sosial Bojonegoro Siapkan Pelatihan Kerajinan Tangan untuk Lansia
  • 30 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 30 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas Beruntun di Kalitidu, Bojonegoro
  • Ratusan Anak TK Bojonegoro Ramaikan Festival Hari Anak Nasional
  • Stasiun Bojonegoro Layani Ribuan Penumpang Selama Libur Iduladha 2026
  • Gubernur Jatim Pimpin Tanam Tebu Serentak di Kediri demi Akselerasi Swasembada Gula
  • Komite Ekraf Siapkan Bojonegoro Art Circle Dua Hari, Panggung Teater dan Workshop Boneka Gratis
  • Jalan Kaki Sehat, Tapi Hindari 5 Kesalahan Ini agar Manfaatnya Maksimal
  • 29 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 29 Mei 2026
  • PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar Salurkan 34 Hewan Qurban ke Masyarakat Tuban
  • Penjualan Hewan Kurban di Jatim Naik Signifikan
  • Nanas dan Daun Pepaya Ampuh Mengempukkan Daging Alot, Pakar IPB Jelaskan Cara Kerjanya
  • 28 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 28 Mei 2026
  • PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa
  • Pemprov Jatim Perkuat Sistem Kebencanaan Lewat Perda Baru, Tekankan Kolaborasi dan Inklusi
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Inovasi Pendidikan Lewat Forum 100 Ide Inspira Risbo
  • Mas Bambang, Sapi Kurban Banpres Prabowo untuk Warga Bojonegoro Disalurkan Melalui Ponpes Modern Al Fatimah
  • Dinsos Bojonegoro dan BI Jatim Edukasi CBP Rupiah untuk Penyandang Tunanetra
Mengapa Tahun Baru Dirayakan pada 1 Januari? Ini Sejarah di Baliknya

Mengapa Tahun Baru Dirayakan pada 1 Januari? Ini Sejarah di Baliknya

 

Setiap pergantian tahun, jutaan orang di seluruh dunia merayakan Tahun Baru pada tanggal 1 Januari dengan pesta kembang api, resolusi baru, dan harapan segar. Namun, mengapa tanggal ini dipilih sebagai penanda awal tahun? Penetapan 1 Januari sebagai Hari Tahun Baru bukanlah kebetulan, melainkan hasil evolusi panjang kalender dari peradaban kuno hingga reformasi modern.

Perayaan tahun baru tertua tercatat sekitar 2000 SM di Mesopotamia (sekarang Irak), dengan festival Akitu yang berlangsung 12 hari pada ekuinoks musim semi sekitar Maret. Di Mesir Kuno, tahun baru dimulai saat munculnya bintang Sirius sekitar Juli, sementara di Tiongkok kuno, perayaan Imlek jatuh pada akhir Januari atau awal Februari berdasarkan siklus lunar.

Di Roma Kuno, kalender awal hanya memiliki 10 bulan (304 hari) dan dimulai pada Maret, sesuai nama dewa perang Mars. Raja Numa Pompilius (abad ke-7 SM) menambahkan bulan Januarius (Januari, dari dewa Janus yang bermuka dua—melambangkan melihat masa lalu dan masa depan) dan Februarius.

Pada 153 SM, 1 Januari mulai digunakan sebagai awal masa jabatan konsul Romawi untuk sinkronisasi administrasi. Reformasi besar terjadi pada 46 SM saat Julius Caesar, atas saran astronom Sosigenes, memperkenalkan Kalender Julian berbasis matahari dengan 365 hari dan tahun kabisat. Caesar menetapkan 1 Januari sebagai awal tahun sipil, menghormati dewa Janus yang melambangkan permulaan dan transisi.

Kalender Julian menyebar luas bersama Kekaisaran Romawi, tapi memiliki kesalahan akumulatif pada tahun kabisat, menyebabkan pergeseran musim dan masalah penentuan Paskah. Pada 1582, Paus Gregorius XIII memperkenalkan Kalender Gregorian yang lebih akurat, memperbaiki aturan kabisat dan mengembalikan 1 Januari sebagai Hari Tahun Baru.

Kalender ini diadopsi bertahap: Italia dan negara Katolik segera, Inggris serta koloni Amerika pada 1752, Cina pada 1912. Kini, Kalender Gregorian digunakan secara global untuk urusan sipil, meski beberapa budaya tetap merayakan tahun baru tradisional seperti Imlek atau Rosh Hashanah.

Penetapan 1 Januari mencerminkan kombinasi mitologi Romawi, kebutuhan administrasi, dan koreksi ilmiah. Simbol dewa Janus yang melihat ke belakang dan ke depan pun selaras dengan tradisi refleksi akhir tahun dan harapan baru. Di tengah kemeriahan Tahun Baru 2026, sejarah ini mengingatkan bahwa waktu adalah konstruksi manusia yang terus berevolusi untuk menyinkronkan kehidupan bersama. (red/toh)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Konser Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Bojonegoro Band papan atas Ungu menaiki panggung menyapa ribuan penonton dari berbagai penjuru di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro pada ...

1780160411.0019 at start, 1780160411.2769 at end, 0.27499008178711 sec elapsed