News Ticker
  • 29 Maret dalam Sejarah
  • Diduga Akibat Lilin, Kakek Penderita Sakit Lumpuh di Dander, Bojonegoro Meninggal Terbakar
  • PWI Bojonegoro Gelar Resepsi HPN 2026, Soroti Aksi Oknum Wartawan Bodong
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp175 Miliar untuk 8 Proyek Strategis Tahun 2026
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Musrenbang, Tekankan Peningkatan Pendapatan dan Efisiensi Belanja
  • Gubernur Jatim Targetkan Produksi Padi Tetap Stabil di Tengah Ancaman Kekeringan
  • TBC Masih Jadi Ancaman Serius di Bojonegoro, Dinkes Tekankan Pentingnya Deteksi Dini
  • 28 Maret dalam Sejarah
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Balen, Bojonegoro Meninggal di Sawah
  • Rembesan Air Berbau Gas Muncul di Dalam Rumah Warga Ngasem, Bojonegoro
  • Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu
  • Kodim Bojonegoro Gelar Kemah Sabtu Minggu di Wisata Grogolan
  • Marak Penipuan Aplikasi IKD, Dinas Dukcapil Bojonegoro Imbau Warga Lebih Waspada
  • Program Beasiswa Pemkab Bojonegoro Masih Sepi Pendaftar
  • 7 Rumah Warga Bojonegoro di Bantaran Bengawan Solo Terancam Longsor, Penanganan Terganjal Dokumen
  • Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Tegaskan Penanganan Stunting Harus Berbasis Data dan Kualitas Air Bersih
  • Kamis Malam di Kafe Satu Sisi, Musisi Bojonegoro Berkumpul dalam Harmoni Kolaborasi
  • Tips Menghilangkan Iklan Menganggu yang Terus Muncul di HP
  • Perkiraan Cuaca Bojonegoro Hari Ini
  • 27 Maret dalam Sejarah
  • Tim Gabungan Ungkap Sederet Pemicu Kelangkaan LPG 3 Kg di Bojonegoro, Tindak Tegas Pangkalan Nakal
  • Pendaftaran Beasiswa Bojonegoro 2026 Gelombang Pertama Dibuka Hingga 10 April
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Kembali CFD Minggu 29 Maret 2026
  • Ikon Lampu Mliwis Putih Percantik Jembatan TBT, Tim PJU Bojonegoro Siaga Penuh Selama Cuti Lebaran
Pengamen Jalanan Sejak Kelas 3 SMP

Didi Kempot

Pengamen Jalanan Sejak Kelas 3 SMP

Oleh Vera Astanti

Kota - "Jambu alas Dik kulite ijo, sing digagas wis nduwe bojo. Ada gula ada semut,durung rondo ojo direbut"

Lirik tembang ini kontan saja disambut koor ribuan penonton yang memadati Alun-Alun Kota Bojonegoro, Minggu (20/09) malam. Rupanya penonton sangat akrab dengan tembang ini. Apalagi yang melantunkan adalah penyanyi aslinya, si Didi Kempot.

Terbukti, malam itu penyanyi campur sari kondang asal Solo tersebut mampu menggoyang Kota Bojonegoro. Penampilan pertama dibuka dengan tembang Jawa populer, Sewu Kutho. Ribuan penggemar pun turut bergoyang.

Lalu, siapa sebenarnya Didi Kempot? Penyanyi campur sari kondang asal Surakarta itu.

Penyanyi yang terkenal dengan busana Jawa dan rambut gondrongnya itu terlahir dengan nama asli Didi Prasetyo, pada 31 Desember 1966.

Darah seninya menurun dari ayahnya yang termasuk pelawak terkenal di Solo, yakni almarhum Ranto Edi Gudel atau lebih dikenal Mbah Ranto. Dia juga bersaudara dengan almarhum Mamiek Prakosa, seorang pelawak senior Srimulat.

Sejak remaja, Didi Kempot terkenal sebagai anak bandel, pemberani, dan nekat. Namun, bakat nyanyinya sudah terlihat pada masa-masa itu. Sejak remaja, tepatnya kelas 3 SMP, dia sudah suka ngamen dari pintu ke pintu. Dan ternyata, dari ngamenlah kariernya mulai dirintis.

Yang menarik, gitar pertama yang dia miliki merupakan buah kebandelannya. Ketika kelas 2 SMA, dia menjual sepeda pemberian bapaknya. Hasil jual sepeda dibelikannya gitar seharga Rp 4.000. Berbekal gitar itu lalu dia mengembara sebagai pengamen. Dan, Ibu Kota Jakarta menjadi tujuan utamanya. Saat itu memang Jakarta masih menjadi primadona untuk mewujudkan mimpi.

Ketika kali pertama menginjakkan kaki di tanah Jakarta, Mamik Srimulat, yang juga kakak Kandungnya sudah cukup dikenal sebagai pelawak sukses. Namun, Didi malah memilih tinggal bersama kawan-kawannya, dengan mengontrak sebuah rumah yang mepet dengan kandang kambing.

Saat ngamen, lagu-lagu yang dibawakan adalah ciptaan Didi sendiri. Karena lagu ciptaan Didi didengar menarik, lama kelamaan banyak pengamen jalanan yang sering membawakan lagu-lagu ciptaannya. Dari situ mulai Didi dikenal banyak orang. Sampai suatu ketika kelompok Lenong Bocah mengajak untuk rekaman di TVRI.

Suatu saat Mamik Prakosa, sang kakak, mengajaknya bertemu dengan Pompi, musikus yang mantan anggota No Koes. Mereka bertemu Pompi di studionya di kawasan Depok Lama. Didi pun dites dengan menyanyikan lagu-lagu karangan sendiri. Ternyata lulus. Akhirnya Didi pun diajak rekaman dengan lagu andalan We Cen Yu, singkatan dari Kowe Pancen Ayu. Dari We Cen Yu inilah awal perubahan karier Didi sebagai penyanyi dan pencipta lagu.

Ketika menerima bayaran, Didi kaget luar biasa. Saat itu dia total menerima Rp 1,2 juta. Pada masa itu, jumlah uang itu terasa sangat besar baginya. Maklum biasanya cuma dapat recehan. Lalu, uang itu dibawanya pulang ke Solo, dan dibelikan batu nisan untuk makam almarhumah neneknya.

Setelah itu perkembangan karier Didi Kempot terus menanjak. Seiring semakin langkanya artis penyanyi yang membawakan lagu atau tembang Jawa. (ver/tap)

*) Foto didi kempot saat tiba di alun-alun bojonegoro

Banner Ucapan Idulfitri 1447 H ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Bojonegoro - PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) melakukan terobosan besar dalam memperingati hari jadinya yang ke-30 dengan berencana menghadirkan ...

1774748986.547 at start, 1774748986.817 at end, 0.26994490623474 sec elapsed