News Ticker
  • Sumur Bor di Margomulyo Bojonegoro Semburkan Gas dan Jika Disulut Keluarkan Api
  • Tekan Angka Kecelakaan, Aparat Gabungan di Bojonegoro Razia Kendaraan Angkutan Barang
  • 22 Hektare Semak Belukar Hutan Jati di Dander Bojonegoro Terbakar
  • Rumah Warga Sukosewu Bojonegoro Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 40 Juta
  • Update Corona Bojonegoro 13 Juli: Total Positif 187, Dirawat 97, Sembuh 72, Meninggal 18
  • Hari ini 14 Orang Positif Corona di Bojonegoro Sembuh, Positif Baru 6 Orang
  • KORPRI Blora Salurkan 1.000 Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19
  • Bupati Blora Imbau Masyarakat Tetap Taati Protokol Kesehatan Covid-19
  • Kelompok Ternak di Desa Jono Temayang, Bojonegoro, Olah Kotoran Sapi Menjadi Biogas
  • Agar Populasi Ternak di Bojonegoro Meningkat, Bupati Minta Sapi Betina Jangan Dipotong
  • Update Corona Bojonegoro 12 Juli: Tak Ada Kasus Baru, Positif Tetap 181, Sembuh 58, Meninggal 18
  • Menengok Usaha Penggemukan Kambing, Kelompok Ternak 'Tunggal Jagad' Desa Ngampal, Bojonegoro
  • Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro
  • Update Corona Bojonegoro 11 Juli: ODP 24, PDP 4, Total Positif 181, Sembuh 58, Meninggal 18
  • Hari Ini Positif Corona di Bojonegoro Bertambah Lagi 8 Orang dan Meninggal Dunia 1 Orang
  • PBG Tuban Bersama EMCL Gelar Webinar Digital Library
  • Pemkab Bojonegoro Terbitkan Panduan Pelaksanaan Permulaan Masuk Sekolah Tahun 2020
  • Update Corona Bojonegoro 10 Juli: ODP 27, PDP 3, Total Positif 173, Sembuh 58, Meninggal 17
  • Positif Corona di Bojonegoro Kembali Bertambah 9 Orang dan Sembuh 1 Orang
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Sertijab Kasat Intelkam dan 4 Kapolsek
  • Hingga Akhir Juni 2020, Stok Pupuk Bersubsidi di Bojonegoro Masih Tercukupi
  • Update Corona Bojonegoro 9 Juli: ODP 28, PDP 3, Total Positif 164, Sembuh 57, Meninggal 17
  • Positif Corona di Bojonegoro Hari Ini Kembali Tambah 9 Orang dan Sembuh 4 Orang
  • Jalin Persahabatan, Penerima Beasiswa Banyu Urip di Bojonegoro Gelar Pertemuan Online
  • Polsek Kradenan Blora Amankan Seorang Pelaku Perjudian Jenis Togel

Resensi Buku

Disruption

Penasaran bukan?. Kata ini sudah viral dan menjadi trending topik semenjak didengungkannya revousi industri 4.0. Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB) sudah dua tahun lalu mengoleksi buku ini serta karya Rhenald Kasali yang lain seri setelah Disruption yaitu Tomorrow is Today. Untuk resensi kali ini saya ingin mengupas buku Disruption.
 
Apa sih arti satu kata yang lagi ngetren di abad 21 ini. Hati – hati apakah usaha Anda sudah ter-disrupsi atau malahdigantikan dengan usaha lain yang tidak terlihat, pelan pelan namun mereka mambu melakukan perubahan besar. Kira kira begitulah pesan singkat dari buku ini. Disruption terjadi di setiap bidang kehidupan. Bidang ekonomi, sosial, budaya, hukum, pendidikan, kesehatan dan pemerintahan. Pada dasarnya disruption adalah inovasi yang akan menggantikan seluruh sistem lama atau orang lama (incumbent) dengan cara-cara baru atau orang orang baru (start up). Disrupsi berpotensi menggantikan pemain-pemain lama dengan baru. Disrupsi bisa dilihat sebagai sesuatu yang positif karena merupakan sebuah inovasi yang dinamis dan serba efisien, efektif dan serba canggih. Karakter dari abad 21 yang dikenal juga dengan era revolusi 4.0 adalah cepat, mengejutkan dan memindahkan. Jika perusahaan perusahaan besar tidak berinovasi maka mereka akan terancam punah, seperti punahnya hewan super besar dinosaurus yang tidak mampu beradaptasi akhirnya punah. Jadi mulai sekarang kita harus sepakat dengan disruptive mindset.
 
 
Kalau perekonomian masih tumbuh, sementara usaha Anda mengalami kemunduran, itu pertanda ada lawan-lawan baru yang tak terlihat. Temukanlah, gunakan ilmunya untuk menciptakan sesuatu yang baru. Perlu merubah mindset dalam era disrupsi ini, bukan lagi pemilik modal yang berkuasa namun dia yang terinovatif yang akan menguasai usaha di segala bidang kehidupan ini. Bisnis kecil yang inovatif bisa menggusur bisnis besar yang sudah berdiri tahunan bahkan puluhan tahun yang lalu. Contohnya ponsel yang sangat terkenal 10 tahun lalu Nokia begitu ngetren di masyarakat, dengan adanya smart phone / android maka habislah perusahaan yang telah mendunia ini. Toko Matahari sekarang sudah mulai sepi karena digantika dengan olshop (online shop) toko fashion yang dijual secara online, mereka cukup mempromokan baju mereka di media sosial dengan biaya promosi yang super murah, lalu siap mengantar sampai ke tempat tujuan, bayarnya nanti jika barang sudah diterima pembeli. Cukup simple, cepat, berbiaya murah, canggih bukan. Pembeli tinggal klik klik smart phone mereka tanpa pergi kemana-mana membuang biaya. Cukup di tempat pesanan baju mereka datang. Layanan kini berkembang tidak hanya fashion, namun makanan, angkutan, buku bacaan, kendaraan, barang rumah tanggapun bisa beli secara online. Hemat dan simpel bukan?
 
 
Menurut Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, ada lima hal penting dalam disruption.
 
1).Disruption akan berakibat penghematan banyak biaya melalui proses bisnis yang menjadi lebih simpel. Karena kebutuhan manusia yang dibutuhkan sekarang ini cukup dengan order lewat aplikasi di smartphone maka segala kebutuhan akan tersedia dengan cepat.
2.Disruption akan membuat kualitas apapun yang dihasilkannya lebih baik ketimbang yang sebelumnya. Kualitas dari segi produk dan pelayanan. Mereka terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan hidup agar lebih praktis.
3).Disruption berpotensi menciptakan pasar baru, atau membuat mereka yang selama ini ter-eksklusi menjadi ter-inklusi. Membuat pasar yang selama ini tertutup menjadi terbuka. Sekelompok perusahaan baru seperti gojek misalnya mereka memiliki komunitas sopir sepeda motor/ mobil yang terhubung secara online 24 jam. Jadi kapan pun kita butuh bepergian cukup panggil gojek/grab yang siap mengantar.
4).Disruption akan menghasilkan produk/jasa yang jauh lebih mudah diakses atau dijangkau oleh para penggunanya. Karena sudah modern maka dalam melayani customer menggunakan aplikasi lewat smartphpne. Jadi siapapun jika memiliki smartphone maka dengan mudah bisa mengkases informasi.
 
Disruption membuat segala sesuatu kini menjadi serba smart. Lebih pintar, lebih menghemat waktu dan lebih akurat. Itulah yang diharapkan di abad 21 ini serba pintar, efisien dan efektif. Sampai di sini sudahkah Anda memahami disruption?
 
Mereka mengubah model hubungan ekonomi “some people don’t like change, but you need to embrace change if the alternative is disaster” – Ellen Musk “ beberapa orang tidak menyukai perubahan tetapi Anda harus menerima perubahan jika pilihannya adalah bencana”.
 
 
Siap tidak siap, kita harus siap dan menerima perubahan di abad 21 ini yang serba cepat. Karena jika kita tidak mau berubah maka kita kan terkena bencana.
 
Ekonomi saat ini berangsur tidak lagi terpusat  di sekelompok orang yang menerapkan prinsip ekonomi yang semakin hari menimbulkan persoalan seperti korupsi, mafia, birokrasi yang fokus pada perizinan, pemerintahan yang tidak tertib, aturan yang lebih mempersulit koordinasi, rentan terhadap gejolak ekonomi tetapi dalam pertumbuhannya terganggu krisis, semakin mempertajam jurang antara kaya dan miskin. Maka masyarakat yang tidak berada dalam kelompok kapitalis ini berusaha mencari jalan keluar sendiri.
 
Kehadiran teknologi mengubah bentuk ekonomi di atas sedemikian rupa, kecurangandan perilaku korupsi disorot publik, perizinan yang berbelit ditentang, kepemilikan tanah oleh segelintir orang dipertanyakan. Orang orang baik pun tampil ke depan menawarkan ekonomi berbagi. Bentuk baru ekonomi yang lebih kolaboratif dan menciptakan efek deflasi atau penurunan harga. Mereka tumbuh dari kemerdekaan ekonomi kelas bawah yang masuk ke arena pasar bahkan mudah mencari modal dari investor di luar negeri.
 
Kita perlu memahami dengan jernih apa yang sebenarnya terjadi dan paham teori dan teknologi yang membuat sektor kita tangani terdisrupsi dan dapat berdamai dengan perubahan. Ciptakan cara baru dalam kehidupan abad 21 ini. Saatnya move on jika tidak ingn punah.
 
 
Setelah membaca buku setebal  478 halaman selama satu bulan maka saya tarik benang merah tentang kelebihan dan kekurangan buku ini.
 
Kelebihan buku ini
 
1).Buku ini memberikan banyak contoh punahnya perusahaan besar nasional ataupun internasional yang tidak siap menerima perubahan global. Sehingga kita bisa menimba pengalaman harus melakukan disrupsi agar tidak ketinggalan dan tidak punah tergerus oleh majunya zaman.
2).Adanya perubahan baru dalam berpikir yaitu disruptive mindset. Sedia setiap saat, real time, terbuka. Jangan berpikir liniear tapi harus berpikir cepat dan eksponensial.
3).Buku ini layak dibaca oleh orang tua dalam mempersiapkan masa depan anaknya. Pemerintah dalam mengatur kebijakan agar sejalan dan bisa menjawab tantangan abad 21 ini. Pengusaha dalam menjalankan bisnisnya agar tidak gagal. Pendidik untuk memperkenalkan dunia pada siswanya. Pelajar/mahasiswa untuk menyiapkan diri sebelum terjun langusng ke dunia nyata.Masyarakat umum juga pastinya agar memiliki distruptive mindset dan meninggalkan kebiasaan yang sudah tidak lagi relevan dengan perubahan zaman.
 
Kekurangan buku ini
 
1).Ada beberapa istilah asing yang belum diterjemahkan sehingga pembaca harus kreatif dan tepat dalam mengartikan
 
Penulis                   : Rhenald Kasali
Tata letak isi           : Mulyono
Desain sampul       : Gerald Stefano
Penerbit                  : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan pertama    : Februari 2017
Cetakan kedua       : April 2017
Tebal                      : 478 halaman
ISBN                       : 978-602-03-3868-2
 
 
Peresensi: Frensi Agustina SPd (Manajer Bimbel Gugusan Bintang YKIB)
Berita Terkait

Videotorial

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama, salah satunya melalui video, pada Minggu (29/03/2020) . Kampanye besar kedua ini dilakukan untuk ...

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Corona Asal Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro

Bojonegoro - Seorang warga Kabupaten Bojonegoro, yang berstatus positif terkonfirmasi virus Corona (Covid-19), pada Sabtu (11/07/2020), sekitar pukul 01.30 WIB ...

Teras

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

DALAM tulisan sebelumnya, untuk kembali membangun Persibo, menurut penulis paling tidak ada tiga hal utama yaitu, pertama aspek legalitas, kedua ...

Opini

Waspadai Efek Negatif Sampah Medis Covid-19

Virus Corona

Waspadai Efek Negatif Sampah Medis Covid-19

KITA tiba di sebuah era penyesuaian menuju tatanan baru di bumi kita tercinta ini. Selamat datang pada era kenormalan baru ...

Quote

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

Quote Islami

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

KONDISI mewabahnya virus Corona (Covid-19) dalam bulan Ramadan ini tidak mengalami penurunan, bahkan semakin meningkat, maka untuk mencegah bahkan memutus ...

Sosok

Petani di Ngasem Bojonegoro ini Mencoba Peruntungan Dengan Menanam Buncis

Petani di Ngasem Bojonegoro ini Mencoba Peruntungan Dengan Menanam Buncis

Bojonegoro - Berawal dari niat untuk memaksimalkan hasil dari sawah yang dimilikinya, Charis Manan (39) petani asal Dusun Gempol Garut ...

Eksis

Seniman Barongan Blora, Berupaya Eksis di Tengah Pandemi Covid-19, Melalui Media Sosial

Komunitas

Seniman Barongan Blora, Berupaya Eksis di Tengah Pandemi Covid-19, Melalui Media Sosial

Blora - Belum diizinkannya pertunjukan seni budaya di tatanan New Normal yang melibatkan banyak penonton oleh Gugus Tugas Percepatan Pananganan ...

Infotorial

Program Pengembangan Masyarakat ExxonMobil Cepu Limited

Program Pengembangan Masyarakat ExxonMobil Cepu Limited

Banyu Kanggo Urip Banyune Resik, Uripe Apik AIR BERSIH merupakan kebutuhan dasar bagi kita. Seluruh aspek kehidupan ditunjang dengan keberadaan ...

Berita Foto

Jenazah ODP Asal Surabaya Dimakamkan di Kanor Bojonegoro dengan Protokol Covid-19

Virus Corona

Jenazah ODP Asal Surabaya Dimakamkan di Kanor Bojonegoro dengan Protokol Covid-19

Bojonegoro - Jenazah warga Kota Surabaya yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19), yang meninggal di Rumah Sakit ...

Feature

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Bojonegoro - Sebagian masyarakat Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (07/02/2020) pagi, menggelar tradisi Nyadran atau Manganan, dengan ...

Religi

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

Oase Ramadan

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

KARENA pelaksanaan salat idulfitri berjamaah di tanah lapang atau di masjid rentan mengorbankan kepentingan yang lebih utama, yaitu memutus rantai ...

Pelesir

Jelang New Normal, Perajin Gerabah Desa Rendeng Malo, Bojonegoro, Lakukan Sejumlah Persiapan

Jelang New Normal, Perajin Gerabah Desa Rendeng Malo, Bojonegoro, Lakukan Sejumlah Persiapan

Bojonegoro - Dampak pandemi virus Corona (Covid-19) yang melanda Indonesia juga berimbas pada sektor wisata di Kabupaten Bojonegoro, salah satunya ...

Hiburan

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Full Moon Festival #2

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Bojonegoro - Full Moon Festival kembali digelar untuk yang kedua kalinya, Selasa (10/03/2020) malam, di puncak di Negeri Atas Angin ...

Statistik

Hari ini

4.007 kunjungan

5.405 halaman dibuka

137 pengunjung online

Bulan ini

77.870 kunjungan

112.154 halaman dibuka

Tahun ini

2.366.553 kunjungan

3.401.627 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 476.550

Indonesia: 8.734

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1594724337.4212 at start, 1594724337.6665 at end, 0.24536299705505 sec elapsed