News Ticker
  • PNM Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia Lewat PNM Mengajar
  • Industri Migas Berdampingan dengan Pertanian, Bojonegoro Kokohkan Posisi Lumbung Pangan Terbesar Kedua di Jatim
  • Beroperasi Sejak September 2025, Pengoplos LPG 3 Kg di Kapas Diringkus Polres Bojonegoro
  • BPOM Ungkap 22 Produk Berbahaya Picu Stroke dan Ginjal Rusak, Ini Rinciannya
  • Kolom Abu Setinggi Satu Kilometer Keluar dari Kawah Gunung Semeru Jumat Pagi
  • Uji Konsekuensi Informasi Publik, Pemkab Bojonegoro Kaji Aturan Data Rahasia
  • Band Ungu Bakal Tampil di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro, Sabtu 23 Mei 2026
  • PMI Bojonegoro Gelar Jalan Sehat Bareng Bupati Peringati Hari Palang Merah Sedunia, Ayo Ikutan
  • Disperinaker Bojonegoro Gelar Pelatihan Bahasa Jepang, Fasilitasi Pencari Kerja ke Luar Negeri
  • 22 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 22 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Avanza Tabrak Isuzu Elf dan Motor di Dander, Bojonegoro, 4 Orang Luka-Luka
  • Sinergi PLN dan Dinsos Jatim Hadirkan Layanan Omah Terapi-KU untuk Kelompok Rentan
  • Jejer Sejajar dan Bermartabat, Ruang Ekspresi Inklusif Seni Rupa Difabel Bojonegoro
  • Buruh Rokok Bojonegoro Terima BLT DBHCHT 2026 Paling Cepat di Jawa Timur
  • Disperinaker Bojonegoro Gelar Kelas Karir Gratis untuk Sarjana Muda, Hadirkan Coach Priyo Lelaki
  • Pemkab Bojonegoro Kembali Salurkan Rp 13 M BLT Cukai Tembakau 2026 Bagi Belasan Ribu Buruh Rokok
  • 21 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 21 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Ditinggal Sopir Makan, Truk Parkir di Kalitidu, Bojonegoro Jalan Sendiri Tabrak 2 Motor dan Satu Mobil
  • Jangan Sepelekan Perubahan pada Kaki, Bisa Jadi Tanda Awal Kerusakan Ginjal
  • Truk Boks vs Isuzu Panther di Dander, Bojonegoro, 4 Orang Luka-Luka
  • Momen Harkitnas ke-118 Bojonegoro, Wabup Nurul Azizah Serukan Penguatan Sinergi dan Pelayanan Publik
  • Penguatan Literasi Sejak Dini, Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Bertutur Cerita Lokal untuk Siswa SD dan MI
Komisi B DPRD Bojonegoro Lakukan Kunker, Tanggapi Aduan Masyarakat Sekitar Proyek JTB

Komisi B DPRD Bojonegoro Lakukan Kunker, Tanggapi Aduan Masyarakat Sekitar Proyek JTB

Bojonegoro - Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (13/11/2019), laksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Gayam, dalam rangka menanggapi aduan masyarakat Kecamatan Gayam, yang berada di sekitar Proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran - Tiung Biru (JTB), agar dilibatkan dalam pekerjaan proyek JTB tersebut. 
 
Selain itu, warga melaporkan banyak korban kecelakaan akibat kendaraan berat yang melintas di jalur proyek JTB tersebut.
 
 
Dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan di Balai Kecamatan Gayam tersebut, Komisi B DPRD Bojonegoro memfasilitasi atau melakukan mediasi antara PT Rekayasa Industri (Rekind), selaku pelaksana utama pekerjaan rekayasa, pengadaan dan konstruksi atau (EPC) fasilitas pemrosesan gas (GPF) untuk proyek Jambaran-Tiung Biru, dengan masyarakat sekitar proyek, khususnya warga masyarakat di Kecamatan Gayam.
 
Acara tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Hj Mitroatin SPd, didampingi Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sally Atyasami SKm MKm; Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sigit Kuahariyanto SE MM, Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Eko Prabowo, dan anggota Komisi B DPRD Bojonegoro, Choirul Anam SThI MM, Lasuri, M Suparno SE, Neles Sunaryo, Sudiyono, Dony Bayu Setiawan SH.
 
Turut hadir juga Camat Gayam Ir Agus Hariana MSi, perwakilan dari PT Rekayasa Industri (Rekind), yang diwakili Field Manager Rekind, Zaenal Arifin, perwakilan warga masyarakat Kecamatan Gayam.
 
 
 
Kunjungan kerja Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, ke Kecamatan Gayam, dalam rangka menanggapi aduan masyarakat Kecamatan Gayam, yang berada di sekitar JTB. Rabu (13/11/2019)
 
Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sally Atyasami SKm MKm; kepada awak media ini mengatakan bahwa pertemuan tersebut dikarenakan pihaknya merespon setelah dua minggu lalu ada surat dari warga masyarakat Gayam yang diterima oleh DPRD Bojonegoro, bahwa terkait proyek di JTB yang dikerjakan oleh Rekind ,banyak masyarakat yang mengeluh, pertama terkait dengan minimnya kontribusi Rekind terhadap kontraktor lokal.
 
"Jadi mereka merasa sulit sekali mengakses pekerjaan dari Rekind, karena kriterianya terlalu tinggi sehingga mereka meminta kita untuk memfasilitasinya, karena menurut mereka aksesnya agak sulit." tutur Sally Atyasami.
 
Yang kedua, lanjut  Sally Atyasami, tentang amdal lalin. Warga melaporkan banyak korban kecelakaan akibat kendaraan berat yang melintas di jalur utama, karen dekat dengan pemukiman, meskipun sudah ada peringatan, sudah ada flag, sudah ada tanda, kalau kecepatan 20 kilometer per jam.
 
"Tapi masih banyak kendaraan proyek yang membahayakan penduduk. Bahkan kabarnya ada korban meninggal yang tertabrak." kata Sally Atyasami.
 
 
Masih menurut Sally Atyasami bahwa sebetulnya pada Rabu (13/11/2019) hari ini, Komisi B DPRD Bojonegoro diagendakan datang ke Rekin Pusat.
 
"Cuma kita menunda satu hari, karena ada surat ini. Jadi besok akan kita tindak lanjuti surat ini, dan menjembatani beberapa hal yang sudah disampaikan, untuk jadi materi kita besok di Rekind," tutur Sally Atyasami.
 
Masih menurut, Sally Atyasami permasalahan utamanya adalah sebetulnya ada peluang bisnis yang tidak bisa diakses, karena ada informasi yang terputus, karena warga tidak mengerti, pengusaha lokal tidak mengerti caranya bagaimana.
 
Menurutnya, harusnya ada peran pemerintah Kabupaten, harusnya dinas terkait menyiapkan pengusaha-pengusaha lokal untuk jemput proyek.
 
"Selama ini terkonsentrasi tenaga kerjanya saja, pelatihan tenaga kerja. Tapi kita tidak pernah berbicara tentang pengusahanya. Ayo dikumpulin, oh ini Rekind butuh ini dan ini. Kira-kira mumpuni apa tidak, Itu yang harusnya dijembatani Pemerintah Kabupaten, yang akhirnya mereka memenuhi kriteria itu." tutur Sally Atyasami.
 
 
Salah seorang warga Kecamatan Gayam, Slamet Riadi, dirinya sebagai kontraktor lokal berharap agar dilibatkan dalam paket pekerjaan di proyek JTB oleh Rekind. Ia juga menyampaikan bahwa sebagai kontraktor lokal, sangat kesulitan mengakses paket-paket pekerjaan dari Rekind.
 
"Saat ini kita sedang berjuang bagaiamana caranya kita harus bisa dapat pekerjaan, pokoknya judulnya kali ini perjuangan," ujar Slamet Riadi.
 
Salah seorang kontraktor lokal lainnya, Sugeng Handoyo, dirinya menginginkan akuratisasi validasi data pekerja di proyek JTB jangan sampai banyak tenaga kerja dari luar daerah.
 
Ia juga menyampaikan terkait adanya kecelakaan yang terjadi di akses jalan poros Desa Gayam menuju proyek JTB, yang menurutnya karena kecepatan kendaraan melebihi batas kecepatan yang ditentukan.
 
"Kontraktor lokal masih kesulitan dalam ikut sub kontraktor," tutur Sugeng Handoyo.
 
Salah satu warga Desa Gayam lainnya, Wahib mengatakan bahwa dirinya sebagai warga lokal meminta pihak rekind agar dilibatkan bekerja di Rekind.
 
"Masak kita yang warga lokal Bojonegoro sebagai penonton saja, kita siap menyesuaikan kebutuhan yang diharapkan sesuai posisi pekerjaanya skill atau non skill." tutur Wahib.
 
 
 
Kunjungan kerja Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, ke Kecamatan Gayam, dalam rangka menanggapi aduan masyarakat Kecamatan Gayam, yang berada di sekitar JTB. Rabu (13/11/2019)
 
Sementara, Field Manager PT Rekayasa Industri (Rekind) Zaenal Arifin mengatakan, bahwa pihaknya saat ini sedang menyamakan persepsi, bahwa proyek JTB tidak bisa meninggalkan konten lokal.
 
"Kita mencoba merangkul konten lokal akan tetapi tidak bisa memuaskan semua," tutur Zaenal Arifin
 
Menurut Zaenal Arifin, saat ini pihaknya sudah melibatkan 69 persen konten lokal, untuk keterlibatan di man power sedangkan untuk non lokalnya sekitar 31 persen.
 
"Apalagi saat ini progres kontruksi sudah mencapai 15 persen untuk konstruksi, sedangkan EPC secara keseluruhan sudah mencapai 39 persen, kita harus selesai Juli 2021 dan kita optimis harus selesai." tutur Zaenal Arifin. (dan/imm)
 
 
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1779464281.2838 at start, 1779464282.1819 at end, 0.89810490608215 sec elapsed