News Ticker
  • Nanas dan Daun Pepaya Ampuh Mengempukkan Daging Alot, Pakar IPB Jelaskan Cara Kerjanya
  • 28 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 28 Mei 2026
  • PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa
  • Pemprov Jatim Perkuat Sistem Kebencanaan Lewat Perda Baru, Tekankan Kolaborasi dan Inklusi
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Inovasi Pendidikan Lewat Forum 100 Ide Inspira Risbo
  • Mas Bambang, Sapi Kurban Banpres Prabowo untuk Warga Bojonegoro Disalurkan Melalui Ponpes Modern Al Fatimah
  • Dinsos Bojonegoro dan BI Jatim Edukasi CBP Rupiah untuk Penyandang Tunanetra
  • Bupati Bojonegoro Salat Id di Darussalam, Wabup di Babus Sofa
  • 27 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 27 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Gubernur Khofifah Kunjungi Peternak Hewan Kurban di Bojonegoro
  • Lahan 8,7 Hektar di Depan Pasar Sido Makmur Disulap Jadi Kampus UNY, Penerimaan Mahasiswa Dimulai 2027
  • Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp10,3 Miliar di Bojonegoro dan Resmikan Masjid Nur Khofifah
  • 26 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Mei 2026
  • Bukan Hanya Kurangi Limbah Pakaian, RE3 FOR-E PNM Turut Alirkan Manfaat bagi Usaha Nasabah Laundry
  • PLN Nusantara Power Tanjung Awar-Awar Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Lewat Program Perluasan UMKM Permata
  • Gubernur Khofifah Sidak Kondisi Pasar di Bojonegoro, Pastikan Harga Sembako Stabil
  • Cara Cerdas Petani Bojonegoro Menguatkan Ekonomi Keluarga
  • Rumah Warga di Kantor, Bojonegoro Ludes Terbakar Akibat Korsleting, Kerugian Rp 50 Juta
  • Guru Honorer SMA SMK di Jatim Berpeluang Jadi Tenaga Ahli Melalui Uji Kompetensi
  • Penderita Thalasemia Perlu Waspada Konsumsi Zat Besi, Dokter Ingatkan Risiko Penumpukan di Organ
  • 25 Mei dalam Sejarah
Pemkab Bojonegoro Targetkan Sertifikasi Sejumlah Asset Daerah

Pemkab Bojonegoro Targetkan Sertifikasi Sejumlah Asset Daerah

Bojonegoro - Sejumlah asset tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang tersebar di berbagai wilayah, masih banyak yang belum bersertifikat. Untuk itu pada tahun 2019 ini, Pemkab Bojonegoro akan mengajukan pembuatan sertifikat tanah ke Badan Pertanahaan Nasional (BPN) Bojonegoro.
 
Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro, Yusnita Liasari ST MSi, kepada sejumlah awak medai pada Selasa (18/06/2019) menuturkan bahwa pengajuan sertifikat tersebut sebagai upaya untuk mengantisipasi  timbulnya sengketa tanah.
 
"Karena Idealnya semua bidang-bidang tanah milk Pemkab Bojonegoro itu mempunyai sertifikat. Namun sayangnya, belum semua bidang tanah tersebut bersertifikat." tutur Yusnia Liasari.
 
Lia juga meuturkan, bahwa pada tahun 2019 ini, Pemkab Bojonegoro akan mengajukan sebanyak 40 bidang tanah untuk disertifikakan ke BPN Bojonegoro. 
 
Adapun bidang-bidang tanah yang akan disertifikatkan tersebut antara lain: 1). IPAL di Kelurahan Ledok Kulon Kecamatan Bojonegoro Kota, seluas 1.822 meter persegi; 2). SD Leran Kecamatan Kalitidu, seluas 774 meter persegi; 3). Museum Samin di Kecamatan Margomulyo, seluas 2.283 meter persegi; 4). Kantor Kecamatan Sugihwaras, seluas 605 meter persegi;  5). Rumah Cagar Budaya di Kecamatan Padangan, seluas 326 meter persegi; 6). Kantor Kecamatan Bubulan, seluas 3.875 meter persegi; 7). SDN Karang Pacar Kecamatan Bojonegoro Kota, seluas 767 meter persegi;
 
Kemudian 8). TPS Sampah Ngumpak Dalem Kecamatan Dander, seluas 3.136 meter persegi; 9). Kantor Kecamatan Dander, seluas 1.250 meter persegi; 10). Kantor Kecamatan Kasiman, seluas 3.385 meter persegi; 11). Puskesmas Kepohbaru, seluas 5.180 meter persegi; 12). Koramil Sekar, seluas 513 meter persegi; 13). Pasar Sugihwaras, seluas 3.718 meter persegi; 14). TPA sampah di Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk, seluas 12.353 meter persegi; 15). Puskesmas Temayang, seluas 3.500 meter persegi;
 
"Pengajuan sertifikat ini  tentunya untuk kepentingan hak pakai serta menyangkut keberadaan legal formal asset Pemkab yang berupa tanah." katanya mengimbuhkan.
 
 
 

Kepala Bagian Perlengkapan Setda Bojonegoro, Yusnita Liasari ST MSi, saat memberikan keterangan pers, Selasa (18/06/2019)

 
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro, Ibnu Soeyoeti SE MSi mengatakan, sampai dengan bulan Juni 2019, jumlah tanah Pemkab Bojonegoro yang sudah bersertifikat sebanyak 889 bidang dengan luas total 4.900.376,79 meter persegi; dengan total harga perolehan sebesar Rp. 1,43 triliun.
 
"Sementara, jumlah tanah Pemkab Bojonegoro yang belum bersertifikat sampai saat ini mencapai 453 bidang dengan luas 1.397.586,50 meter persegi; dengan total harga perolehan sebesar 229,12 miliar." kata Ibnu Soeyoeti
 
Secara terpisah, Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah, melalui Kabag Humas Protokol Setda Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto menyampaikan bahwa terkait asset pembelian tanah sejak 1997 sampai dengan tahun 2018 yang belum diurus sertifikatnya, Pemkab Bojonegoro membuat tim khusus untuk menagani sertifikasi tersebut.
 
"Pemkab akan membetuk tim khusus  untuk segera mempercepat sertifikasi asset-asset Pemkab Bojonegoro ke BPN Bojonegoro." tutur Bupati sebaaimana disampaikan Kabag Humas dan Protokol, Heru Sugiharto. (red/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Konser Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Bojonegoro Band papan atas Ungu menaiki panggung menyapa ribuan penonton dari berbagai penjuru di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro pada ...

1779940817.4446 at start, 1779940817.8785 at end, 0.43397188186646 sec elapsed