Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81, 901 Pelajar Bojonegoro Ikuti Temu Gladi PMR
Sabtu, 19 September 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Penanaman nilai-nilai kemanusiaan dan kerelawanan sejak dini terus diperkuat di Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 901 peserta Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai tingkatan sekolah memadati halaman GOR Sekolah Model Terpadu (SMT) dalam ajang Temu Gladi PMR III Tahun 2026, Jumat (18/09/2026) kemarin.
Agenda tahunan yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) ini menempatkan generasi muda sebagai pilar utama penggerak kepedulian sosial, kesehatan, serta kesiapsiagaan bencana di Bojonegoro.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan bahwa esensi utama kepalangmerahan terletak pada keikhlasan bertindak tanpa pamrih. Kehadiran ratusan anggota PMR ini dinilai sebagai aset sosial yang krusial untuk memperkuat ketahanan masyarakat lokal.
“Berdedikasi itu tujuannya tulus ikhlas untuk menolong. Ini menjadi dedikasi anak-anak, di dalam hatinya punya keikhlasan. Ini sejatinya adalah menjadi Palang Merah Bojonegoro yang sejati,” ujar Nurul Azizah saat membuka kegiatan.
Nurul menambahkan, para anggota PMR dibekali kompetensi praktis yang bersinggungan langsung dengan dinamika remaja dan lingkungan sosial, seperti edukasi kesehatan reproduksi, kampanye donor darah, pertolongan pertama pada kecelakaan, hingga mitigasi bencana.
Guna mendukung keandalan operasional pelayanan PMI Bojonegoro—yang juga menyuplai kebutuhan darah hingga luar daerah—Pemkab Bojonegoro pada tahun 2026 ini akan menghibahkan bantuan tiga unit alat pendingin darah (blood bank refrigerator) modern.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, menjelaskan bahwa Temu Gladi III bukan sekadar ajang berkumpul seremonial, melainkan sarana evaluasi terukur atas penerapan Tri Bakti PMR di sekolah masing-masing.
"Temu Gladi ini menjadi salah satu evaluasi pembinaan PMR dan merupakan wadah untuk mengembangkan kapasitas. Anggota PMR diharapkan mampu menjalankan perannya sebagai peer educator atau penggerak bagi teman sebaya," papar Ninik.
Rangkaian kegiatan juga diwarnai aksi bakti sosial serta penyerahan penghargaan khusus kepada pendonor darah pemula dan pembina PMR sebagai apresiasi atas konsistensi mereka menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Bojonegoro.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mulyanto
Publisher: Mohamad Tohir






































