News Ticker
  • Polres Bojonegoro Adakan Pengobatan Massal di Negeri Atas Angin Kecamatan Sekar
  • Si Jago Merah Hanguskan Rumah Warga Padangan, Kerugian Diperkirakan Capai Rp 100 Juta
  • Ambil Lajur Kanan, Honda Vario Tabrak Truk Trailler, Pengendara Vario Meninggal Dunia
  • Tabrak Truk Boks Parkir, Pengendara Scoopy di Sumberrejo Luka-Luka
  • Merah Putih Berhasil Dibentangkan di Puncak Bukit Cinta Negeri Atas Angin
  • Pemkab Bojonegoro Terus Upayakan Realisasi Pembangunan Dry Port
  • Diduga Pengemudi Mengantuk, Suzuki Carry Bertabrakan Dengan Truk Fuso
  • Kobarkan Semangat Merah Putih di Bukit Cinta Negeri Atas Angin
  • Kapolres Bojonegoro Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Penurunan Bendera
  • Lomba Panahan Turut Meriahkan Agustusan
  • Usai Upacara Peringatan HUT RI ke-72, Bupati Blora Lantik Kades Terpilih Pilkades Serentak
  • 2 Orang Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Bojonegoro Peroleh Remisi Bebas
  • Rayakan Hari Kemerdekaan RI ke-72, Ratusan Warga Kibarkan Bendera Raksasa di Perut Bumi
  • Polres Blora Musnahkan Barang Bukti Kasus Narkoba Selama Tahun 2017
  • Upacara Peringatan HUT RI ke-72 di Alun-Alun Bojonegoro, 165 Peserta Kelelahan dan Pingsan
  • Polres Bojonegoro Tangkap Seorang Remaja Asal Sumberrejo, Pelaku Persetubuhan Anak
  • Unik, Upacara HUT RI di Bantaran Sungai Bengawa Solo
  • 124 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Terima Remisi, 2 Warga Binaan Bebas
  • Bendera Dengan Ukuran 17 kali 45 Meter, Membentang Di Bengawan Solo
  • Sambutan Bupati Bojonegoro Pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72

Belajar Mencintai Hewan-Hewan kepada Solikin Ular

Belajar Mencintai Hewan-Hewan kepada Solikin Ular

Oleh Vera Astanti

Untuk mencari lokasi rumahnya, tidak begitu sulit. Di jalan raya Bojonegoro–Padangan, saya masuk Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu, dan mulai menyebutkan nama Solikin Ular pada seorang di tepi jalan. Anda bisa bertanya pada siapa saja, asal menyebut nama Solikin disusul kata ular, orang akan langsung mengarahkan Anda menuju rumah paling pojok di sebuah gang buntu. Rumah Solikin yang langsung berbatasan dengan sawah dan berada di bawah rerimbunan pohon bambu, membuat suasana menjadi sejuk.

Meski sejuk, jangan Anda mengira akan merasa nyaman kalau belum terbiasa. Sebab, di beranda rumahnya berderat puluhan kotak kayu yang tertutup rapat dengan beberapa lubang udara. Anda jangan coba-coba membukanya tanpa sepengetahuan atau izin pemiliknya, sebab bahaya mengancam.

Ya, kotak-kotak itu bukan berisi mainan, melainkan hewan berbahaya. Yaitu hewan yang seringkali dibunuh orang ketika mereka pergoki. Hewan yang juga  ditakuti banyak orang karena bisanya, tak lain adalah ular. 

Namun saat menerima kehadiran beritabojonegoro.com (BBC), Solikin sangat terlihat begitu tenang ketika memegang salah satu koleksinya, ular boa. Dia tidak segan mengalungkan tubuh hewan melata itu di lehernya. Dan dia akan mengatakan bahwa hewan ini tidak berbahaya dan boleh dipegang.

"Koleksi saya ada piton, boa, kobra, ada juga king kobra," kata Solikin itu dengan bangga.

Menurutnya, ketika sudah mengetahui triknya, maka kita bisa menaklukan hewan mematikan tersebut. Meski demikian, itu tidak mudah. Lihat saja, nampak di lengan bagian bawah Solikin terdapat banyak bekas luka. Dia mengaku bekas luka itu berasal dari gigitan ular–ular miliknya. Bagaimana kalau tergigit?

"Ya, pergi ke rumah sakit," ujarnya tertawa. 

Menurut Solikin, ada kebanggaan tersendiri ketika mampu menaklukan hewan reptil berbisa ini. Hobinya memang sangat berbahaya, tetapi dia sudah terlanjur mencintai hewan - hewan tersebut. 

Kecintaan terhadap ular itu, memang, kata Solikin, menurun dari ayahnya. Sehingga dia dan keluarganya sudah akrab dengan hewan melata ini. Apa yang bagi kebanyakan orang adalah ancaman, bagi keluarga Solikin tidak berlaku. Mereka menunjukkan sikap sayang kepada ular–ular itu, seperti bagian keluarga.

Untuk makanan para hewan berbisa itu, Solikin memberi mereka ayam setiap satu sampai dua minggu sekali, tergantung ukuran. Tapi yang pasti tidak begitu membutuhkan banyak biaya. Sebab, menurutnya, proses pencernaan ular sangat lambat. Sehingga tidak butuh banyak makan. Bahkan, bila dihitung-hitung, jauh lebih murah memelihara ular dibanding hewan ternak seperti ayam.

"Tetapi kalau king cobra, makanannya adalah ular. King kobra itu kanibal," katanya.

Solikin memiliki king kobra dengan cara membeli dari pengepul. King kobra miliknya juga diperlakukan khusus, misal kandangnya yang terbuat kayu ditutup dengan kain, gembok atau kunci juga dipasang berlapis. Itu tak lain untuk meminimalisir ular bisa kabur.

Selain king kobra, ada juga ular weling. Ular weling ini berwarna hitam dengan selingan warna kekuningan. Katanya ular weling ini berbahaya.

"Bisa ular yang berbahaya adalah bisa ular weling, sebab membuat ngantuk," cerita Solikin.

Solikin berkisah, pernah suatu ketika seorang temannya terkena bisa ular weling. Karena bisa ular itu menimbulkan efek kantuk, dalam perjalanan menuju rumah sakit, dia dibantu teman lain berkali-kali menampar pipi korban yang terkena bisa itu agar tidak tertidur. Sebab bila sudah tidur maka akan pertolongan terlambat.

Selain koleksi ular, ada juga ada juga biawak dan buaya muara. Bahkan buaya muaranya pernah lepas selama kurang lebih seminggu sampai ditemukan oleh tetangganya di dekat kali kecil di depan rumahnya. Sedikit sayang, buaya tersebut kena pukul pada bagian moncongnya, sebab tidak tahu bahwa buaya tersebut peliharaan Solikin. Sehingga bila diamati teliti, memang terdapat luka hitam pada moncong pada hewan dengan panjang sekitar satu meter tersebut.

Solikin tidak sendirian ternyta. Dia dan beberapa orang pecinta hewan–hewan berbahaya membentuk komunitas. Dia juga mengelola sebuah media sosial berbentuk grup di facebook bernama Animal Lover Bojonegoro. Solikin kebetulan adalah ketuanya. Dia dan orang – orang  di komunitasnya biasa berkumpul setiap hari Minggu di alun - alun kota.

"Kami ingin mengedukasi masyarakat tentang mencintai dan memperlakukan hewan-hewan. Tidak hanya reptil, ada juga kucing maupun anjing," tukasnya. (ver/moha)

 

 

 

 

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Berita TerkiniBerita Poluler

Sosok

Sosok Dibalik Aplikasi CAS dan System e-Police Polres Bojonegoro

Sosok Dibalik Aplikasi CAS dan System e-Police Polres Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo SEBAGAIMANA diketahui, berkat ide dan gagasan cemerlang dari Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSI, ...

Quote

Sambutan Bupati Bojonegoro Pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72

Sambutan Bupati Bojonegoro Pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72

Bekerja Bersama, Bersatu Melangkah Maju Assalamu'alaikum waroh matullahi wabarokaatuh Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua Merdeka!!! Yang saya ...

Opini

Mengamalkan Nilai Pancasila Untuk Keutuhan Bangsa

Sebuah Refleksi Peringatan HUT RI ke-72

Mengamalkan Nilai Pancasila Untuk Keutuhan Bangsa

Oleh: Said Edy Wibowo*) Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Kemerdekaan adalah hak segala bangsa di ...

Eksis

Barang Seni Berkelas Tercipta dari Tangan Kreatif Puguh

Barang Seni Berkelas Tercipta dari Tangan Kreatif Puguh

Oleh Vera Astanti Gelak tawa sering keluar dari orang-orang setelah berbincang dengan pemuda itu. Pemuda dengan favorit kaos warna hitam ...

Pelesir

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Oleh Vera Astanti Bojonegoro Kota Buku tak harus baru. Asalkan masih bisa terbaca tulisannya dan diambil manfaatnya, bekas tidak masalah. ...

Religi

Pesan Penting Untuk Jamaah Haji Bojonegoro

Pesan Penting Untuk Jamaah Haji Bojonegoro

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes MARI kita panjatkan puji kepada Allah, yang telah melimpahkan taufik kepada kita sekalian ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Sabtu, 19 Agustus 2017

Berita Foto

Bendera Dengan Ukuran 17 kali 45 Meter, Membentang Di Bengawan Solo

Bendera Dengan Ukuran 17 kali 45 Meter, Membentang Di Bengawan Solo

Oleh Vera Astanti MESKI cukup lama menunggu selesainya penjahitan bendera sebesar 17 meter kali 45 meter, akhirnya bendera tersebut bisa ...

Infotorial

Program Pendukung Operasi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Mengolah Sampah Jadi Berkah

Program PHBS dan Pengelolaan Sampah di Sekolah

Program Pendukung Operasi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Mengolah Sampah Jadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Operator minyak dan gas bumi Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama pemerintah terus melakukan berbagai ...

Resensi

Peluang Sukses dengan Outliers di Sekitar Kita

Buku Outliers Karya Malcom Gladwell

Peluang Sukses dengan Outliers di Sekitar Kita

Oleh Muliyanto OUTLIERS adalah buku karya Malcom Gladwell yang bagus. Tema buku ini menarik minat saya yang ingin hidup sukses. ...

Feature

Sate Jamur Tiram yang Benar-Benar Maknyus

Kuliner

Sate Jamur Tiram yang Benar-Benar Maknyus

Oleh Muliyanto Kapas Tiada orang yang tak yang tak kenal sate, baik daging kambing, sapi, ayam, maupun lainnya. Tapi tidak ...

Teras

Menikmati Senja di Jakarta

Menikmati Senja di Jakarta

Oleh Heriyanto Jakarta Liburan Lebaran yang berbarengan dengan liburan sekolah terasa kurang lengkap apabila tidak memanfaatkannya untuk liburan. Melepas penat ...

Statistik

Hari ini

1.278 pengunjung

2.501 halaman dibuka

178 pengunjung online

Bulan ini

63.905 pengunjung

182.712 halaman dibuka

Tahun ini

684.774 pengunjung

2.771.537 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 516.433

Indonesia: 10.738

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015