Peristiwa Orang Tenggelam
Tenggelam di Kali Kening, Seorang Anak di Parengan, Tuban Ditemukan Meninggal
Kamis, 29 Januari 2026 19:30 WIBOleh Tim Redaksi
Tuban - Seorang anak berinisial ZA (8) warga Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang tinggal di Dusun Karang, Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ditemukan meninggal akibat tenggelan di Kali Kening, turut Desa Kemlaten, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Kamis (29/01/2026).
Sebelumnya, korban bersama empat orang temannya sedang bermain atau berenang di Kali Kening, namun tiba-tiba korban terseret arus dan tenggelam.
Mengertahui kejadian tersebut, salah satu teman korban yang berinisial ASK berusaha menolongnya, namun juga ikut tenggelam, sehingga teman-temannya segera meminta pertolongan pada warga.
Salat satu warga yang ada di sekitar lokasi kejadian langsung melakukan pencarian, dan berhasil menemukan ASK dalam kondisi selamat, namun ZA belum ditemukan.
Selanjutnya warga berdatangan untuk membatu pencarian terhadap korban, dan setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih sekitar satu setengah jam, korban ZA ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Petugas, saat lakukan identifikasi mayat korban tenggelamnya di Kali Kening, turut Desa Kemlaten, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Kamis (29/01/2026). (Aset: Istimewa)
Kapolsek Parengan, Polres Tuban, Inspektur Satu (Iptu) Ramelan, dikonfirmasi awak media ini membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, kronologi kejadian tersebut bermula pada awalnya korban ZA bersama empat orang temannya masing-masing YD, ARS, ASK, dan ARK bermain di tepi sungai Kali Kening, di Desa Kemlaten, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.
“Kemudian mereka mandi dan berenang di aliran sungai Kali Kening tersebut, namun tiba-tiba ZA tenggelam terbawa arus sungai,” tutur Kapolsek Iptu Ramelan.
Mengetahui kejadian tersebut, teman korban yang berinisial ASK berusaha menolongnya, namun juga ikut tenggelam, sehingga teman-temannya langsung berlari meminta pertolongan pada warga.
“Kemudian datang seorang warga yang langsung berusaha menolong dan berhasil menyelamatkan ASK, namun ZA belum ditemukan.” tutur Kapolsek.
Kemudian ASK segera dibawa pulang ke rumahnya dan kejadian tersebut dilaporkan ke pemerintah desa setempat dan laporan tersebut diteruskan ke Polsek Parengan, sehingga petugas segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban.
“Setelah dilakukan pencarian, akhirnya pada pukul 14.30 WIB korban ZA ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.” tutur Kapolsek.
Kapolsek menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis dari Puskesmas Parengan, tidak di temukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan diperoleh keterangan bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam.
Atas kejadian tersebut keluarga korban menerima sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi yang dinyatakan dengan surat pernyataan.
“Selanjutnya jenazah korban kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Kapolsek Parengan Iptu Ramelan. (red/imm)
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo