News Ticker
  • kalender Jawa, Besok tanggal 30 April 2026 jatuh pada hari Kamis Pahing
  • Insiden di Bekasi Timur Ganggu Perjalanan KA, Daop 8 Surabaya Lakukan Penyesuaian Operasi
  • Gubernur Khofifah Targetkan Jawa Timur Jadi Pusat Substitusi Impor Infus Nasional
  • Dispusip Bojonegoro Gelar Bimtek Kearsipan, Upaya Menuju Standar Nasional
  • Petani Bojonegoro Peringkat Kedua Nasional Serap Pupuk Organik di Tengah Krisis Regenerasi
  • Integritas Aparatur Menjadi Kunci Perbaikan Sistem Pengendalian Korupsi di Bojonegoro
  •  Obesitas pada Usia Muda Tingkatkan Risiko Kematian Dini Hingga 70 Persen
  • Angkutan Pelajar Gratis di Bojoneogro Mulai Aktif Kembali
  • Prakiraan Cuaca 29 April 2026 di Bojonegoro
  • 29 April dalam Sejarah
  • Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas
  • Pemprov Jatim Borong Penghargaan Nasional di Peringatan Hari Otonomi Daerah
  • Perkuat Ketahanan Pangan, Program KOLEGA Bojonegoro Sasar 335 Keluarga Penerima Manfaat Tahun 2026
  • Optimalkan Pencegahan Korupsi, BPKP Pusat Jadikan Bojonegoro Percontohan Nasional
  • Perkuat Tata Kelola, 430 Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Ikuti Bimtek Laporan Keuangan
  • Minimal 46 Persen Penduduk Bojonegoro Harus Ikuti CKG Tahun 2026
  • Wabup Nurul Azizah Ajak Masyarakat Bojonegoro Beli Telur Hasil Program Gayatri
  • Prakiraan Cuaca 28 April 2026 di Bojonegoro
  • 28 April dalam Sejarah
  • Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, KAI Sampaikan Permohonan Maaf
  • Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
  • Kalender Jawa, Besok tanggal 28 April 2026 jatuh pada hari Selasa Kliwon
  • Jelang Iduladha, Harga Sapi di Bojonegoro Melonjak Naik
  • Permudah Jemaah, Aktivasi Nusuk Tak Perlu Tunggu di Arab Saudi Kini Bisa Diselesaikan di Asrama Haji
Dampak Cuaca Ekstrem, Harga Ikan Laut di Bojonegoro Naik, Permintaan Pembeli Menurun

Dampak Cuaca Ekstrem, Harga Ikan Laut di Bojonegoro Naik, Permintaan Pembeli Menurun

Bojonegoro - Sejak sepekan terakhir, harga ikan laut di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengalami kenaikan.
 
Hal tersebut dipengaruhi kondisi cuaca ekstrem yang yang berpotensi menimbulkan gelombang tinggi dan hujan lebat disertai petir, yang terjadi di sebagian pesisir di wilayah Jawa Timur, sehingga banyak perahu nelayan yang tidak melaut. Akibatnya, hasil tangkapan ikan para nelayan atau pasokan ikan menurun drastis.
 
 
Dari pantauan di lapangan, harga ikan laut di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro hampir semuanya mengalami kenaikan antara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per kilogram.
 
Kenaikan harga tersebut berdampak pada menurunnya permintaan konsumen, sehingga penjualan para pedagang juga mengalami penurunan.
 
 
Salah seorang pedagang ikan laut di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro, Ismiati (60), asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, ditemui awak media ini di lapaknya menjelaskan bahwa harga ikan laut yang dijualnya hampir semuanya mengalami kenaikan.
 
Seperti ikan tengiri dari harga sebelumnya Rp 85 ribu menjadi Rp 90 ribu per kilogram. Kemudian, ikan tuna, semula Rp 45 ribu naik menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Ikan tongkol semula Rp 40 ribu kini naik menjadi Rp 45 ribu per kilogram. Untuk ikan cumi-cumi besar semula Rp 65 ribu naik menjadi Rp 70 ribu per kilogram. Sedangkan untuk kepiting naik Rp10 ribu menjadi Rp 125 ribu per kilogram.
 
"Selama sepekan ini, harga ikan laut rata-rata mengalami kenaikan. Ini mungkin karena nelayan tidak melaut sehingga stok ikan minim," ujar Ismiati. Selasa (08/11/2022).
 
 
Ismiati mengungkapkan bahwa kenaikan harga tersebut berdampak pada omzet penjualan. Menurutnya, sebelum naik, setiap hari omzet penjualannya mencapai sebesar Rp 2 juta, namun setelah harga naik penjualannya berkurang 50 persen.
 
"Sepi sekarang pembeli. Sehari sekarang penjualan kotor hanya bisa mendapat satu juta rupiah," kata Ismiati.
 
Dengan adanya kenaikan harga ini, ia mengaku mengurangi jumlah stok ikan yang dijual. Stok ikan laut yang ia jual berasal dari Kabupaten Tuban, sementara untuk ikan air tawar ia peroleh dari Kabupaten Lamongan dan Gresik.
 
"Kenaikan harga ikan laut ini ya akhirnya mengurangi jumlah kulakan, karena pembeli kadang tidak jadi beli karena harganya mahal," kata Ismiati.
 
 
Untuk diketahui, sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Surabaya memberikan peringatan waspada pasang air laut maksimum di wilayah pesisir Jawa Timur, mulai dari tanggal 8 hingga 12 November 2022. Hal itu berpengaruh terhadap aktivitas para nelayan yang tidak melaut, sehingga mengerek harga ikan di pasaran. (din/imm)
 
 
Reporter: Didin Alfian ST
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1777494563.6182 at start, 1777494563.9564 at end, 0.33812308311462 sec elapsed