FKH Unair Dampingi Desa Palembon, Bojonegoro sebagai Desa Binaan Ternak Bebek
Selasa, 27 Januari 2026 15:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, melalui program pengabdian masyarakat (Pengmas), laksanakan pendampingan kepada Desa Palembon, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, sebagai desa binaan ternak bebek.
Peluncuran atau launching program ini dilaksanakan di Balai Desa Palembon, Kecamatan Kanor. Selasa (27/01/2026).
Program pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk kerja sama antara FKH Unair dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, dalam hal ini Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa di bidang peternakan, melalui pendampingan, edukasi, serta ilmu pengetahuan, dan teknologi.
Penunjukan Desa Paelmbon, Kecamatan Kanor sebagai lokasi desa binaan berdasarkan potensi dan karakteristik wilayah desa setempat yang dekat aliran Sungai Bengawan Solo, yang memiliki aktivitas peternakan rakyat, serta adanya komitmen pemerintah desa untuk aktif dalam pendampingan kegiatan ini.
Setelah resmi ditetapkan sebagai Desa Binaan FKH Unair, peternak di Desa Palembon akan mendapat pendampingan secara terstruktur dan berkesinambungan, dengan harapan bisa membangun role model kawasan peternakan bebek, yang terintegrasi dari hulu sampai hilir.
Selain itu, diharapkan juga dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para peternak tentang manajemen pakan dan kesehatan hewan, serta mempercepat alih teknologi dari akademisi ke peternak.
Dari data yang dihimpun, program pengabdian masyarakat FKH Unair ini akan berlangsung selama lima tahun (2026-2030).
Dengan adanya program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas ternak, kesehatan hewan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa setempat.
Dekan FKH Unair, Prof Dr Lilik Maslachah drh MKes, saat beri sambutan dalam acara peluncuran program pengabdian masyarakat FKH Unair, di Desa Palembon, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Selasa (27/01/2026).
Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Prof Dr Lilik Maslachah drh MKes, mengawali sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Palembon, Kecamatan Kanor, yang bersedia berkolaborasi dengan FKH Unair dalam pengembangan komoditas bebek.
Prof Lilik berharap nantinya Desa Palembon dapat menjadi desa sentra peternakan bebek dan olahannya.
“Namti akan kami kawal sampai kurang lebih lima tahun, dengan harapan berdampak pada kemandirian ekonomi masyarakat yang ada di desa ini.” tutur Prof Dr Lilik Maslachah drh MKes.
Prof Lilik menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara FKH Unair dengan Pemkab Bojonegoro dan Desa Palembon, yang mempunyai visi dan misi yang sama, yaitu untuk terwujudnya kegiatan yang memberikan manfaat bagi kemaslahatan masyarakat yang ada di desa.
“Harapan kami nantinya dapat menjadi pilot project kami. Nanti bisa menjadikan contoh, dan mungkin bisa kita lanjutkan pada kecamatan atau daerah atau kabupaten yang lain.” kata Prof Dr Lilik Maslachah drh MKes.
Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah, saat beri sambutan dalam acara peluncuran program pengabdian masyarakat FKH Unair, di Desa Palembon, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Selasa (27/01/2026). (Aset: Istimewa)
Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah, atas nama Pemkab Bojonegoro menyampaikan terima kasih kepada jajaran Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, yang telah memberikan sumbangsih pemikiran. Menurut, pemikiran ini tidak hanya pemikiran dari pada ilmiahnya, tetapi juga memberikan embrio bagi peternak bebek.
“Kami harap program yang sudah diwujudkan dalam pengabdian masyarakat ini sudah dilakukan dengan berbagai evaluasi untuk dikembangkan.” tutur Wakil Bupati.
Wabup juga menyampaikan bahwa Pemkab Bojonegoro saat ini juga memiliki program unggulan yaitu domba kesejahteraan dan Gerakan Ternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri).
Wabup berharap dengan adanya program pengembangan masyarakat ini nantinya ada kelanjutan, di mana masyarakat dapat mengenali masalah penyakit-penyakit dari hewan.
“Terima kasih atas segala aktivitas dari Uniar yang telah diberikan kepada masyarakat Desa Palembon. Mudah-mudahan apa yang diusahakan hari ini nanti bisa menjadi simbol keberhasilan dari Unair dan Pemkab Bojonegoro,” tutur Wakil Bupati.
Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah, saat serahkan bantuan dari FKH Unair kepada masyarakat Desa Palembon, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Selasa (27/01/2026). (Aset: Istimewa)
Untuk diketahui, sehari sebelumnya juga telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan dari FKH Unair yaitu Penyuluhan Kesehatan dan Gangguan Reproduksi pada Ternak oleh Prof Dr Sunaryo Hadi Warsito drh MP; Penyuluhan Manajemen Pakan untuk Nutrisi Hewan Ternak oleh Prof Dr M Anam Al’Arif drh MP; dan Pemanfaatan Obat Tradisional untuk Pencegahan dan Pengobatan Ternak oleh Prof Dr Iwan Sahrial Hamid drh MSi.
Penyuluhan ini bertujuan agar para peternak bisa lebih efisien, seperti membuat pakan lebih murah, dan juga bagaimana pengobatan tradisional bisa digunakan.
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan paket bantuan bebek petelur, sekaligus launching desa binaan. (red/imm)
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo