News Ticker
  • Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya
  • Akses Izin Air Tanah Dipermudah, Kemen ESDM Percepat Program Sumur Bor Pertanian Bojonegoro
  • Target PTSL Bojonegoro Bertambah Menjadi 35 Desa Dampak Pengalihan Kuota Pusat
  • Gerakan Pangan Murah di Purwosari Bojonegoro Catat Omzet Puluhan Juta Rupiah
  • Atasi Genangan Kronis, Wabup Bojonegoro Sidak Drainase dan Temukan Pompa Tidak Maksimal
  • Antisipasi El Nino Ekstrem, Pemkab Bojonegoro Petakan 73 Desa Rawan Kekeringan
  • Menag Nasaruddin Umar: Tiada Toleransi untuk Kekerasan Seksual
  • Prakiraan Cuaca 07 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 07 Mei dalam Sejarah 
  • Pemkab Bojonegoro Fasilitasi 100 UMKM Urus Legalitas Lewat Program SALEHA
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Dorong Kemandirian Puskesmas Lewat Optimalisasi BLUD
  • Alvin Putra dan Ridwan Firdaus, Dua Pelajar SMPN 1 Purwosari yang Sulap Limbah Bonggol Pisang Jadi Kandidat Pencegah Kanker
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Program Gayatri 2026 dan Perkuat Pendampingan Pascapenyaluran
  • Adaptasi Teknologi Digital, Guru TK di Bojonegoro Bekali Diri dengan Kemampuan Koding dan AI
  • Pemkab Bojonegoro Borong Tiga Penghargaan Ekosistem Halal Nasional
  • Prakiraan Cuaca 06 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Kalender Jawa, Besok Tanggal 06 Mei 2026 Jatuh pada Hari Rabu Pon
  • Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Gelar Raker Bahas Gayatri, Soroti Pentingnya Pendampingan Program
  • Inflasi Jawa Timur April 2026 Tembus 2,85 Persen Dipicu Lonjakan Harga Perawatan Pribadi dan Pangan
  • Tabrakan Motor di Kalitidu, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, 2 Lainnya Luka Ringan
  • Jemaah Haji Diimbau Batasi Barang Bawaan Demi Kelancaran Pergerakan ke Makkah
  • Kualitas Udara di Bojonegoro Alami Penurunan Drastis
  • Pemkab Bojonegoro Kembali Gulirkan Program Domba Kesejahteraan, Sasar 3.325 Penerima
Pemerintah Segera Bangun Bendung Gerak Karangnongko

Pemerintah Segera Bangun Bendung Gerak Karangnongko

Bojonegoro - Pemerintah segera laksanakan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko yang terletak di Sungai Bengawan Solo tepatnya di sebelah kanan Desa Ngelo Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro dan sebelah kiri Desa Mendenrejo Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora.
 
 
Selain pembangunan Bendung Gerak Karangnongko, pemerintah juga akan membangun Jaringan Irigasi DI Karangnongko, yang nantinya akan memfungsikan Solo Valey sebagai saluran induk dan tampungan untuk Daerah Irigasi Karangnongko kanan, sehingga dari adanya proyek tersebut akan ada dampak yang dialami oleh beberapa desa di sejumlah Kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
 
Berkaitan dengan Penyusunan Study LARAP Pembangunan Jaringan Irigasi DI Karangnongko tersebut, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, pada Kamis (23/07/2020), gelar Pertemuan Konsultasi Masayarakat (PKM) 1, yang meliputi Kecamatan Kalitidu, Gayam dan Ngasem.
 
Acara yang berlangsung di pendapa Kecamatan Kalitidu tersebut dihadiri oleh, Perwakilan BBWS Bengawan Solo, Winda Agustin ST, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Machmuddin AP MM, Perwakilan BPN Bojonegoro, Camat Kalitidu, Camat Gayam, Camat Ngasem, dan Kepala Desa terdampak dari 3 kecamatan tersebut.
 
 
 

Pertemuan Konsultasi Masayarakat (PKM) tentang Penyusunan Study LARAP Pembangunan Jaringan Irigasi DI Karangnongko. di Pendapa Kecamatan kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Kamis (23/07/2020)

 
Perwakilan BBWS Bengawan Solo, Winda Agustin ST, dalam paparannya  mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan pertemuan konsultasi masyarakat (PKM) tahap pertama, dalam rangka untuk study LARAP Pembangunan Jaringan Irigasi DI Karangnongko.
 
"Sebagai informasi, DI Karangnongko ini merupakan salah satu manfaat yang nantinya akan didapat masyarakat setelah pembangunan Bendung Gerak Karangnongko, dan Balai Besar Bengawan Solo Kementerian PUPR merencanakan kontruksinya pada tahun 2021 mendatang." katan Winda Agustin.
  
Winda menuturkan bahwa maksud study tersebut adalah untuk menginventarisir tentang bangunan yang ada di atas Jaringan Irigasi Karangnongko dan bagaiamana proses pembebasan lahanya nanti, apakah nantinya secara ganti rugi, ataukah relokasi, yang semuanya nantinya tertuang di dokumen larap.
 
 
 
Menurutnya, salah satu tahapan penyusunan dokumen LARAP diperlukan kegiatan PKM tersebut, yang tujuannya untuk menampung aspirasi masyarakat sebesar-besarnya terhadap apa yang di inginkan masyarakat terkait proses pengadaan lahan Jaringan Irigasi Karangnongko, namun perlu digaris bahwahi bahwa proses PKM tersebut adalah proses yang sangat awal untuk menampung aspirasi masyarakat.
 
"Setelah ini prosesnya sangat panjang, jadi karena memang DI Karangnongko ini memang masuk dalam prioritas kami dalam lima tahun kedepan. Mungkin sebelum tahun 2024 akan dilaksanakan konstruksinya, jadi ini memang persiapan untuk menuju proses konstruksinya." tutur Winda.
 
 
 
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Machmuddin AP MM, menuturkan bahwa proses rencana pembangunan Bendung Gerak Karangnongko dan Jaring Irigasi Karangnongko menjadi perhatian masyarakat, karena masyarakat pasti sering mendengar bahwasanya Solo Valey ini akan digungsikan lagi, sehingga akan ada dampak positif bagi Kabupaten Bojonegoro.
 
"Saya berharap masyarakan di wilayah barat Bojonegoro ini bisa menangkap peluang-peluang itu." kata Machmuddin.
 
Machmuddin menuturkan bahwa terkait dengan persolan tanah dalam proyek pembangunan Bendung Gerak Karangnongko dan Jaring Irigasi Karangnongko, menurutnya ada banyak hal yang mempengaruhi hal tersebut.
 
"Tapi saya yakin bahwasanya ini kalau merupakan proyek nasional, masyarakat sudah terbiasa dan tidak ada gejolak." katanya.
 
Lebih lanjut Machmuddin mengingatkan bahwa terkait dengan tanah kas desa yang kemungkinan akan terdampak dalam pembangunan proyek Bendung Gerak Karangnongko dan Jaring Irigasi Karangnongko, pihaknya mengingatkan proses pembebasan tanah kas desa ini memang harus diganti dengan tanah.
 
"Saya belum tahu ada berapa bidang tanah kas desa yang tanahnya terdampak dari proyek ini nanti. Saya berharap pada saat nanti melakukan appraisal, dalam penilaian tanah kas desa ini, dilaksanakan secara paralal atau bersamaan antara tanah penggantinya dengan tanak kas desa yang terkena dampak, sehingga tidak bekerja dua kali." kata Machmuddin.
 
 
Untuk diketahui bahwa desa terdampak Jaringan Irigasi Karangnongko Kanan pada Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) 1, meliputi Kecamatan Kalitidu sebanyak 6 desa, di antaranya Desa Sumengko, Desa Grebegan, Desa Wotangare, Desa Kalitidu, Desa Mayangrejo, dan Desa Leran.
Sementara untuk Kecamatan Gayam sebanyak 5 desa, diaantaranya Desa Ngraho, Desa Brabowan, Desa Begadon, Desa Ringin Tunggal, dan Desa Cengungklung. Sedangkan untuk Kecamatan Ngasem hanya 1 desa yaitu Desa Wadang. 
 
Sedangkan, untuk Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (DI) Karangnongko, nantinya akan memfungsikan Solo Valey sebagai saluran induk dan tampungan untuk Daerah Irigasi Karangnongko kanan, yang membentang sepanjang kurang lebih sepanjang 48 kilometer, yang melintas di 36 desa di 6 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, mulai dari Kecamatan Ngraho, Padangan, Purwosari, Gayam, Ngasem dan Kecamatan Kalitidu, atau mulai di hulu Bendung Gerak Karangnongko di Desa Ngelo Kecamatan Margomulyo sampai Desa Leran Kecamatan Kalitidu. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya

Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya

Dunia modern bergerak seperti kereta tanpa rem, sangat cepat, bising, dan sering kali membingungkan. Setiap hari kita disuguhi informasi yang ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1778163126.4226 at start, 1778163127.188 at end, 0.7654869556427 sec elapsed