News Ticker
  • Kilas Balik Sejarah Dunia 12 Juni
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 12 Juni 2026
  • Komisi C DPRD Bojonegoro Kawal Program Pembangunan 2026 dan Penggunaan CSR Bank Daerah
  • Bupati Bojonegoro Medhayoh di Gayam, Dorong Diversifikasi Pertanian dan Evaluasi Program Gayatri
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Bojonegoro Kota Terbakar
  • Peringati Hari Lingkungan Hidup, Bupati Setyo Wahono Ajak Warga Bojonegoro Jaga Mata Air Demi Masa Depan Generasi
  • Anggaran Jalan Randublatung-Cepu Ditambah Jadi Rp 30 Miliar dan Diusulkan Jadi Jalan Nasional
  • Tak Hanya Manual, Pemkab Blora Wacanakan Job Fair Digital Berbasis Website Sepanjang Tahun
  • Lantik Dua Kades PAW, Bupati Setyo Wahono Minta Segera Tancap Gas dan Rangkul Semua Elemen
  • Wujudkan Program 'Golek Gawean Gampang', Pemkab Blora Buka Lowongan 7.439 Posisi di Job Fair 2026
  • 11 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 11 Juni 2026
  • Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Seorang Anak di Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Musim Kemarau 2026, 93 Desa di 24 Kecamatan Bojonegoro Berpotensi Alami Kekeringan
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Malo Meninggal saat Hendak Beli Elpiji di Kalitidu, Bojonegoro
  • Seorang Kakek Warga Kalitidu Ditemukan Meninggal di Tribun Alun-Alun Bojonegoro
  • Komitmen Anggaran RTLH Tinggi, Kabupaten Bojonegoro Raih Penghargaan Terbaik Kedua dari Gubernur Jawa Timur
  • Sering Mengalami Mimpi tentang Pekerjaan Kantor? Ternyata Ini Penyebab Psikologisnya
  • Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa
  • Optimalkan Kesejahteraan Keluarga, TP PKK Bojonegoro Sisir Desa Sudah di Kecamatan Malo
  • Sempat Viral Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Randublatung - Cepu, Pemprov Jateng Pastikan Jadi Prioritas Pembangunan
  • 10 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 10 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertanian di Bojonegoro Capai 11,38 Persen, Geser Dominasi Migas
RS Aisyiyah Bojonegoro Buka Layanan CT-Scan dan Foto Panoramic bagi Peserta JKN

RS Aisyiyah Bojonegoro Buka Layanan CT-Scan dan Foto Panoramic bagi Peserta JKN

Bojonegoro - Rumah Sakit Aisyiyah (RSA) Bojonegoro bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bojonegoro, secara resmi mengumumkan dimulainya pelayanan CT-Scan dan Foto Panoramic bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kamis (22/01/2026).
 
 
Peluncuran layanan yang digelar di Gedung Ji'ronah Lantai 4 RSA Bojonegoro ini menjadi tonggak penting dalam penguatan akses layanan diagnostik lanjutan bagi masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya.
 
Hal tersebut sekaligus menegaskan komitmen RSA Bojonegoro dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang modern, akurat, dan inklusif dalam ekosistem JKN. Sekaligus untuk memperluas akses diagnostik dalam menjaga keberlanjutan manfaat JKN di Kabupaten Bojonegoro
 
 

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Dr Wahyu Giyanto, saat beri sambutan dalam peluncuran layanan CT-Scan dan Foto Panoramic bagi peserta JKN di Kabupaten Bojonegoro. Kamis (22/01/2026). (Aset: Istimewa)

 
Direktur RSA Bojonegoro, dr Tomy Oeky Prasiska MARS, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas sinergi dan kepercayaan yang terus dibangun.
 
Menurutnya, pembukaan pelayanan CT-Scan dan Foto Panoramic bagi peserta JKN ini merupakan wujud komitmen RSA Bojonegoro dalam menghadirkan layanan diagnostik berteknologi modern yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
 
"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan atas kesempatan dan kolaborasi strategis ini.” tutur dr Tomy Oeky Prasiska.
 
 
Dokter Tomy juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat di RSA Bojonegoro akan segera bergabung dokter spesialis bedah jantung dan pembuluh darah (Sp BTKV), dan beberapa dokter spesialis lainnya.
 
“Ini untuk memperkuat pelayanan terbaik kepada peserta JKN dan masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya," tutur dr Tomy Oeky Prasiska.
 
Dokter Tomy menuturkan bahwa hingga 31 Desember 2025 secara nasional jumlah peserta program JKN telah mencapai 282.739.458 peserta, sebagaimana tercantum dalam Laporan Pengelolaan Program Jaminan Sosial Kesehatan.
 
Angka ini menegaskan bahwa JKN merupakan salah satu sistem jaminan kesehatan terbesar di dunia dan menjadi tulang punggung perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia.
 
Sementara di tingkat Kabupaten Bojonegoro telah mencapai status Universal Health Coverage (UHC).  Namun meski demikian, masih terdapat sebagian peserta BPJS Kesehatan, khususnya segmen mandiri, yang mengalami tunggakan iuran sehingga berisiko terhadap keberlanjutan manfaat JKN, memalui progran Corporate Social Responsibility (CSR).
 
 
Menurutnya, penyaluran CSR pada tahap ini merupakan pilot program yang akan dievaluasi secara berkala sebagai dasar pengembangan program CSR kesehatan RSA Bojonegoro ke depan, baik dari sisi cakupan wilayah, sasaran penerima manfaat, maupun bentuk intervensi sosial kesehatan.
 
Melalui program CSR tahap awal ini, RSA Bojonegoro berikhtiar mengambil peran sosial untuk membantu menjaga kesinambungan kepesertaan dan memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan.
 
"Bagi kami, rumah sakit tidak hanya hadir sebagai institusi pelayanan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem sosial masyarakat. Program CSR ini adalah ikhtiar nyata RSA Bojonegoro untuk ikut menjaga kesinambungan manfaat JKN dan memperkuat solidaritas kesehatan di lingkungan sekitar rumah sakit,” kata dr Tomy Oeky Prasiska.
 
 
 
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Dr Wahyu Giyanto, mengawali sambutannya sangat mengapresiasi RS Aisyiyah yang telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang modern, akurat, dan inklusif terhadap peserta JKN. Dan ini merupakan komitmen RS Aisyiyah dalam perluasann layana kepada peserta JKN.
 
Dr Wahyu Giyanto juga mengapresiasi RS Aisyiyah Bojonegoro karena melalui telah membayar angsuran peserta BPJS Kesehatan, khususnya segmen mandiri, yang mengalami tunggakan iuran, sehingga mampu mengaktifkan peserta yang mengalami tunggakan.
 
“RS Aisyiyah Bojonegoro itu sebagai pelopor bagaimana masyarakat bisa menikmati layanan JKN. RS Aisyiyah juga membayarkan angsuran keluarga tidak mampu untuk mengangsur atau membayar iuran,” tutur Dr Wahyu Giyanto.
 
 
Di akhir keterangannya Dr Wahyu Giyanto mengungkapkan bahwa penduduk Kabupaten Bojonegoro 100 persen telah terdaftar sebagai peserta JKN, namun keaktifannya baru mencapai 81 persen.
 
“Harapannya nanti masyarakat Bojonegoro keaktifannya bisa mencapai 100 persen.” tutur Dr Wahyu Giyanto.” tutur Dr Wahyu Giyanto. (red/imm)
 
  
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Ranah sinema genre cekam tanah air kembali dikejutkan oleh keberanian sutradara Edwin melalui buah karya sinematik terbarunya yang bertajuk Monster ...

1781231596.7995 at start, 1781231597.2166 at end, 0.41705799102783 sec elapsed