Pengurus ICMI Bojonegoro Periode 2026-2031 Resmi Dilantik
Sabtu, 18 Juli 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Majelis Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Bojonegoro Periode 2026–2031 resmi dilantik oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono. Prosesi pelantikan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Angling Dharma Pemkab Bojonegoro pada Jumat (17/07/2026) kemarin.
Agenda pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran strategis para cendekiawan muslim di Bojonegoro. Kehadiran wadah ini diproyeksikan mampu memberikan kontribusi nyata bagi akselerasi pembangunan daerah melalui sumbangan gagasan, kajian ilmiah, serta inovasi yang konstruktif.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang baru saja diambil sumpahnya. Ia berharap kepengurusan ICMI yang baru ini mampu menghadirkan pola kepemimpinan yang kuat sekaligus menjadi jembatan yang menyatukan para pemikir Muslim dari berbagai disiplin ilmu maupun profesi.
"Selamat atas dilantiknya Majelis Pengurus ICMI Orda Bojonegoro. Dibutuhkan leadership yang kuat dalam menjalankan amanah ini. Saya bangga ICMI hadir sebagai wadah para cendekiawan Muslim dari berbagai bidang ilmu dan profesi," ujar Bupati Setyo Wahono.
Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa setiap individu pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh sebab itu, ruang kolaborasi dan komunikasi untuk saling bertukar gagasan menjadi kunci utama dalam melahirkan solusi konkret atas berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro.
Mari kita membuat kajian-kajian yang dapat diimplementasikan, sekaligus membangun konsep belajar bersama atau sinau bareng. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan di Kabupaten Bojonegoro, tambahnya.
Harapan senada juga disampaikan oleh perwakilan ICMI Jawa Timur, Pitono Nugroho. Ia mengajak seluruh pengurus daerah untuk kembali menata dan membangun semangat berorganisasi agar keberadaan ICMI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Menurutnya, Bojonegoro memiliki potensi daerah yang sangat luar biasa untuk dikembangkan bersama-sama.
"Marilah kita menata kembali ICMI. Output-nya adalah menggerakkan dan menginspirasi masyarakat untuk mewujudkan kehidupan yang maju, adil, dan sejahtera. Terlebih, Bojonegoro memiliki potensi yang luar biasa untuk terus dikembangkan," kata Pitono.
Sementara itu, Ketua ICMI Orda Bojonegoro Periode 2026–2031, Arif Januarso, menegaskan komitmennya bersama seluruh jajaran pengurus untuk menjalankan roda organisasi dengan sebaik-baiknya. Ia menyatakan siap menghadirkan program kerja yang berdampak langsung pada kemaslahatan publik.
"Semoga kami dapat mengemban amanah ini dengan baik dan menjadikan ICMI semakin bermanfaat bagi masyarakat Bojonegoro," kata Arif.
Sebagai langkah awal pascapelantikan, Arif membeberkan bahwa ICMI Bojonegoro telah merancang sejumlah program strategis yang akan segera dieksekusi. Di antaranya adalah gerakan ICMI Mengajar yang nantinya akan dijalankan melalui sinergi dengan sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS). Selain itu, pihaknya juga akan meluncurkan program podcast sebagai ruang edukasi alternatif untuk membedah isu-isu strategis daerah sekaligus memberikan pencerahan kepada masyarakat luas.
Arif berharap ICMI Bojonegoro mampu menempatkan diri sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menyodorkan pemikiran, kajian berkala, serta rekomendasi kebijakan demi mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang maju, berkelanjutan, dan menyejahterakan. (red/toh)
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir






































