News Ticker
  • Resmi Beroperasi, TPS 3R Srawung Makmur Desa Trucuk Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi Warga
  • Penyakit Jantung dan Stroke Serap Anggaran BPJS Hingga Rp23 Triliun, PERKI Dorong Penguatan Deteksi Dini
  • 6 ASN Purnatugas Bojonegoro Terima SK Pensiun
  • 24 Daerah di Jawa Timur Darurat Kekeringan
  • Jangan Lewatkan Besok! Pemkab Bojonegoro Gelar Jalan Sehat dan Senam Massal Peringati HAORNAS 2026
  • Bupati Setyo Wahono Minta Status Kabupaten Layak Anak Tak Sekadar Regulasi di Atas Kertas
  • 24 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 24 September 2026
  • Festival Literasi Digital 2026, Kolaborasi EMCL dan PDPM Bojonegoro Luncurkan Website
  • Pembakaran Sampah Diduga Pemicu Kebakaran Lahan di Mojokampung, Gudang Mebel Ikut Hangus
  • Warga Sudu, Gayam, Bojonegoro Mulai Rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah
  • Sekolah Jurnalistik RPS Tuban, Bekali Pelajar Prinsip Dasar Jurnalistik di Era Disrupsi Informasi
  • Ditarget Beroperasi Maret 2027, Groundbreaking Proyek Mini LNG Plant di Bojonegoro Dimulai
  • Logo Hari Jadi Bojonegoro ke-349 Resmi Diluncurkan
  • Gandeng BBPMP Jatim, Disdik Bojonegoro Mantapkan Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
  • APBD Menyusut, Pemkab Bojonegoro Gembleng Kepala Desa Soal Akuntabilitas BKK Desa
  • Antisipasi Luapan Bengawan Solo, Dinsos Bojonegoro Gembleng Warga Desa Rawan Bencana
  • Di Festival Literasi Digital Pemuda Muhammadiyah, Wabup Bojonegoro Ajak Remaja Kritis dan Junjung Etika Bermedsos
  • 23 September dalam Catatan Sejarah Dunia dan Nasional
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 September 2026
  • Era Digital dan Mobile Journalism, Peluang Besar Jurnalis Muda Menjaga Kebenaran Informasi
  • Ancaman Kekeringan Meluas, Pemprov dan DPRD Jatim Perketat Antisipasi Puso di Kawasan Selatan
  • Sering Tanpa Gejala, Ini Alasan Batu Ginjal Tetap Berbahaya Meski Tidak Terasa Sakit
  • 22 September dalam Catatan Sejarah
Rogoh Kocek Sendiri Untuk Pemberdayaan Pemuda

Suwito Utomo, Pemuda Desa Begadon, Kecamatan Gayam

Rogoh Kocek Sendiri Untuk Pemberdayaan Pemuda

Oleh Nasruli Chusna

Gayam - Kesadaran untuk membangun pemuda tidak dimiliki oleh semua orang. Termasuk membuat beberapa terobosan agar pemuda di satu lingkungan bisa lebih berdaya. Rata-rata orang akan terlarut dengan kesibukannya untuk mengejar tujuannya. Sebab itu sosok Suwito Utomo (28), atau akrab disapa Ucup, dengan langkah-langkah yang dibuatnya untuk pemberdayaan pemuda di sekitarnya patut diperhatikan.

Pemuda asal Desa Begadon, Kecamatan Gayam, itu merogoh kocek pribadinya untuk menyewa sebuah lahan seluas kira-kira 1.500 meter persegi. Lahan tersebut ditanami cabai, terong dan bayam rambat. Diharap tanaman-tanaman tersebut dapat dijual dan bernilai profit. Dan dari proses tanam hingga pemasaran dapat melibatkan pemuda setempat.

“Rencananya nanti hasilnya buat para pemuda. Nah skemanya kita atur lewat organisasi karang taruna yang ada di sini,” kata Ucup di sela membersihkan rumput di kebun cabainya.

Ucup menambahkan dirinya merasa prihatin melihat para pemuda di sekitarnya. Proyek Migas Lapangan Banyuurip, Kecamatan Gayam, telah memasuki masa produksi. Sebelumnya, lanjut Ucup, rata-rata pemuda di desanya bekerja untuk membangun Enginering Procurement and Contsruction (EPC) proyek Banyuurip. Sebab itu ketika pembangunan fasilitas produksi ini usai banyak pemuda yang gelisah.

Pantauan beritabojonegoro.com (BBC) tanaman cabai dan terong yang ditanam Ucup belum memasuki masa panen. Tingginya masih sekitar 45 sentimeter. Beberapa pohon terong tampak sudah berbuah. Meski masih kecil, namun buah tersebut tampak segar. Sedangkan untuk tanaman cabainya baru keluar bunga yang berwarna kuning muda.

“Kita menanam ini baru sekitar dua bulan, sebentar lagi kita sudah bisa panen. Sayangnya antusias temen-temen di bidang ini kurang,” imbuh Ucup.

Menurut Ucup rata-rata para pemuda sudah terbiasa kerja di proyek. Jadi hal-hal seperti yang dilakukannya kurang mendapat perhatian. Buktinya selama proses penanaman di kebun cabenya, tidak ada yang mau terlibat. Hanya saja langkah ini, bercocok tanam, harus mulai ditanamkan pada para pemuda. Bagi dia yang penting adalah memulainya terlebih dahulu.

Dana yang didapat Ucup untuk menyewa tanah tersebut berasal dari usahanya sendiri. Setiap harinya Ucup membuka warung kopi, konter pulsa dan budidaya jamur tiram. Di warung kopi miliknya itulah para pemuda setempat berkumpul. Dan di waktu-waktu ngopi itulah keresahan-keresahan mereka terlontar. (rul/kik)

 

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas

Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas

Bagi yang menghabiskan lebih dari satu dekade menanti gencatan senjata Gallagher Bersaudara namun kurang beruntung disambangi oleh tur mereka pada ...

1790263257.2245 at start, 1790263257.5377 at end, 0.31320309638977 sec elapsed