News Ticker
  • Genjot Target 16 Ribu Hektare, Pemkab Bojonegoro Bagikan Benih Tembakau Gratis ke Petani
  • Studi Banding ke Blitar Jadi Momentum DWP Bojonegoro Gali Inovasi Program Kerja
  • Penguatan Kesejahteraan Keluarga Lewat Sinergi PKK dan Layanan Terpadu di Baureno
  • Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput
  • 04 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 06 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Kecelakaan di Padangan, Bojonegoro, Seorang Pemotor Anak Meninggal Dunia
  • Kebutuhan Industri Tinggi Impor Kedelai Jawa Timur Melonjak 23,8 Persen Pada Awal 2026
  • Ratusan Pelajar Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jawa Timur
  • Ekspresi Bahagia Petani Bojonegoro Terima Bantuan Mesin Penunjang Produksi Pertanian
  • Dukung Modernisasi Pertanian Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Alsintan APBN 2026 Kepada Poktan
  • 03 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 03 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Stasiun Bojonegoro Layani Lebih dari 15 Ribu Pelanggan Selama Libur Panjang
  • Rupiah Anjlok, Pemprov Jatim Prioritaskan Ketahanan Pangan untuk Redam Inflasi
  • Antisipasi SPMB Sekolah Bermasalah, KPK Terbitkan SE Pencegahan Korupsi dan Gratifikasi
  • Paket Wisata KaGet, Terobosan Pemkab Bojonegoro Manjakan Wisatawan di Kawasan Geopark Kedewan
  • Sutarmini Resmi Purna Tugas, Pemkab Bojonegoro Apresiasi Prestasi Sembilan Tahun Pimpin Bank Daerah
  • Skrining Kanker Kolorektal Masuk Program Cek Kesehatan Gratis
  • 02 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 02 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Kalitidu Bojonegoro
  • Kemendag Perluas Akses Pasar Ekspor Produk Halal ke Afrika hingga Amerika
  • Sering Sakit Kepala di Pagi Hari, Kenali Beragam Penyebab dan Cara Mengatasinya
Pemkab Bojonegoro Targetkan Sertifikasi Sejumlah Asset Daerah

Pemkab Bojonegoro Targetkan Sertifikasi Sejumlah Asset Daerah

Bojonegoro - Sejumlah asset tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang tersebar di berbagai wilayah, masih banyak yang belum bersertifikat. Untuk itu pada tahun 2019 ini, Pemkab Bojonegoro akan mengajukan pembuatan sertifikat tanah ke Badan Pertanahaan Nasional (BPN) Bojonegoro.
 
Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro, Yusnita Liasari ST MSi, kepada sejumlah awak medai pada Selasa (18/06/2019) menuturkan bahwa pengajuan sertifikat tersebut sebagai upaya untuk mengantisipasi  timbulnya sengketa tanah.
 
"Karena Idealnya semua bidang-bidang tanah milk Pemkab Bojonegoro itu mempunyai sertifikat. Namun sayangnya, belum semua bidang tanah tersebut bersertifikat." tutur Yusnia Liasari.
 
Lia juga meuturkan, bahwa pada tahun 2019 ini, Pemkab Bojonegoro akan mengajukan sebanyak 40 bidang tanah untuk disertifikakan ke BPN Bojonegoro. 
 
Adapun bidang-bidang tanah yang akan disertifikatkan tersebut antara lain: 1). IPAL di Kelurahan Ledok Kulon Kecamatan Bojonegoro Kota, seluas 1.822 meter persegi; 2). SD Leran Kecamatan Kalitidu, seluas 774 meter persegi; 3). Museum Samin di Kecamatan Margomulyo, seluas 2.283 meter persegi; 4). Kantor Kecamatan Sugihwaras, seluas 605 meter persegi;  5). Rumah Cagar Budaya di Kecamatan Padangan, seluas 326 meter persegi; 6). Kantor Kecamatan Bubulan, seluas 3.875 meter persegi; 7). SDN Karang Pacar Kecamatan Bojonegoro Kota, seluas 767 meter persegi;
 
Kemudian 8). TPS Sampah Ngumpak Dalem Kecamatan Dander, seluas 3.136 meter persegi; 9). Kantor Kecamatan Dander, seluas 1.250 meter persegi; 10). Kantor Kecamatan Kasiman, seluas 3.385 meter persegi; 11). Puskesmas Kepohbaru, seluas 5.180 meter persegi; 12). Koramil Sekar, seluas 513 meter persegi; 13). Pasar Sugihwaras, seluas 3.718 meter persegi; 14). TPA sampah di Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk, seluas 12.353 meter persegi; 15). Puskesmas Temayang, seluas 3.500 meter persegi;
 
"Pengajuan sertifikat ini  tentunya untuk kepentingan hak pakai serta menyangkut keberadaan legal formal asset Pemkab yang berupa tanah." katanya mengimbuhkan.
 
 
 

Kepala Bagian Perlengkapan Setda Bojonegoro, Yusnita Liasari ST MSi, saat memberikan keterangan pers, Selasa (18/06/2019)

 
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro, Ibnu Soeyoeti SE MSi mengatakan, sampai dengan bulan Juni 2019, jumlah tanah Pemkab Bojonegoro yang sudah bersertifikat sebanyak 889 bidang dengan luas total 4.900.376,79 meter persegi; dengan total harga perolehan sebesar Rp. 1,43 triliun.
 
"Sementara, jumlah tanah Pemkab Bojonegoro yang belum bersertifikat sampai saat ini mencapai 453 bidang dengan luas 1.397.586,50 meter persegi; dengan total harga perolehan sebesar 229,12 miliar." kata Ibnu Soeyoeti
 
Secara terpisah, Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah, melalui Kabag Humas Protokol Setda Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto menyampaikan bahwa terkait asset pembelian tanah sejak 1997 sampai dengan tahun 2018 yang belum diurus sertifikatnya, Pemkab Bojonegoro membuat tim khusus untuk menagani sertifikasi tersebut.
 
"Pemkab akan membetuk tim khusus  untuk segera mempercepat sertifikasi asset-asset Pemkab Bojonegoro ke BPN Bojonegoro." tutur Bupati sebaaimana disampaikan Kabag Humas dan Protokol, Heru Sugiharto. (red/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1780553027.3989 at start, 1780553027.7117 at end, 0.31281709671021 sec elapsed