Sempat Viral Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Randublatung - Cepu, Pemprov Jateng Pastikan Jadi Prioritas Pembangunan
Rabu, 10 Juni 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Blora - Aksi protes warga Blora selatan yang sempat viral akibat menanam pohon pisang dan menguruk jalan rusak dengan grosok akhirnya membuahkan hasil manis. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan pembangunan Ruas Jalan Provinsi Randublatung-Cepu akan menjadi prioritas utama pada tahun ini dengan lonjakan anggaran yang sangat signifikan.
Kepastian ini terungkap saat Wakil Bupati Blora Sri Setyorini bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro meninjau langsung kondisi jalan yang rusak pada Selasa (09/06/2026) kemarin.
Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro menjelaskan bahwa Pemerintah provinsi menegaskan komitmennya untuk segera merespons keluhan masyarakat yang sempat menggelar aksi pada akhir Mei dan awal Juni lalu tersebut. Bahkan Pemprov Jateng menambah alokasi anggaran pembangunan melalui mekanisme Peraturan Kepala Daerah. Alokasi awal yang semula hanya Rp 5,276 miliar kini ditambah sebesar Rp 28,7 miliar, sehingga total anggaran yang disiapkan untuk satu ruas jalan ini mencapai lebih dari Rp 30 miliar.
Mengenai kapan proyek ini akan dimulai, Henggar menyebutkan saat ini proses tender untuk paket pekerjaan awal senilai Rp 5,276 miliar sudah berjalan. Sementara untuk anggaran tambahan, pemerintah masih menyelesaikan tahapan desain pelengkap.
"Pekerjaan fisik secara keseluruhan ditargetkan bisa berjalan pada akhir Juli mendatang," kata Henggar.
Henggar menambahkan, untuk memastikan jalan tersebut tidak mudah rusak kembali akibat sering dilalui kendaraan bertonase besar, konstruksi pembangunan akan menggunakan beton rigid atau perkerasan beton. Pilihan konstruksi ini juga merupakan penegasan dari usulan Pemerintah Kabupaten Blora agar hasilnya memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat dan berumur panjang.
Merespons kabar baik tersebut, perwakilan masyarakat Blora Selatan, Greg, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah provinsi dan kabupaten. Menurutnya, perbaikan jalan ini sudah lama dinantikan karena menjadi urat nadi utama yang akan menggerakkan perekonomian masyarakat di wilayah Blora Selatan.
"Warga berharap pembangunan jalan ini benar-benar bisa tuntas sesuai dengan rencana awal," kata Greg.





































