Banjir Bandang
Banjir Bandang Terjang 2 Desa di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Ratusan Rumah Warga Tergenang
Rabu, 04 Februari 2026 23:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Akibat hujan deras yang terjadi pada Rabu sore hingga petang (04/02/2026), mengakibatkan puluhan rumah warga di dua desa di Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diterjang banjir bandang.
Dari pendataan sementara, setidaknya sekitar 255 rumah warga di Desa Gondang dan 50 rumah warga di Desa Pragelan, tergenang luapan air dengan ketinggian antara 30 hingga 50 sentimeter.
Selain itu, banjir juga menggenangi Jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Gondang-Klino, tepatnya di depan Puskesmas Gondang, turut Desa Gondang, dengan ketinggian antara 50 hingga 100 sentimeter, sehingga kendaraan roda duia (R2) maupun roda empat (R4) tidak dapat melintas.
Satu batang pohon jati di Jalan PUK Gondang-Klino turut Desa Gondang, Kecamatan Gondang, juga dilaporkan roboh, yang mengakibatkan kabel listrik PLN putus, sehingga listrik di sekitar desa setempat padam.
Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka, sementara kerugian material masih dalam pendataan.
Saat ini aparat bersama pemerintah desa setempat, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, dan pihak Perhutani, serta petugas PLN, telah datang ke lokasi kejadian guna melaksanakan penanganan lebih lanjut.
Dan sekitar pukul 20.30 WIB malam ini, banjir mulai surut dan warga mulai membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa bajir. Demikian juga Jalan PUK Gondang-Klino sudah dapat dilewati kendaraan roda dua dan roda empat.
Banjir bandang di Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Rabu (04/03/2025). (Aset: Istimewa)
Kapolsek Gondang, Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bambang Adi Tenggani SH, menjelaskan bahwa pada Rabu (04/02/2026) mulai pukul 16.00 WIB di wilayah Kecamatan Gondang terjadi hujan dengan intensitas tinggi, yang mengakibatkan seungai Kali Gandong meluap.
“Luapan sungai Kali Gondang terjadi mulai dari hulu di Dusun Sukun, Desa Sambongrejo sampai dengan hilir di wilayah Dusun Lorkali, Desa Gondang, Kecamatan Gondang.” tutur Kapolsek AKP Bambang Adi Tenggani SH.
AKP Bambang Adi Tenggani menjelaskan bahwa dampak dari luapan sungai tersebut mengakibatkan jalan lingkungan dan rumah warga di Dusun Lorkali, Desa Gondang RT 002 dan 004 RW 001, serta RT 006 RW 02, tergenang luapan air dengan ketinggian antara 30 hingga 50 sentimeter.
“Untuk rumah warga yang tergenang diperkirakan sekitar 255 rumah, dan saat ini listrik di wilayah Desa Gondang padam,” tutur Kapolsek.
Kemudian banjir juga menggenangi Jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Gondang-Klino, tepatnya di depan Puskesmas Gondang, turut Desa Gondang, dengan ketinggian antara 50 hingga 100 sentimeter, sehingga kendaraan roda duia (R2) maupun roda empat (R4) tidak dapat melintas.
“Pada pukul 20.30 WIB air sudah mulai surut dan Jalan PUK Gondang-Klino sudah dapat dilewati,” tutur Kapolsek.
Selain itu, sungai Kali Pragelan yang berada di Dusun Pragelan, Desa Pragelan, Kecamata Gondang juga meluap, yang mengakibatkan rumah warga dan jalan lingkungan di RT 001 hingga RT 004 tergenang luapan air dengan ketinggian antara 30 hingga 50 sentimeter.
“Berdasarkan pendataan awal Pemdes Pragelan sementara rumah warga yang tergenang kurang lebih 50 rumah dan malam ini masih dalam proses pendataan petugas karena listrik padam,” tutur Kapolsek.
Masih menurut Kaposlek bahwa di Jalan PUK Gondang-Klino, tepatnya di area Gunung Cilik, turut Desa Gondang, Kecamatan Gondang, ada pohon jati yang roboh, yang menimpa kabel listrik PLN, sehingga terjadi pemadaman listrik.
“Atas kejadian tersebut petugas mendatangi lokasi guna mengatur lalu lintas dan menghubungi pihak PLN serta Perhutani guna penanganan lebih lanjut.” kata Kapolsek.
Saat ini, Petugas Polsek, Posramil , Satpol PP, BPBD, Tagana, dan Pemerintah Desa setempat melaksanakan pemeriksaan dan pengecekan terhadap lokasi yang terdampak. Dan situasi banjir sudah surut serta hujan juga sudah reda.
“Korban jiwa nihil. Untuk kerugian materiil masih dalam proses pendataan,” kata Kapolsek. (red/imm)
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo