News Ticker
  • PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa
  • Pemprov Jatim Perkuat Sistem Kebencanaan Lewat Perda Baru, Tekankan Kolaborasi dan Inklusi
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Inovasi Pendidikan Lewat Forum 100 Ide Inspira Risbo
  • Mas Bambang, Sapi Kurban Banpres Prabowo untuk Warga Bojonegoro Disalurkan Melalui Ponpes Modern Al Fatimah
  • Dinsos Bojonegoro dan BI Jatim Edukasi CBP Rupiah untuk Penyandang Tunanetra
  • Bupati Bojonegoro Salat Id di Darussalam, Wabup di Babus Sofa
  • 27 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 27 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Gubernur Khofifah Kunjungi Peternak Hewan Kurban di Bojonegoro
  • Lahan 8,7 Hektar di Depan Pasar Sido Makmur Disulap Jadi Kampus UNY, Penerimaan Mahasiswa Dimulai 2027
  • Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp10,3 Miliar di Bojonegoro dan Resmikan Masjid Nur Khofifah
  • 26 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Mei 2026
  • Bukan Hanya Kurangi Limbah Pakaian, RE3 FOR-E PNM Turut Alirkan Manfaat bagi Usaha Nasabah Laundry
  • PLN Nusantara Power Tanjung Awar-Awar Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Lewat Program Perluasan UMKM Permata
  • Gubernur Khofifah Sidak Kondisi Pasar di Bojonegoro, Pastikan Harga Sembako Stabil
  • Cara Cerdas Petani Bojonegoro Menguatkan Ekonomi Keluarga
  • Rumah Warga di Kantor, Bojonegoro Ludes Terbakar Akibat Korsleting, Kerugian Rp 50 Juta
  • Guru Honorer SMA SMK di Jatim Berpeluang Jadi Tenaga Ahli Melalui Uji Kompetensi
  • Penderita Thalasemia Perlu Waspada Konsumsi Zat Besi, Dokter Ingatkan Risiko Penumpukan di Organ
  • 25 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 25 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Branding Wisata Lewat Lagu, Pemkab Bojonegoro Sukses Gelar Grand Final Cipta Jingle Geopark di Kayangan Api
  • Kenali Pemicu dan Tahapan Stadium Kanker Usus Besar sejak Dini
Kang Yoto Beri Motivasi Pelajar SMA Negeri 1 Kalitidu

Kang Yoto Beri Motivasi Pelajar SMA Negeri 1 Kalitidu

Oleh Muliyanto

Bojonegoro- Generasi muda adalah generasi penerus bagi bangsa Indonesia, di mana mereka kelak yang akan membawa bangsa ini menuju ke arah yang lebih baik dan lebih maju. Biasanya mereka sedang bergelora atau sedang bersemangatnya untuk mencari jati diri, masa dimana mereka untuk membuktikan diri. Maka dari itu Kang Yoto memberikan motivasi bagi siswa-siswi SMA Negeri 1 Kalitidu pada Jumat (19/1/2018) agar mereka bisa menyalurkan semangat yang menggelora tersebut dan dapat disalurkan ke hal-hal yang positif. Acara tersebut juga dihadiri oleh muspika Kecamatan Kalitidu.

Kepala Sekolah SMA N 1 Kalitidu Dra Musyarofah, M.Pd menyampaikan bahwa siswa-siswi di SMA N 1 Kalitidu ini sangat antusias ketika diberitahu kalau  Kang Yoto sendiri yang akan memberikan motivasi langsung. Nanti diharapkan dapat memberikan ilmu dan motivasi kepada murid-murid bagaimana untuk bisa menjadi sukses. Diharapkan juga anak-anak bisa mengambil hal-hal positif dari kang Yoto yang bisa dijadikan penyemangat bagi adik-adik sekalian.

Kang Yoto dalam motivasinya menanyakan kepada siswa-siswi apakah ada yang ingin hidup keluar dari desa mereka. Hal ini ditanyakan karena untuk mempersiapkan para siswa-siswi untuk bisa survive di manapun mereka hidup. Adik-adik sekalian jangan dibebani dengan pikiran untuk sekadar menjadi pegawai, karena tidak semua orang bisa menjadi pegawai.

“Jadilah diri kalian, apa hal kecil yang kalian bisa. Misal saja adik-adik bisa bikin sambel, asah kemampuan tersebut dan jualanlah sambel, mungkin dengan sambel adik-adik bisa sukses,” ujarnya.

Kang Yoto menambahkan bahwa ketika Kang Yoto pergi ke Jakarta dan ketemu kawan Kang Yoto yang kebetulan menyukai olahraga panahan, kawan Kang Yoto mengatakan bahwa toko alat panah terlengkap di Bojonegoro itu berada di Bojonegoro. Kang Yoto juga kaget karena Kang Yoto sendiri tidak tahu akan hal itu. Hal itu menunjukkan bahwa teknologi semakin maju dan bisa menghubungkan semua orang di dunia. Hal ini menunjukkan bahwa ada perubahan dari dulu sampai sekarang.

“Dulu kita jualan harus punya toko namun sekarang bisa jualan dari rumah tanpa harus memiliki toko dan bahkan bisa berjualan ke luar negeri,” ujarnya.

Bagi Kang Yoto sendiri sukses bukan masalah punya banyak uang tapi sukses bagi Kang Yoto adalah bisa bermanfaat bagi orang. Setidaknya itu yang dipesan oleh "mbok" (Ibu) Kang Yoto. Kang Yoto memberikan beasiswa ke murid-murid SMA adalah untuk bisa memberikan kesempatan kepada anak-anak pintar Bojonegoro yang tidak mampu untuk bisa memiliki kesempatan bersekolah lagi. Karena Kang Yoto yakin kelak nanti yang membuat Bojonegoro lebih maju, lebih baik lagi ada di tangan adik-adik sekalian.

“Kang Yoto titipkan Bojonegoro ke pundak adik-adik semua. Mulai sekarang jangan pernah tanya cita-cita, tapi tanyakan dimana nanti kelak kalian akan hidup serta bagaimana kalian akan hidup ditempat tersebut. Karena era saat ini kita harus pintar menjual. Baik itu menjual barang atau jasa namun juga harus bisa menjual hasil karya kita sendiri. Jadi, Kang Yoto harapkan persiapkan diri adik-adik sekalian sejak saat ini untuk berjuang di kemudian hari,” ujarnya. (mol/kik)

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Konser Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Bojonegoro Band papan atas Ungu menaiki panggung menyapa ribuan penonton dari berbagai penjuru di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro pada ...

1779872852.2121 at start, 1779872852.818 at end, 0.60587501525879 sec elapsed