Wabup Nurul Azizah Sambut Petugas BPS, Ajak Warga Bojonegoro Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Sabtu, 20 Juni 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Rumah dinas Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mendadak dikunjungi oleh tim pendataan dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (19/06/2026) siang kemarin. Kedatangan para petugas tersebut dilakukan dalam rangka menyukseskan gelaran akbar Sensus Ekonomi 2026 yang kini tengah bergulir di seluruh wilayah pelosok daerah. Kehadiran para abdi data ini disambut dengan penuh keramahan dan kehangatan oleh orang nomor dua di lingkup jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tersebut, di mana proses pelaksanaan wawancara mengenai indikator usaha berjalan dengan sangat gayeng serta tanpa hambatan teknis.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini memang sengaja diterapkan melalui metode jemput bola atau konvensional dari pintu ke pintu. Para petugas mitra statistik BPS mendatangi langsung segenap domisili masyarakat guna melakukan interaksi wawancara yang terintegrasi secara digital menggunakan aplikasi berbasis gawai pintar.
Dalam momentum pendataan tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengimbau agar seluruh lapisan warga tidak perlu merasa waswas atau menaruh kecurigaan berlebih mengenai aspek keamanan data personal mereka, sebab seluruh informasi yang dihimpun dilindungi kerahasiaannya oleh undang-undang dan dipastikan sama sekali tidak berkaitan dengan urusan perpajakan.
“Masyarakat Bojonegoro ayo laksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung mulai tanggal 15 Juni sampai 31 Agustus. Pertanyaan dari petugas dijawab dengan fakta riil apa yang dilakukan agar tahu secara makro berapa pertumbuhan ekonomi masyarakat Bojonegoro,” pesan Wabup Nurul.
Guna mengantisipasi adanya tindakan penipuan dari oknum yang tidak bertanggung jawab di lapangan, pihak penyelenggara menekankan bahwa seluruh petugas resmi BPS dibekali dengan atribut yang sangat jelas dan terperinci. Saat menjalankan kewajiban dinasnya, para pencacah wajib mengenakan seragam rompi khusus Sensus Ekonomi 2026, membawa tanda pengenal resmi yang dilengkapi pemindai QR Code untuk validasi identitas, serta mengantongi surat tugas otentik yang dikeluarkan langsung oleh institusi BPS Kabupaten Bojonegoro.
Melalui partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam memberikan jawaban yang jujur dan akurat, hasil akhir dari basis data ini diharapkan mampu menjadi kompas utama bagi penentuan kebijakan pembangunan. Peta perekonomian yang valid nantinya akan sangat membantu pemerintah daerah dalam menyusun berbagai formula program penguatan sektor usaha mikro dan makro demi mewujudkan kesejahteraan warga Bojonegoro yang merata dan berkelanjutan di masa-masa mendatang.





































