Konser Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro
Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu
Sabtu, 23 Mei 2026 22:30 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Band papan atas Ungu menaiki panggung menyapa ribuan penonton dari berbagai penjuru di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro pada pukul 21.20 WIB. Musik pengiring, suara Pasha Ungu, slide layar LED, sorot lampu panggung secara bersamaan menyapa para pentonton disambut teriakan antusias. Lagu Hatiku Hampa yang dibawakan pertama disambut lambaian tangan, kamera ponsel dan teriakan penonton yang berdiri berdesak-desakan. Penampilan Ungu sendiri ini merupakan puncak peringatan 3 dekade BPR Bojonegoro.
Pasha menyapa seluruh penonton dan juga penyelenggara, serta jajaran pejabat Pemkab Bojonegoro. Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur itu konser Ungu dalam Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro ini adalah yang paling besar dan meriah sepanjang yang diselenggarakan.
“Ini luar biasa sekali diselenggarakan oleh Bank Daerah. Umur 30 tahun bukan umur yang pendek, perjalanan yang panjang, selamat untuk BPR dan juga masyarakat Bojonegoro,” kata vokalis bernama asli Sigit Purnomo ini memanasi pentonton.
Dalam konser ini Ungu membawakan 12 lagu yang dimulai dengan Hatiku Hampa, lalu dilanjutkan lagu-lagu hits lainnya diselingi sapaan semangat.
Di antara lagu-lagu yang dibawakan adalah Percaya Padaku, Seperti Yang Dulu, Sejauh Mungkin, dan Cinta Dalam Hati, Tercipta Untukku, Kekasih Gelapku, Luka Di Sini, Laguku, Jika Itu Yang Terbaik, Demi Waktu.
Sebelum menutup dengan lagu Seperti Mati lampu, Pasha mengucapkan terima kasih kepada pentonton dan segenap penyelenggara serta Pemkab Bojonegoro dan juga BPR. Pasha juga menyampaikan bahwa ikatan Ungu dengan Bojonegoro sudah terjalin sejak awal karir, karena kota ini menjadi salah satu tempat konser waktu itu.
“Indonesia boleh hebat. Indonesia boleh keren. Indonesia oleh maju. Indonesia boleh tumbuh. Tapi tanpa Bojonegoro rasanya seperti mati lampu,” ujar Pasha disusul lagu Seperti Mati Lampu.
Salah satu penonton, Angga (30), mengaku sudah menanti-nanti konser ini. Dia mengaku nonton Ungu di Bojonegoro pada saat dia masih sekolah dasar.
“Saat itu masih SD, masih kecil. Bisa dibilang ini nostalgia,” katanya.(red/toh)




































