Tiga Rumah di Temayang Bojonegoro Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Total Kerugian 520 Juta Rupiah
Rabu, 08 Juli 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Dusun Tretes, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (08/07/2026) siang. Akibat insiden yang diduga dipicu oleh korsleting listrik tersebut, dua unit rumah kayu rata dengan tanah dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan cukup serius.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus, menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan terjadi mulai pukul 09.30 WIB. Amukan si jago merah pertama kali muncul dari kediaman salah satu warga sebelum akhirnya merembet cepat ke bangunan di sekitarnya.
"Kami menerima laporan resmi dari warga bernama Parmin (55) pada pukul 10.36 WIB. Petugas dari Pos Temayang langsung berangkat dua menit setelah laporan masuk dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 10.50 WIB untuk melakukan pemadaman lokalisir agar api tidak kian meluas," terang Ahmad Agus.
Mengingat material bangunan didominasi oleh kayu yang mudah terbakar serta embusan angin yang cukup kencang, Dinas Damkarmat langsung mengerahkan kekuatan penuh. Regu 2 Pos Temayang menerjunkan 1 unit Fire Truck dengan dukungan bko 1 unit Water Supply dari Pos Kota, serta mendapat bantuan pasokan 1 unit Water Supply dari Yonif TP 885.
Operasi pemadaman yang melibatkan 5 personel Damkarmat ini juga disokong penuh oleh sinergi lintas unsur, mulai dari warga setempat, personel Polsek dan Koramil Temayang, Satpol PP, perangkat desa, hingga jajaran Yonif TP 885. Setelah berjuang keras selama hampir tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan total dan dinyatakan kondusif pada pukul 13.30 WIB.
Ahmad Agus menyebut, berdasarkan penyelidikan di lokasi, kebakaran dipicu oleh adanya korsleting listrik.
"Penyebab kebakaran dipastikan berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik yang muncul dari rumah bapak Suparman, yang kemudian dengan cepat menyambar dinding kayu rumah," jelasnya.
Akibat kebakarn ini, dua unit rumah kayu rata dengan tanah dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan cukup serius. Total kerugian material ditaksir mencapai Rp520.000.000 dengan rincian rumah Suparman (52) yang terbuat dari kayu berukuran 10 meter x 15 meter beserta seluruh isinya terbakar 100 persen dengan taksiran kerugian mencapai Rp250 juta. Kemudian rumah Sri Amah (65) yang juga terbuat dari kayu berukuran 7 meter x 12 meter beserta isinya terbakar 100 persen dengan taksiran kerugian Rp200 juta. Selanjutnya rumah Budianto (60) yang juga dari kayu dengan ukuran 5 meter x 12 meter terdampak kebakaran hingga 60 persen dengan taksiran kerugian materi Rp70 juta.
Ahmad Agus memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Petugas juga berhasil menyelamatkan aset sekira Rp350.000.000, meliputi rumah milik Mbah Sutomo di sebelah selatan dan rumah bapak Dampri di sisi timur.
Menyikapi musibah ini, Ahmad Agus menyampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat Bojonegoro agar lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di dalam rumah.
"Kami mengimbau dengan sangat kepada masyarakat untuk selalu mengecek instalasi listrik secara berkala. Gunakan kabel dan peralatan elektronik yang standar SNI, serta hindari penggunaan stop kontak yang bertumpuk secara berlebihan karena rawan memicu korsleting," imbaunya serius.
Di samping melakukan pemadaman, jajaran Damkarmat juga memberikan sosialisasi mengenai tupoksi penyelamatan serta menyebarluaskan nomor aduan darurat. Ahmad Agus mengingatkan bahwa layanan pemadaman dan penyelamatan dari Dinas Damkarmat sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis.
Bagi warga Kecamatan Temayang dan sekitarnya yang menghadapi situasi darurat, dapat segera menghubungi Call Center Pos Temayang di nomor 08113471447.






































