News Ticker
  • Pelantikan Pengurus DPD APPSI, Pemkab Bojonegoro Dorong Modernisasi Pasar Rakyat
  • 28 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 28 Juli 2026
  • Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur di Hong Kong Catatkan Transaksi Komitmen Fantastis Rp 1,20 Triliun
  • Luncurkan Paket Wisata Padangan Wonderful, Pemkab Bojonegoro Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Desa
  • Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-79 di Bojonegoro Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Padati Jalan Sehat Pasar Wisata
  • Ajang FASI IX 2026 Resmi Dibuka, 320 Santri Blora Berkompetisi Targetkan Juara Umum Jawa Tengah
  • 27 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Mulai Revitalisasi Alun-Alun senilai Rp 28 Miliar, Pohon Rindang Dipastikan Tetap Dipertahankan
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp 36,3 M untuk 65 Paket Jembatan Tahun 2026
  • Gelar Rakerda II dan Workshop Menulis Buku, HIMPAUDI Bojonegoro Perkuat Sinergi Dukung Literasi dan Adminduk Anak
  • 26 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro 26 Juli 2026
  • Film Obession, Horror Kesepian Generasi Saat Ini
  • Bahas Isu Strategis Jatim, Komisi VII DPR RI dan Pemprov Soroti Industri, Pariwisata, hingga UMKM
  • Delapan Makanan Penurun Risiko Stroke Menurut Ahli Kesehatan
  • Truk Molen Tak Kuat Menanjak di Kedewan Bojonegoro, Sopir Meninggal Dunia Tergencet
  • FJTB Desak Presiden Prabowo Minta Maaf ke Insan Pers Buntut Sebutan Londo Ireng
  • Pemkab Bojonegoro Bekali KPM Gayatri Lewat Bimtek Budi Daya Ayam Petelur
  • Kisah Singkat Sosok Mbah Singonoyo, Tokoh Penyebar Islam di Desa Sukorejo
  • Pemdes Sukorejo Gelar Haul Eyang Singonoyo Selama Tiga Hari, Dorong Pelestarian Sejarah dan Gelar Bazar UMKM
  • 25 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro Sabtu 25 Juli 2026
Review Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Satir Kiamat AI yang Liar dan Jenius

Review Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Satir Kiamat AI yang Liar dan Jenius

Setelah hampir satu dekade absen dari layar lebar, sutradara Gore Verbinski (trilogi Pirates of the Caribbean, Rango) akhirnya kembali dengan proyek yang benar-benar di luar nalar. Lewat Good Luck, Have Fun, Don't Die, Verbinski tidak hanya menyuguhkan fiksi ilmiah biasa, melainkan sebuah satir tajam nan absurd tentang kecemasan manusia terhadap dominasi Kecerdasan Buatan (AI) yang kini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidup kita.

Cerita bermula di sebuah diner (restoran kecil) di Los Angeles yang tenang. Keadaan berubah total saat seorang pria misterius dari masa depan yang diperankan secara brilian oleh Sam Rockwell muncul secara tiba-tiba. Dengan peralatan teknologi aneh yang menempel di tubuhnya, ia mengklaim bahwa dunia akan hancur dalam semalam akibat AI yang lepas kendali.

Tanpa banyak waktu, ia merekrut para pengunjung restoran tersebut—sekelompok orang asing yang skeptis namun terpaksa—untuk menjalankan misi mustahil, yaitu menyerang sebuah rumah yang dihuni oleh pion kunci dari kiamat digital tersebut. Premis ini sekilas terdengar seperti The Terminator yang bertemu dengan komedi hitam ala Everything Everywhere All at Once.

Kekuatan utama film ini terletak pada performa Sam Rockwell. Sebagai "The Man from the Future", Rockwell mampu menghadirkan aura karismatik sekaligus gila yang membuat penonton bertanya-tanya: apakah dia benar-benar pahlawan masa depan atau hanya orang stres dengan khayalan tinggi?

Di sampingnya, nama-nama seperti Haley Lu Richardson, Michael Peña, Zazie Beetz, dan Juno Temple memberikan dinamika tim yang unik. Mereka bukan digambarkan sebagai pahlawan super, melainkan manusia-manusia "rusak" yang kebetulan terseret ke dalam sesuatu yang jauh lebih besar dari diri mereka sendiri.

Verbinski tidak kehilangan sentuhannya. Sinematografinya sangat dinamis dengan pergerakan kamera cepat dan atmosfer dystopian yang terasa gritty. Salah satu yang paling menarik adalah penggambaran entitas AI yang terinspirasi dari estetika gambar buatan AI yang sering kita lihat di internet—terasa janggal, sedikit mengerikan, namun sangat nyata.

Film ini juga berani mengambil risiko dengan menyisipkan cerita-cerita kecil (antologi) dari latar belakang karakternya. Meskipun di pertengahan alurnya terasa sedikit tidak stabil karena banyaknya kilas balik, pesan satir yang ingin disampaikan tetap sampai ke penonton. Film ini menampar kita dengan pertanyaan: Apakah manusia benar-benar ingin diselamatkan jika mereka sendiri sudah terlalu bergantung dan "memperbudak" diri pada teknologi?

Kesimpulan Good Luck, Have Fun, Don't Die adalah sebuah perjalanan sinematik yang liar, berisik, namun penuh gagasan segar. Meski di bagian akhir ceritanya terasa sedikit dipaksakan (draggy), film ini tetap menjadi salah satu karya sci-fi paling orisinal di tahun 2026. Ini adalah pengingat yang pahit sekaligus lucu bahwa musuh terbesar umat manusia mungkin bukanlah robot yang memegang senjata, melainkan ketidakmampuan kita dalam meregulasi teknologi yang kita ciptakan sendiri.

Bagi penggemar film dengan humor gelap, aksi cepat, dan tema teknologi, film ini adalah tontonan wajib.

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Obession, Horror Kesepian Generasi Saat Ini

Film Obession, Horror Kesepian Generasi Saat Ini

Film horor secara aktif mencerminkan ketakutan masyarakat pada suatu era, mulai dari ancaman destruksi nuklir pada 1950-an hingga teknofobia dan ...

1785210752.603 at start, 1785210752.8926 at end, 0.2895679473877 sec elapsed