Jangan Lewatkan! Nanti Malam Komunitas Dangdut Bojonegoro Siap Goyang Panggung Pantes Budal 7 di Stadion
Sabtu, 18 Juli 2026 15:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Bagi Anda pencinta musik rakyat, jangan lewatkan agenda seru nanti malam. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menggebrak dengan gelaran panggung budaya bertajuk **Pantes Budal (Pentas Seni Budaya Lokal) Volume 7, Sabtu (18/07/2026) malam ini.
Edisi ketujuh kali ini dipastikan bakal berlangsung meriah karena menghadirkan penampilan atraktif dari Komunitas Dangdut Bojonegoro (KDB).
Kabar baiknya, pertunjukan musik ini bisa dinikmati oleh masyarakat luas secara gratis alias tanpa dipungut biaya sepeser pun. Catat waktunya, konser rakyat ini dijadwalkan mulai menghentak sejak pukul 19.00 WIB, mengambil lokasi di area halaman Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro. Langkah konkrit ini menjadi komitmen berkelanjutan Pemkab Bojonegoro dalam mewadahi eksistensi pekerja seni lokal sekaligus menjaga roda pelestarian budaya di era modern.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Lukiswati, menjelaskan bahwa esensi utama dari program Pantes Budal tidak melulu soal memberikan hiburan semata, melainkan menjadi jembatan komunikasi yang mempertemukan langsung masyarakat dengan para pelaku seni daerah.
"Setiap komunitas seni memiliki karakter dan kekhasan masing-masing. Melalui Pantes Budal, kami ingin memberi kesempatan kepada mereka untuk tampil sekaligus memperkenalkan karya kepada masyarakat luas. Kali ini giliran Komunitas Dangdut Bojonegoro yang akan mengisi panggung," ujarnya.
Menurut Lukiswati, musik dangdut dipilih karena memiliki daya pikat universal yang mampu merangkul berbagai lapisan sosial tanpa sekat, sehingga sangat efektif menjadi media perekat kebersamaan warga di Bumi Angling Dharma.
Selain menjadi ajang unjuk gigi para musisi, kehadiran penonton yang diprediksi memadati area stadion nanti malam juga diproyeksikan membawa dampak positif pada sektor ekonomi riil. Konsentrasi massa di area pertunjukan secara otomatis memicu perputaran uang bagi kelompok pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang melapak di sekitar lokasi kegiatan.
"Melestarikan budaya tidak selalu melalui pertunjukan tradisional. Dangdut juga merupakan bagian dari ekspresi budaya yang hidup di tengah masyarakat. Karena itu, kami berharap masyarakat datang, menikmati pertunjukan, sekaligus memberikan apresiasi kepada para seniman dan UMKM lokal," tambah Lukiswati.
Melalui konsistensi Pantes Budal ini, Disbudpar Bojonegoro mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berbondong-bondong hadir mengajak keluarga maupun kerabat nanti malam. Yuk, datang dan berikan dukungan langsung demi keberlangsungan ekosistem seni budaya lokal kebanggaan Bojonegoro!
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir





































