News Ticker
  • TPS 3R Desa Trucuk dan Komunitas Arisan Sampah MAPAK Bojonegoro Studi Tiru ke TPST 3R Mulyoagung, Malang
  • PSM Bojonegoro Gelar Baksti Sosial, Rayakan Ulang Tahun ke-51
  • Bantu Keberlanjutan Program GAYATRI, Disnakkan Bojonegoro Matangkan Skema Bantuan Pakan Hingga Penyerapan Telur ke SPPG
  • Supergirl: Woman of Tomorrow' – Potensi yang Terperangkap dalam Narasi Generik
  • Bukan Sepenuhnya Mitos, Ahli Ungkap Tangan Berkeringat Bisa Jadi Alarm Masalah Jantung
  • Perluas Pemasaran Telur Program GAYATRI, Disnakkan Bojonegoro Fasilitasi KPM Jualan Rutin Hingga Tembus Instansi Pemerintah
  • 04 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 4 Juli 2026
  • Kapolres AKBP Afrian Satya Permadi Pimpin Upacara Sertijab PJU Hingga Kapolsek, Ini Daftar Lengkapnya
  • Kuatkan Ekonomi Masyarakat di Sekitar Wilayah Operasi, Komut dan Manajemen PEPC Turun Temui Warga
  • PORKAB II Bojonegoro Resmi Dibuka oleh Bupati Setyo Wahono
  • Perhutani Bojonegoro Diskusi Bareng Pemerhati Lingkungan, Bahas Ancaman Ekologi
  • Capaian Lampaui Target, BPJS Kesehatan Ungkap 98,62 Persen Penduduk Indonesia Terdaftar
  • Tutup PKN II di BPSDM Jatim, Khofifah Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif
  • 03 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 3 Juli 2026
  • Verifikasi Rampung, Dinas Pendidikan Bojonegoro Kebut Proses Administrasi Pencairan Beasiswa Lanjutan 2026
  • 34 Kasus Narkoba di Bojonegoro Berhasil Diungkap, 11 Orang Jadi Tersangka
  • Gelar Silaturahmi Perdana, Dewan Pendidikan Bojonegoro Serap Masukan Sektor Pendidikan dari Sejumlah Instansi
  • 487 Mahasiswa Peternakan UB Malang Gelar KKNT di Bojonegoro, Ini Sebarannya
  • 02 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 02 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Serahkan Bantuan Gerobak Baru Bagi Para Pedagang Serabi
  • Polres Bojonegoro Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wahono Beri Kejutan Tumpeng
TPS 3R Desa Trucuk dan Komunitas Arisan Sampah MAPAK Bojonegoro Studi Tiru ke TPST 3R Mulyoagung, Malang

TPS 3R Desa Trucuk dan Komunitas Arisan Sampah MAPAK Bojonegoro Studi Tiru ke TPST 3R Mulyoagung, Malang

Bojonegoro - Upaya memperkuat tata kelola sampah berbasis masyarakat terus dilakukan di Kabupaten Bojonegoro, seperti yang dilakukan Pengurus TPS 3R Srawung Makmur Desa Trucuk bersama Komunitas arisan sampah MAPAK (Emak-emak Berdampak) Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro.
 
Mereka mengikuti studi tiru bertajuk "Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Gerakan Bersama Pengelolaan Sampah dan Perilaku Hidup Bersih" di TPST 3R Mulyoagung Bersatu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Sabtu (04/07/2027).
 
 
Dalam studi tiru tersebut, para peserta mendapat pembelajaran langsung mengenai pengelolaan sampah terpadu, mulai dari sistem pengumpulan, pemilahan, pengolahan, hingga penguatan kelembagaan pengelola TPS 3R.
 
Selain itu, mereka juga berdialog dengan pengelola TPST 3R Mulyoagung Bersatu mengenai strategi membangun partisipasi masyarakat agar pengelolaan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan.
 
 

TPS 3R Desa Trucuk dan Komunitas Arisan Sampah MAPAK Bojonegoro saat laksanakan Studi Tiru ke TPST 3R Mulyoagung Malang. Sabtu (04/07/2026) (Aset: Istimewa)

 
 
Kepala Desa Trucuk, Sunoko, mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah desa untuk meningkatkan kapasitas pengelola sampah sekaligus memperkuat budaya pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.
 
"Kami mengucapkan terima kasih kepada TPST 3R Mulyoagung Bersatu yang telah menerima kami dengan sangat baik. Tujuan kami datang adalah belajar dari praktik yang sudah berhasil agar dapat dikembangkan di Desa Trucuk," ujarnya.
 
Ia berharap seluruh peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu membagikan pengalaman yang diperoleh kepada masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.
 
"Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dan ditularkan kepada masyarakat sehingga mampu mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di Desa Trucuk," katanya.
 
 
 
Perwakilan ExxonMobil, Al Maliki Ukay Sukaya Subqy, menilai studi tiru tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan di Kabupaten Bojonegoro.
 
Ia menyampaikan tiga pesan kepada peserta. Pertama, memanfaatkan kesempatan belajar dengan menyerap seluruh pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan di TPST 3R Mulyoagung Bersatu. Kedua, mengimplementasikan pengetahuan tersebut sesuai kondisi dan kebutuhan desa masing-masing. Ketiga, menjaga konsistensi dalam menjalankan aksi lingkungan sebagai bentuk ikhtiar yang dilandasi niat tulus.
 
"Semoga kegiatan studi tiru ini berjalan sukses dan mampu mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan di Bojonegoro menjadi semakin maju," ujarnya.
 
 

TPS 3R Desa Trucuk dan Komunitas Arisan Sampah MAPAK Bojonegoro saat laksanakan Studi Tiru ke TPST 3R Mulyoagung Malang. Sabtu (04/07/2026) (Aset: Istimewa)

 

 
Narasumber sekaligus Wakil ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPST 3R Mulyoagung Bersatu, Nugraha Wijayanto, menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak dapat dibebankan kepada pemerintah atau pengelola TPS 3R semata.
 
"Pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Semua harus dimulai dari niat yang tulus untuk menjaga lingkungan," katanya.
 
Dalam pemaparannya, Nugraha menjelaskan aspek operasional pengelolaan TPS 3R, mulai dari pemeliharaan sarana, sistem pengumpulan sampah dari masyarakat, mekanisme pengangkutan, hingga pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber. Menurut dia, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga komitmen masyarakat serta kelembagaan yang kuat.
 
 
Selain pemaparan materi dan diskusi di ruangan, peserta juga diajak melihat langsung aktivitas pemilahan di TPS yang sudah mengelola rata-rata 40 ton sampah setiap hari itu. Para peserta ditunjukkan alur pemrosesan, kelemahan kelebihan alat, pemanfaatan sampah organik melalui magot, hingga pembuatan sabun.
 
TPST 3R Mulyoagung mempekerjakan lebih dari 50 pekerja dan menghasilkan hampir Rp200 juta setiap bulannya. Pendapatan diperoleh dari retribusi, penjualan sampah, hingga pengolahan sampah organik. Mereka menyelesaikan pemilahan mulai jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Hanya sekitar 14 persen yang tersisa jadi residu yang dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kabupaten Malang.
 
 
Perwakilan Alas Institute sebagai mitra ExxonMobil, Achmad Danial Abidin, mengapresiasi semangat para peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
 
“Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat guna menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di Bojonegoro.” tuturnya.
 
Studi tiru berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta aktif menggali pengalaman mengenai tata kelola operasional TPS 3R, pembiayaan, strategi meningkatkan partisipasi masyarakat, hingga pengembangan kelembagaan pengelola sampah.
 
Kegitan ini menjadi simbol penguatan jejaring antarkomunitas sekaligus komitmen bersama untuk terus membangun kolaborasi dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan lingkungan yang lebih bersih. (red/imm)
 
 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783166762.324 at start, 1783166762.5311 at end, 0.20712113380432 sec elapsed