News Ticker
  • Hari Buku Nasional 17 Mei: Lahir dari Keprihatinan Rendahnya Literasi
  • Sering Dipakai Campuran Kopi dan Teh, Ini Perbedaan Nutrisi Antara Susu dan Krimer
  • Puskesmas Padangan Layani Cek Kesehatan Gratis Peserta Kursus Pramuka di SDN Ngradin 1
  • Prakiraan Cuaca 17 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Rumah Warga Kanor, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta
  • 17 Mei dalam Sejarah
  • Hendak Mendahului, Truk Boks di Bubulan, Bojonegoro Oleng dan Masuk ke Hutan
  • Tabrak Truk Parkir, Seorang Pemotor di Ngraho, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Puluhan Koperasi Desa Merah Putih di Blora Resmi Beroperasi
  • Analis Transaksi Sapi di Blora Tembus Miliaran Rupiah Menjelang Iduladha
  • Diduga Sopir Mengantuk, Sebuah Truk di Temayang, Bojonegoro ‘Nyemplung’ ke Jurang
  • Waspada Ancaman Penyakit Menular Lewat Tikus, Dinkes Bojonegoro Gencarkan Edukasi Hantavirus
  • Sesosok Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pinggir Hutan Ngasem, Bojonegoro
  • Google Rilis Fitur Baru yang Izinkan Pengguna Ubah Alamat Username Gmail Tanpa Kehilangan Data
  • Gubernur Jatim Sambut Puluhan Bhikkhu Thudong di Grahadi, Bawa Pesan Kedamaian Dunia
  • Prakiraan Cuaca 16 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 16 Mei dalam Sejarah
  • Tabrak Bak Belakang Dump Truk, 3 Orang Pemotor di Padangan, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Mengenal Manfaat Air Kelapa untuk Meredakan Gejala Asam Lambung dan Menjaga Kesehatan Tubuh
  • Anggota DPR Ahmad Dhani Pastikan Cadangan Beras Jawa Timur Mencukupi Hingga Delapan Belas Bulan
  • Prakiraan Cuaca 15 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 15 Mei dalam Sejarah
  • Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan di Pemkab Blora, Bupati Arief Lantik 191 Pejabat
  • Melalui Kondisi Urine dan Kulit, Gejala Awal Gangguan Ginjal Bisa Dikenali
Hendak Buang Air di Sungai Bengawan Solo, Warga Kradenan, Blora Dilaporkan Tenggelam

Peristiwa Orang Tenggelam

Hendak Buang Air di Sungai Bengawan Solo, Warga Kradenan, Blora Dilaporkan Tenggelam

 
Bojonegoro - Seorang nenek bernama Dami (50), warga Dusun Ngandong, Desa Nglebak RT 001 RW 004, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo di desa setempat. Minggu malam (18/01/2026).
 
 
Dari data yang dihimpun, sebelum dilaporkan tenggelam korban berangkat ke Sungai Bengawan Solo dengan maksud untuk buang air besar (BAB). Namun, saat berada di tepi sungai, korban diduga terpeleset sehingga terjatuh ke dalam sungai dan tenggelam.
 
Saat ini, Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora bersama warga dan aparat terkait, sedang melakukan pencarian, namun hingga berita ini ditayangan Senin (19/01/2026) pukul 13.00 WIB, korban masih belum ditemukan.
 
 

Tim SAR Gabungan saat lakukan persiapan pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo turut Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Senin (19/01/2026). (Aset: Istimewa)

 
Anggota Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops)Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Agung Tri, menjelaskan peristiwa nahas tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 19.00 WIB.
 
"Menurut keterangan yang dihimpun petugas, korban pamit menuju tepi Sungai Bengawan Solo dengan maksud untuk buang air besar (BAB). Namun, korban diduga kehilangan keseimbangan dan terpeleset hingga jatuh ke dalam aliran sungai yang arusnya cukup deras," tutur Agung Tri. Senin (19/01/2026).
 
 
Menurutnya, hingga Senin (19/1/2026) pukul 11.30 WIB, status korban dinyatakan masih dalam pencarianTim (SAR) Gabungan, dan BPBD Kabupaten Blora bersama sejumlah relawan dan instansi terkait telah mendirikan posko dan melakukan asesmen di lokasi kejadian.
 
“Sebanyak tiga regu Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan untuk menyisir sungai,” tutur Agung Tri.
 
 
Adapun rincian pencarian adalah, SRU 1 (TRC BPBD & SAR PAM): Melakukan pencarian dari titik awal kejadian hingga radius 5 km ke arah hilir; SRU 2 (Cepu Adventure dan Tagana Blora): Melakukan penyisiran hingga radius 1 km dari lokasi awal; SRU 3 (SAR MTA): Fokus melakukan pemantauan dan pencarian dalam radius 500 meter dari titik diduga korban jatuh.
 
Masih menurut Agung bahwa BPBD juga terus berkoordinasi dengan lintas terkait untuk menentukan langkah tindak lanjut berdasarkan kondisi cuaca dan arus sungai di lapangan.
 
“Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada saat beraktivitas di sekitar bantaran Bengawan Solo, terutama mengingat kondisi medan yang licin.” kata Agung Tri.
 
 
 
Sementara itu, cucu korban Rita Endrayana, mengatakan bahwa neneknya pada Minggu sore (18/01/2026) pergi ke bantaran Sungai Bengawan Solo dan tidak ada kembali.
 
"Sekitaran jam 19.00 dan saat dicari hanya ada baju yang tertinggal, mohon kalau di wilayah Mendenrejo, Cepu, dan Bojonegoro ada yang melihat bisa menghubungi keluarga," kata Rita Endrayana. (alf/imm)
 
 
Penulis: Alfansya
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1779007908.3716 at start, 1779007908.7065 at end, 0.33487200737 sec elapsed