Pemprov Jatim Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II
Selasa, 04 Agustus 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Jawa Timur - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan seluruh biaya perawatan dan pengobatan korban insiden kebakaran Kapal Motor Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep akan ditanggung sepenuhnya oleh pemprov. Jaminan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau kondisi korban di Posko Terpadu Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Senin (03/08/2026).
Penanganan para korban terdampak saat ini terfokus di sejumlah fasilitas kesehatan daerah. Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pihaknya siap memfasilitasi proses rujukan medis jika pasien membutuhkan tindakan perawatan lanjutan di rumah sakit milik pemerintah provinsi.
"Dari semua lini, dalam proses penanganan ini, sekarang ini, yang membutuhkan rawat inap ada di rumah sakit PHC, tetapi kalau seandainya harus dirujuk ke rumah sakit pemprov, silahkan, semua akan ditanggung semuanya oleh pemprov," kata Khofifah Indar Parawansa.
Selain memastikan penanganan medis bagi korban selamat, pemprov bersama tim gabungan terus memantau proses evakuasi lanjutan dari perairan Sumenep menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
"Sementara kita menunggu, mudah mudahan semoga dalam keadaan baik. 57 orang lagi yang on the way ke sini," kata Khofifah.
Berdasarkan laporan Search Mission Coordinator Nanang Sigit P.H., tim SAR gabungan sejauh ini telah mengevakuasi sebanyak 234 orang penumpang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 229 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sementara lima penumpang dilaporkan meninggal dunia dan langsung dilarikan ke RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya untuk proses identifikasi.
Khofifah turut menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah ini. Pemprov Jatim berjanji akan menyerahkan santunan duka cita kepada pihak keluarga korban yang berasal dari wilayah Jawa Timur.
"Update dari Kabiddokes Polda dari lima orang, ada satu orang sesuai dengan manifes datanya adalah warga Tulungagung. Nanti dari Pemprov akan menyampaikan santunan duka cita dari keluarga yang berasal dari Jatim. Mohon doa support semuanya," kata Khofifah.





































