News Ticker
  • Bupati Setyo Wahono Lantik Pengurus Dewan Pendidikan Bojonegoro 2026-2030, Tekankan Investasi SDM dan Penanganan Anak Putus Sekolah
  • Sambut Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bupati Setyo Wahono Ajak Warga Berikan Data yang Valid dan Jujur
  • Warga Ngraho, Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Sinergi Pemkab Bojonegoro Gandeng Lintas Sektor Dorong Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas
  • Gus Fahim Kunjungi Keluarga Almarhumah di Mojorembun Blora, Tawarkan Pendidikan Gratis bagi Putri Korban
  • Bupati Arief Rohman Ambil Sumpah 191 Pejabat Fungsional Baru di Blora
  • 26 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Juni 2026
  • Geger Temuan Mayat Pria Asal Semarang Tergeletak di Depan Kamar Hotel Air Mancur Blora
  • Pemkab Bojonegoro Optimis Jadi Daerah Percontohan Nasional Program Kawasan Tanpa Rokok
  • Seorang Warga Cirebon Ditemukan Meninggal di Kamar Tidur Tempat Kerjanya di Baureno, Bojonegoro
  • Peringati Hari Donor Darah Sedunia, PMI Bojonegoro Gelar Aksi Massal hingga Bazar Sembako Murah
  • Ancaman Disfungsi Metabolisme, Ledakan Kasus Diabetes Intai Usia Produktif dan Pekerja Kantoran
  • Cari Ikan di Sungai Bengawan Solo, Warga Ngraho, Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam
  • Gubernur Khofifah Kukuhkan Kepala BPKP Jatim yang Baru, Tekankan Penguatan Sinergi Lintas Sektor
  • Remaja yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Sinergi Program Prioritas, Cantika Wahono Dorong Kader PKK Aktif Tekan Stunting dan Sukseskan Program Gayatri
  • Gempur Rokok Ilegal, Tim Gabungan Sisir Toko dan Warung di Wilayah Baureno
  • 24 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Juni 2026
  • DPRD Bojonegoro Gelar Tiga Rapat Paripurna Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
  • Kodim 0813 dan Pemkab Bojonegoro Gelar Rapat Matangkan Kegiatan TMMD ke 129
  • Wujudkan Lingkungan Nyaman untuk Generasi Muda, Pemkab Bojonegoro Rintis Standardisasi Masjid Ramah Anak
  • Kemenkes Dukung Peluncuran Komisi Jurnal Lancet Pertama Garapan Ilmuwan Tanah Air
Review Film 5 Centimeters per Second Versi Live-Action yang Sukses Memperkaya Kisah Klasik Makoto Shinkai

Review Film 5 Centimeters per Second Versi Live-Action yang Sukses Memperkaya Kisah Klasik Makoto Shinkai

Adaptasi live-action dari anime legendaris 5 Centimeters per Second (2007) karya Makoto Shinkai telah berhasil menarik perhatian pecinta film Jepang. Disutradarai oleh Yoshiyuki Okayama, versi ini membuktikan bahwa pendekatan baru dapat memperkaya cerita orisinal tanpa menghilangkan esensi emosionalnya.

Menurut ulasan dari blog Movfreak yang ditulis oleh Rasyidharry pada 1 Februari 2026, jika anime asli ibarat "kilasan memori-memori" yang singkat dan penuh nostalgia, maka film live-action berdurasi 123 menit ini justru memungkinkan penonton untuk benar-benar meresapi momen ketika peristiwa terjadi. Pendekatan berbeda tersebut, ditambah naskah yang cerdas dari Fumiko Suzuki, berhasil membenarkan keberadaan adaptasi ini.

Cerita tetap berpusat pada Takaki Tōno (diperankan oleh Haruto Ueda sebagai anak kecil, Yuzu Aoki sebagai remaja, dan Hokuto Matsumura sebagai dewasa) serta Akari Shinohara (Noa Shiroyama dan Mitsuki Takahata). Meski keinginan mereka untuk bersatu begitu kuat, takdir terus memisahkan keduanya. Garis besar plot masih sama: Takaki hidup dalam kesendirian sendu setelah berpisah dengan Akari sejak SD, meski sempat bertemu perempuan lain seperti Kanae Sumida (Nana Mori) di masa SMA dan Risa Mizuno (Mai Kiryû) di lingkungan kerja.

Yang membedakan adalah struktur narasi. Alih-alih tiga segmen pendek seperti anime, film ini menyajikan untaian panjang yang saling berkelindan dengan transisi mulus. Keputusan paling cerdas adalah membalik struktur materi asli, sehingga reuni singkat Takaki dan Akari di tengah badai salju—disertai lagu ikonik "One More Time, One More Chance"—ditempatkan di akhir sebagai puncak emosi. Hal ini membuat penonton semakin terikat dengan perjalanan emosional kedua tokoh.

Durasi yang lebih panjang memungkinkan pengembangan karakter lebih dalam. Hubungan masa kecil Takaki dan Akari terasa lebih hangat karena penonton diberi waktu lebih banyak untuk mengamati kebersamaan mereka. Takaki bukan lagi sosok penuh ragu yang pasif; ia menjadi manusia biasa yang tak berdaya melawan takdir, sesekali menunjukkan senyum simpul yang membuatnya lebih relatable. Akari pun mendapat eksplorasi lebih luas, mengubah cerita dari perspektif satu orang menjadi kisah sepasang manusia—mirip dua satelit Voyager 1 dan Voyager 2 yang meluncur hampir bersamaan namun terus menjauh di angkasa, membawa kenangan abadi.

Visual film ini dibungkus nuansa klasik dengan tekstur bergrain, menangkap lanskap alam indah termasuk senja ungu khas Shinkai. Meski beberapa bagian terasa berlarut-larut karena durasi panjang, penokohan dan dinamika hubungan justru semakin berkembang.

Secara keseluruhan, adaptasi ini merupakan reinterpretasi cukup sukses yang memperkaya gagasan Shinkai, membangun ikatan emosional lebih kuat, dan menjadikan kisah tentang takdir, jarak, serta kenangan yang terpatri abadi sebagai cerita dua orang, bukan satu. Bagi penggemar anime asli, versi live-action ini menawarkan perspektif segar yang layak ditonton, meski tetap mempertahankan nuansa melankolis yang mendalam tentang cinta yang tak tersampaikan.

Film ini menjadi salah satu adaptasi menonjol di 2025-2026, membuktikan bahwa karya klasik bisa hidup kembali dalam medium berbeda dengan cara yang bermakna.

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782393510.0592 at start, 1782393510.4316 at end, 0.37231397628784 sec elapsed