Peristiwa Orang Tenggelam
Tenggelam di Sungai Pacal, 2 Anak Kembar di Temayang, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
Jumat, 30 Januari 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Dua orang anak kembar masing-masing bernama Rendi Wijaya bin Roni Wijaya (4) dan Rindi Wijaya binti Roni Wijaya (4), keduanya warga Desa Belun RT 002 RW 001, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Pacal, tepatnya di bawah Jembatan Plengkon desa setempat. Jumat (30/01/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Sumber dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa awalnya kedua korban sedang mencari ikan di pinggir sungai, namun diduga karena tanah di pinggir sungai licin sehabis hujan, korban Rindi Wijaya terpeleset sehingga tercebur ke dalam sungai dan tenggelam.
Mengetahui kejadian tersebut, Rendi Wijaya berusaha menolong, namun karena arus sungai yang kencang mengakibatkan Rendi Wijaya juga ikut tenggelam.
Setelah dilakukan pencarian, keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan saat ini jenazah kedua korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Petugas, saat lakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Pacal turut Desa Belun, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Jumat (30/01/2025) (Aset: Istimewa)
Kapolsek Temayang, Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Eko Suwanto, dikonfirmasi awak media ini membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, kronologi kejadian tersebut bermula pada Jumat (30/01/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, korban Rendy Wijaya dan Rindi Wijaya bersama seorang temannya mencari ikan di Sungai Pacal turut Desa Belun, Kecamatan Temayang.
Kapolsek menambahkan bahwa diduga karena tanah di pinggir sungai licin sehabis hujan, mengakibatkan korban Rindi Wijaya terpeleset dan tercebur ke dalam sungai.
“Karena tidak mahir berenang mengakibatkan Rindi Wijaya tenggelam,” kata Kapolsek.
Mengetahui kejadian tersebut, saudaranya yang bernama Rendi Wijaya berusaha menolong, namun karena arus sungai yang kencang mengakibatkan Rendi Wijaya juga ikut tenggelam.
“Kemudian temannya melaporkan kejadian tersebut ke orang tua dari kedua korban. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Temayang.
Kapolsek menyampaikan bahwa setelah mendapat laporan, pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban, hingga akhirnya kedua korban ditemukan.
“Setelah dilakukan pencarian sekitar 30 menit, kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” tutur Kapolsek.
Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban menerima sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi yang dinyatakan dengan surat pernyataan.
“Selanjutnya jenazah korban kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Kapolsek AKP Eko Suwanto. (red/imm)
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo