Jawa Timur Targetkan Jadi Lumbung Talenta Nasional Lewat Talent DNA ESQ
Kamis, 05 Februari 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Jawa Timur – Provinsi Jawa Timur terus mengukuhkan posisinya sebagai daerah dengan kinerja pelayanan publik terbaik nasional tahun 2025. Capaian skor 4,75 dari skala 5 yang dirilis Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dinilai bukan hasil instan, melainkan buah dari pembangunan sistematis yang berorientasi pada manusia, termasuk investasi besar-besaran pada pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa kunci utama keberhasilan tersebut adalah penempatan SDM yang tepat pada posisi yang tepat. Untuk itu, program Jatim Cerdas diperkuat dengan pendekatan inovatif berbasis Talent DNA ESQ, yang dikembangkan oleh ESQ Corp di bawah bimbingan pendirinya, Ary Ginanjar Agustian.
"Pelayanan publik yang berkualitas lahir dari SDM yang tepat pada posisi yang tepat. Karena itu, Jatim Cerdas kami arahkan untuk memastikan setiap talenta tumbuh sesuai potensi terbaiknya," ujar Khofifah saat pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) kabupaten/kota se-Jawa Timur masa bakti 2025–2030 di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Rabu (04/02/2026).
Metode Talent DNA ESQ memungkinkan pemetaan bakat secara presisi, terukur, dan berkelanjutan sejak usia dini. Pendekatan ini mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, kehutanan, peternakan, teknologi, desain, sosial, budaya, hingga bidang-bidang masa depan yang mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.
"Kita tidak ingin satu pun anak kehilangan potensi efektifnya. Dengan pemetaan Talent DNA, setiap anak memiliki harapan, arah, dan peluang untuk menguasai masa depannya," tegas Khofifah.
Khofifah optimistis bahwa penguatan Talent DNA ESQ akan menjadi fondasi jangka panjang bagi keberlanjutan kualitas pelayanan publik di Jawa Timur. Dengan jumlah penduduk besar, keragaman satuan pendidikan, serta ekosistem industri dan ekonomi kreatif yang terus berkembang, provinsi ini memiliki modal kuat untuk menjadi lumbung talenta nasional.
Tak hanya itu, Jawa Timur juga mempersiapkan SDM menghadapi era digital. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, sebanyak 2.600 tenaga pendidik se-Jawa Timur telah mengikuti pelatihan pengembangan talenta digital khususnya di bidang Artificial Intelligence (AI).
"Jawa Timur Insya Allah juga siap menjadi lumbung talenta digital nasional. Karena Jawa Timur adalah provinsi pertama yang menjadi mitra Komdigi," tambah Khofifah.
Sebelumnya, Pemprov Jatim juga mencatatkan rekor MURI sebagai instansi dengan implementasi pemetaan talenta PNS dan CPNS terbanyak di Indonesia, yakni sebanyak 36.668 Aparatur Sipil Negara (ASN), yang diumumkan di Surabaya pada 1 Desember 2025.
Dengan menjadikan pengembangan talenta sebagai inti pembangunan, Jawa Timur tidak sekadar mengejar prestasi skor pelayanan publik, tetapi membangun sistem yang adaptif dan berkelanjutan menghadapi tantangan masa depan.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































.md.jpg)






