Pemdes Sukorejo Gelar Haul Eyang Singonoyo Selama Tiga Hari, Dorong Pelestarian Sejarah dan Gelar Bazar UMKM
Sabtu, 25 Juli 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro — Pemerintah Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, menggelar peringatan Haul Eyang Singonoyo selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat (24/07/2026) kemarin hingga Minggu (26/07/2026) lusa. Agenda tahunan ini difokuskan sebagai ruang untuk mengenang jasa para tokoh pendiri desa sekaligus menjadi pendorong roda ekonomi warga lewat pameran UMKM.
Kepala Desa Sukorejo, Meyke Lelyanasari, menyampaikan harapannya agar peringatan Haul Eyang Singonoyo ke depan bisa masuk dalam kalender agenda kebudayaan di tingkat kabupaten.
"Kalau dulu Haul Eyang Singonoyo hanya dikenal masyarakat Sukorejo, kami berharap mulai tahun 2026 kegiatan ini bisa menjadi agenda Kabupaten Bojonegoro. Eyang Singonoyo merupakan salah satu tokoh leluhur yang memiliki jasa dalam perjalanan sejarah daerah ini," ujarnya saat pembukaan acara pada Jumat (24/07/2026).
Meyke merinci, kemeriahan haul diisi dengan bazar UMKM, pertunjukan seni budaya, perlombaan mendongeng serta mewarnai, hingga Kirab Tumpeng sebagai wujud rasa syukur warga. Puncak acara nantinya diisi dengan pengajian umum pada Minggu (26/07/2026). Peringatan ini juga ditujukan untuk memberikan penghormatan kepada para lelembut dan tokoh pembuka wilayah lainnya seperti Eyang Romorejo, Eyang Nurrohim, serta Eyang Singodono.
Camat Bojonegoro, David Yudha Prasetya, yang turut hadir dalam pembukaan acara mengapresiasi pelestarian tradisi tersebut. Ia mendorong seluruh desa dan kelurahan di wilayahnya untuk mulai mengarsipkan latar belakang historis masing-masing daerah dalam bentuk buku literasi.
"Saya ingin setiap desa dan kelurahan membuat buku yang menceritakan sejarah masing-masing. Nanti buku-buku itu akan saya pajang di Pendopo Kecamatan sehingga menjadi dokumentasi bersama," katanya.
David berharap karya buku sejarah dari tiap desa tersebut sudah dapat dipajang pada momen haul tahun depan. Di sisi lain, pihak kecamatan juga berkomitmen mendampingi para pelaku usaha lokal melalui pemetaan potensi, akses permodalan, pelatihan, hingga perluasan pamasaran bersama dinas terkait.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Haul Eyang Singonoyo, Masrukhan, menjelaskan bahwa bazar UMKM yang dikelola bersama Karang Taruna setempat berhasil menarik puluhan pendaftar dari berbagai penjuru Bojonegoro.
"Tujuan kegiatan ini untuk menghidupkan UMKM yang belum berkembang agar berkembang, dan yang belum dikenal menjadi lebih dikenal melalui rangkaian kegiatan Haul Eyang Singonoyo," ujarnya.
Masrukhan menambahkan, jumlah partisipan bazar terus melonjak saban tahunnya, dari yang semula hanya diikutsertaki 15 unit usaha pada awal pelaksanaan, naik menjadi 25 peserta, hingga menembus angka 45 pelaku UMKM pada tahun ini.
Melalui integrasi antara nilai kebudayaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, gelaran Haul Eyang Singonoyo diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga setempat.





































