News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Optimistis Masuk UNESCO Global Geopark
  • 1 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Sabtu 1 Agustus 2026
  • Pemotor Meninggal Dihantam Pikap Setelah Tabrak Gerobak Bakso di Sugihwaras Bojonegoro
  • Wabup Bojonegoro Sidak Warung Diduga Jadi Tempat Prostitusi di Sukosewu
  • Tekan Angka Kekeringan dan Perluas Ruang Hijau, Pemkab Bojonegoro Gelar Aksi Suka Menanam di Sukosewu
  • Perkuat Kolaborasi Pembangunan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Hibah dan Gelar Pembinaan untuk Ratusan Ormas
  • 31 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Segera Lakukan Pelebaran Jalan Poros Purwosari-Tambakrejo, Anggaran Rp 20 M
  • Ini Batas Aman Harian Konsumsi Micin Menurut Pakar Kesehatan
  • DPRD dan Pemkab Bojonegoro Sahkan Dua Raperda Strategis Bidang Pariwisata dan Perlindungan Anak
  • Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Luncurkan Perisai Anak Jatim, Perkuat Ekosistem Digital Ramah Anak
  • Asesmen Hari Kedua UNESCO Global Geopark, Tim Asesor Kagumi Kekayaan Alam dan Budaya Bojonegoro
  • 30 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 30 Juli 2026 di Bojonegoro
  • Warga Leran dan Sukoharjo Kalitidu Bersama-sama Bangun Infrastruktur Publik
  • DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Bersama OPD, Fokus pada Efektivitas Program dan Kesejahteraan Masyarakat
  • Penyaluran Dana Desa Tahap II di Bojonegoro Baru Jangkau 130 Desa, Ratusan Desa Belum Ajukan Pencairan
  • Pemkab Bojonegoro Sambut Tim Asesor UNESCO, Geopark Bojonegoro Jalani Validasi Menuju UNESCO Global Geopark
  • Motor Vixion Kontra Truk Ayam di Baureno, Satu Orang Luka Berat
  • Program Domba Kesejahteraan, Strategi Pemkab Bojonegoro Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
  • Desa Kauman Bojonegoro Masuk Kandidat Desa Antikorupsi 2026, KPK Lakukan Monitoring Penilaian
  • Kolaborasi Peduli Keselamatan, PLN NP UPTA Cetak "Agen Tanggap Bencana" Sejak Dini
Jalan Provinsi di Blora Rusak dan Bergelombang, Warga Minta Bupati Usulkan Perbaikan ke Gubernur

Jalan Provinsi di Blora Rusak dan Bergelombang, Warga Minta Bupati Usulkan Perbaikan ke Gubernur

Blora - Jalan Provinsi di wilayah Kabupaten Blora banyak yang kondisinya rusak dan bergelombang menjadi sorotan masyarakat. Tak ayal, ketika Bupati H Arief Rohman, menghadiri kegiatan di desa-desa, kerap disambati masyarakat untuk menyampaikan usulan pembangunan jalan ke Gubernur Jawa Tengah.
 
 
Seperti yang terjadi ketika Bupati menghadiri jalan sehat HUT PGRI ke-77 di Kecamatan Japah, Sabtu (19/11/2022). Masyarakat menyampaikan kepada Bupati agar jalan provinsi dari Ngawen-Japah-Todanan, dan Ngawen-Kunduran bisa segera diperbaiki. Karena kondisinya rusak dan banyak genangan saat turun hujan.
 
Menurut warga, Jalan Ngawen-Japah jalannya sempit, begitu juga arah Todanan yang belum dibeton. Kondisinya bergelombang dan banyak lubang. Apalagi saat hujan banyak genangan. Padahal setiap pagi banyak anak sekolah melintasi jalan ini, dan masyarakat berkegiatan ekonomi.
 
"Tolong Pak Bupati agar bisa dibangun, disampaikan Pak Gubernur. Kabarnya ini jalan provinsi," ujar Sukardi, warga Japah.
 
 
 
 
Bupati H Arief Rohman pun langsung memberikan responnya atas usulan aspirasi masyarakat Japah ini. Dirinya membenarkan bahwa jalan Ngawen-Japah-Todanan hingga batas Kabupaten Pati di Pucakwangi merupakan jalan provinsi. Sehingga ketika ada kerusakan, kewenangan pembangunan nya ada di Pemprov Jawa Tengah.
 
"Ya, saya habis lewat Ngawen ke Japah menuju Todanan kondisinya masih banyak yang rusak. Karena ini masuk jalan provinsi maka akan kita usulkan ke Pak Gubernur agar bisa diprioritaskan dan dibangun tahun depan. Termasuk jalan provinsi ruas Ngawen-Kunduran yang juga masih ada kerusakan," ucap Bupati.
 
Menurut Bupati, Jalan Todanan sampai batas Kabupaten Pati kemarin sudah dibangun DPU Jateng. Ini berarti tinggal Todanan ke arah Japah-Ngawen, dan Ngawen-Kunduran yang masih rusak.
 
"Mohon doanya semoga Pak Gubernur Ganjar Pranowo sehat selalu sehingga bisa membantu kita membangun jalan provinsi yang ada di Blora. Sesarengan mBangun Blora Berkelanjutan," tutur Bupati.
 
 
Adapun berdasarkan pengamatan di lapangan pada Minggu (20/11/2022), kerusakan jalan provinsi di wilayah Kecamatan Ngawen menuju Japah memang membahayakan pengguna jalan jika tidak hafal medan.
 
Banyak jalan bergelombang dan berlubang. Tampak beberapa titik bekas tambal sulam aspal. Sedangkan arus lalu lintas tergolong padat, sering dilalui kendaraan bertonase besar dari wilayah Purwodadi maupun Jawa Timur.
 
 
Salah sau warga lainnya, Triyono, mengungkapkan bahwa selama ini jalan provinsi yang rusak hanya ditambal sulam, sehingga tidak bertahan lama.
 
"Satu bulan ya rusak lagi tambalannya. Apalagi sekarang musim hujan. Kalau tidak hati hati khawatir jatuh." kata Triyono
 
Dirinya berharap agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki oleh Peprov Jateng. Apalagi sekarang Pemkab juga sedang getol membangun jalan kabupaten.
 
"Biar imbang lah. Masak kabupaten sedang giat membangun, Pemprovnya kurang greget. Harapannya 2023 nanti bisa dicor semua," tutur Triyono. (teg/imm)
 
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Obession, Horror Kesepian Generasi Saat Ini

Film Obession, Horror Kesepian Generasi Saat Ini

Film horor secara aktif mencerminkan ketakutan masyarakat pada suatu era, mulai dari ancaman destruksi nuklir pada 1950-an hingga teknofobia dan ...

1785553637.066 at start, 1785553637.4215 at end, 0.35555100440979 sec elapsed