News Ticker
  • Menag Nasaruddin Umar: Tiada Toleransi untuk Kekerasan Seksual
  • Prakiraan Cuaca 07 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 07 Mei dalam Sejarah 
  • Pemkab Bojonegoro Fasilitasi 100 UMKM Urus Legalitas Lewat Program SALEHA
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Dorong Kemandirian Puskesmas Lewat Optimalisasi BLUD
  • Alvin Putra dan Ridwan Firdaus, Dua Pelajar SMPN 1 Purwosari yang Sulap Limbah Bonggol Pisang Jadi Kandidat Pencegah Kanker
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Program Gayatri 2026 dan Perkuat Pendampingan Pascapenyaluran
  • Adaptasi Teknologi Digital, Guru TK di Bojonegoro Bekali Diri dengan Kemampuan Koding dan AI
  • Pemkab Bojonegoro Borong Tiga Penghargaan Ekosistem Halal Nasional
  • Prakiraan Cuaca 06 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Kalender Jawa, Besok Tanggal 06 Mei 2026 Jatuh pada Hari Rabu Pon
  • Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Gelar Raker Bahas Gayatri, Soroti Pentingnya Pendampingan Program
  • Inflasi Jawa Timur April 2026 Tembus 2,85 Persen Dipicu Lonjakan Harga Perawatan Pribadi dan Pangan
  • Tabrakan Motor di Kalitidu, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, 2 Lainnya Luka Ringan
  • Jemaah Haji Diimbau Batasi Barang Bawaan Demi Kelancaran Pergerakan ke Makkah
  • Kualitas Udara di Bojonegoro Alami Penurunan Drastis
  • Pemkab Bojonegoro Kembali Gulirkan Program Domba Kesejahteraan, Sasar 3.325 Penerima
  • Mengenal Hara Hachi Bu di Jepang, Rahasia Umur Panjang Lewat Kebiasaan Berhenti Makan Sebelum Kenyang
  • Prakiraan Cuaca 05 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 05 Mei dalam Sejarah
  • kalender Jawa, Besok tanggal 05 Mei 2026 jatuh pada hari Selasa Pahing
  • BSPS Jawa Timur Naik 10 Kali Lipat, Menteri PKP Targetkan 33 Ribu Rumah Tahun Ini
  • Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat
Wana Wisata Wono Aji Blora jadi Destinasi Wisata Baru

Wana Wisata Wono Aji Blora jadi Destinasi Wisata Baru

Blora - Guna mendorong tumbuhnya industri pariwisata di wilayah Kabupaten Blora bagian selatan, Pemerintah Kecamatan Kedungtuban bersama dengan Perhutani KPH Cepu, Pemerintah Desa Ngraho dan masyarakat setempat, memiliki gagasan  rintisan Wana Wisata Wono Aji yang berada di Dukuh Kedinding Desa Ngraho Kecamatan Kedungtuban.

 

Camat Kedungtuban, Dasiran SAg MSi mengatakan dengan memanfaatkan potensi hutan seluas 1,5 hektar yang ada di wilayah tersebut, sejumlah fasilitas penunjang dibangun untuk menarik pengunjung agar bisa datang bersama keluarga sembari melepas penat dan refreshing.

“Dalam waktu sepuluh hari sejak disetujui oleh Pak Adm Perhutani KPH Cepu untuk pinjam lahan hutannya, kita bersama masyarakat mulai membuat rumah pohon, beberapa spot selfie, ayunan, permainan anak, flying fox hingga arena trabas. Harapannya lokasi ini bisa menjadi lokasi daya tarik wisata baru di Kedungtuban,” tuturnya, Selasa (01/01/2019).

Menurutnya kedepan rintisan Wana Wisata Wono Aji ini akan diintegrasikan dengan keberadaan Bukit Kedinding yang mempunyai potensi air terjun, situs makam Purwosuci Kedinding dan dikerjasamakan dengan komunitas Jeep.

"Konsepnya wisata alam, karena berada di alam. Ada juga air terjun, namun untuk mencapai air terjun harus melewati jalan terjal yang cocok untuk kendaraan jeep." ujarnya

 

Bupati Djoko Nugroho yang berkesempatan hadir langsung dalam kegiatan Soft Opening pada Selasa (01/01/2019), didaulat untuk meresmikan dan melepas balon udara sebagai tanda dibukanya rintisan Wana Wisata Wono Aji. Yang mana dalam sambutannya, mengapresiasi adanya rintisan Wana Wisata Wono Aji di Kedungtuban itu.

“Apik iki, memanfaatkan potensi hutan untuk kegiatan pariwisata dan dikelola oleh BUMDes setempat. Ayo rubah pola pikir warga, jangan lagi menebang pohon di hutan secara ilegal untuk dijual. Mending hutannya digarap seperti ini untuk wisata, pohonnya tetap lestari namun tetap berpenghasilan,” ucap Bupati.

Bupati juga berjanji akan membantu pengembangan rintisan Wana Wisata Wono Aji yang ada di Dukuh Kedinding tersebut.

“Soft Opening kui tegese buka alon-alon, dibuka bertahap, dan masih membuka kesempatan bantuan dari pihak luar. Karena ini upaya yang bagus, tolong nanti Dinas Pariwisata (Dinporabudpar-red) bisa menganggarkan Rp 500 juta untuk pengembangannya. Tolong didesain sebagus mungkin yang bisa menarik kunjungan masyarakat dan mendorong perputaran ekonomi,” kata Bupati.

Sementara itu, Adm Perhutani KPH Cepu, Dadhut Sujanto yang juga hadir dalam soft opening menyatakan dukungannya untuk rintisan Wana Wisata Wono Aji. Pihaknya akan terus melakukan pendampingan agar pengelolaan wana wisata tersebut bisa berjalan baik tanpa merusak tanaman pokok hutan.

"Kami harap wisata ini tetap menjaga keasrian alam sehingga kita semua bisa tetap menjaga alam ," tuturnya (teg/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon

Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon

Bayangkan sebuah pagi di mana dunia berhenti sejenak dari kebisingannya. Kamu berdiri di hadapan sebuah pohon tua, sebuah monumen hidup ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1778123205.4894 at start, 1778123205.9711 at end, 0.48167490959167 sec elapsed