Tahukah Anda?
25 April dalam Sejarah
Sabtu, 25 April 2026 08:00 WIBOleh Tim Redaksi
Tanggal 25 April menyimpan banyak peristiwa krusial, mulai dari akhir kediktatoran di Eropa hingga momen penting dalam sains yang mengubah cara kita memahami kehidupan. Berikut adalah beberapa peristiwa besar yang terjadi pada 25 April:
1. Revolusi Anyelir di Portugal (1974)
Ini adalah peristiwa paling ikonik di tanggal ini. Kudeta militer yang relatif damai berhasil menggulingkan rezim otoriter Estado Novo. Nama "Anyelir" berasal dari bunga anyelir yang ditempatkan di moncong senapan tentara oleh warga sipil, menandai transisi Portugal menuju demokrasi dan berakhirnya perang kolonial di Afrika.
2. Penemuan Struktur DNA (1953)
Dunia sains berubah selamanya ketika jurnal Nature menerbitkan artikel karya James Watson dan Francis Crick. Mereka mendeskripsikan struktur heliks ganda DNA untuk pertama kalinya. Penemuan ini menjelaskan bagaimana informasi genetik disimpan dan direplikasi dalam makhluk hidup, menggunakan model matematika dan data difraksi sinar-X.
3. Hari ANZAC (Australia & Selandia Baru)
Setiap tanggal 25 April, Australia dan Selandia Baru memperingati ANZAC Day. Tanggal ini menandai pendaratan pasukan Australian and New Zealand Army Corps di Gallipoli, Turki, pada tahun 1915 selama Perang Dunia I. Meskipun kampanye militernya gagal, momen ini dianggap sebagai pembentuk identitas nasional kedua negara tersebut.
4. Peristiwa Penting Lainnya
-
1792: Guillotine pertama kali digunakan di Prancis untuk mengeksekusi seorang perampok bernama Nicolas J. Pelletier.
-
1859: Pengerjaan fisik Terusan Suez resmi dimulai di Mesir, dipimpin oleh insinyur Prancis, Ferdinand de Lesseps.
-
1945: Pasukan Sekutu dan Uni Soviet bertemu di Sungai Elbe, Jerman, menandakan bahwa Nazi Jerman hampir runtuh (dikenal sebagai Elbe Day).
-
1990: Teleskop Luar Angkasa Hubble dilepaskan ke orbitnya oleh pesawat ulang-alik Discovery, membuka mata manusia terhadap alam semesta lebih dalam dari sebelumnya.
Tahukah Anda?
Di Indonesia, 25 April juga diperingati oleh sebagian orang sebagai hari berdirinya Republik Maluku Selatan (RMS) pada tahun 1950, yang merupakan bagian dari sejarah dinamika politik pasca-kemerdekaan Indonesia.






































