Petugas Inseminasi Buatan Asal Kasiman Ini Wakili Bojonegoro dalam Lomba Tingkat Provinsi
Kamis, 03 September 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Petugas Inseminasi Buatan (IB) dari Satuan Pelayanan IB (SPIB) Kecamatan Kasiman, Junaidi, resmi menjadi wakil Kabupaten Bojonegoro dalam Penilaian Lomba Petugas IB Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang digelar pada Rabu (02/09/2026) kemarin.
Dalam prosesi penilaian tersebut, Junaidi memaparkan data capaian kerja, memutar video pelayanan di lapangan, hingga menjalani pemeriksaan sampel semen beku oleh tim penguji. Tak hanya itu, uji petik lapangan juga dilakukan langsung di mana Junaidi mempraktikkan proses penanganan kawin suntik pada sapi warga.
Ketua Tim Juri dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Timur Nursanti menyampaikan bahwa agenda tahunan ini tidak hanya sebatas kompetisi, namun juga menjadi sarana pembinaan dan evaluasi performa bagi para petugas IB serta peternak lokal.
“Kami datang ke sini untuk menjaring petugas IB berprestasi Jawa Timur, sekaligus melakukan pembinaan kepada petugas dan para peternak. Selain itu juga untuk melakukan monitoring dan evaluasi,” ujarnya.
Nursanti turut mengapresiasi komitmen Pemkab Bojonegoro dalam memajukan sektor peternakan lewat sinergi pentaheliks bersama berbagai elemen masyarakat.
“Kami mengapresiasi, awal tahun ini Bojonegoro telah melakukan pentahelik, kolaborasi antara pemerintah, media, akademisi dan para penggeraknya. Semoga itu dapat meningkatkan gairah peternak untuk Bojonegoro. Kita akan lihat berapa banyak yang berhasil di IB, apakah ada produktivitasnya semakin bagus,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro Catur Rahayu menyebutkan bahwa sektor peternakan sapi merupakan salah satu komoditas unggulan daerah yang terus didorong perkembangannya, melengkapi program prioritas lain seperti bantuan ayam Gayatri, Domba Kesejahteraan, dan KOLEGA.
Rekam jejak Junaidi sendiri tergolong gemilang di wilayah kerjanya yang meliputi Desa Batokan, Tembeling, Sidomukti, dan Besah. Hasil IB yang dilakukannya bahkan pernah menyabet Juara I kategori calon induk dan Juara III kategori ekstrem berbobot 1,006 ton dalam ajang kontes sapi.
Camat Kasiman Beny Subiakto pun menyambut baik sinergitas yang terjalin erat antara UPT Puskeswan Kasiman dengan pihak kecamatan dan warga peternak.
“Alhamdulillah, Disnakkan khususnya UPT Puskeswan Kasiman ini bersinergi dengan baik. Kami juga ada beberapa program yang akan didistribusikan kepada masyarakat. Sinergitas ini semoga menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ungkapnya.
Melalui keikutsertaan ini, Junaidi berharap mampu membawa hasil terbaik sekaligus mewujudkan visinya untuk meningkatkan kualitas serta produktivitas sapi potong menuju peternak Bojonegoro yang lebih sejahtera. (red/mul)













































