Bukan Sepenuhnya Mitos, Ahli Ungkap Tangan Berkeringat Bisa Jadi Alarm Masalah Jantung
Sabtu, 04 Juli 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Anggapan di tengah masyarakat mengenai telapak tangan yang sering basah atau berkeringat sebagai tanda adanya kelainan jantung ternyata bukan sepenuhnya mitos belaka. Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular Brawijaya Hospital Taman Mini, Dr. dr. Ismail Dilawar, Sp.BTKV, Subsp. JD(K), MARS, menjelaskan bahwa dalam kondisi medis tertentu, tangan berkeringat secara berlebih memang bisa menjadi indikator adanya masalah serius pada fungsi organ jantung seseorang.
Menurut pemaparannya, fenomena keluarnya keringat berlebih di area telapak tangan ini erat kaitannya dengan kelancaran sirkulasi darah. Ketika fungsi pompa jantung melemah, otomatis aliran darah ke seluruh jaringan tubuh menjadi tidak lancar, sehingga tubuh dipaksa untuk melakukan langkah adaptasi secara alami, di mana salah satu bentuk adaptasi biologis tersebut bermanifestasi berupa tangan yang sering berkeringat.
Meski memiliki keterkaitan medis, dr. Ismail mengingatkan masyarakat agar tidak langsung panik berlebihan, sebab gejala tangan berkeringat ini sangat jarang sekali berdiri sendiri sebagai tanda tunggal suatu kelainan jantung koroner. Secara umum, penurunan drastis pada fungsi pompa jantung akan selalu diikuti oleh serangkaian alarm atau tanda peringatan klinis lainnya yang dirasakan langsung oleh tubuh pasien secara bersamaan.
Beberapa tanda penyerta yang patut diwaspadai di antaranya adalah kondisi fisik yang mendadak mudah lemas, produktivitas kerja menurun, sering mengalami gangguan tidur atau terbangun di malam hari, hingga munculnya gangguan pada area perut atau sistem pencernaan. Namun, dari seluruh rangkaian gejala klinis tersebut, indikator utama dan paling sering dirasakan oleh penderita penyakit jantung koroner adalah munculnya rasa nyeri yang hebat di dada.
Oleh karena itu, dr. Ismail menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan medis lanjutan secara berkala di fasilitas kesehatan guna mengetahui secara pasti apa penyebab utama dari kondisi ekskresi keringat tersebut. Hal ini dikarenakan ada banyak jenis penyakit atau kelainan sistem metabolisme tubuh lainnya yang juga memiliki karakteristik gejala serupa, seperti gangguan tiroid maupun hiperhidrosis primer.
Konsultasi dengan dokter dan menjalani skrining jantung komprehensif sangat dianjurkan apabila keluhan tangan berkeringat tersebut mulai mengganggu kenyamanan dan disertai gejala penyerta seperti badan cepat lelah atau nyeri dada. Pendeteksian dini secara medis menjadi kunci vital untuk mencegah risiko keparahan penyakit jantung koroner sebelum terlambat, sekaligus guna memastikan penanganan klinis yang tepat sasaran dan akurat.
Editor: Mohamad Tohir























.sm.jpg)














