News Ticker
  • Pj Bupati Bojonegoro Pimpin Apel Pengamanan Pilkada Serentak 2018
  • Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng
  • 30 Mahasiswa UGM KKN PPM di Desa Palon Kecamatan Jepon Blora
  • Polres Blora Gelar Apel Gabungan dalam Pengamanan Pilkada
  • Kapolres Bojonegoro Ingatkan Para Pendukung Paslon Agar Tidak Saling Ejek Melalui Medsos
  • Nikmat
  • Pengawas Pemilu Kabupaten Blora Gelar Apel Siaga Pengawasan
  • KPU Blora Mulai Didistribusikan Logistik Pilgub Jateng 2018
  • Antisipasi Politik Uang, Panwaskab Bojonegoro Akan Laksanakan Patroli Pengawasan
  • Diduga Pengendara Mengantuk, Honda Supra di Dander Bojonegoro Ditabrak Yamaha Jupiter
  • Peran Bidan Dalam Menekan Angka Kematian Ibu
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Pasang Speed Alarm System pada Armada Bus AKDP
  • Kapolres Bojonegoro Imbau Seluruh Paslon Tidak Laksanakan Politik Uang
  • Jelang Masa Tenang, Panwaskab Bojonegoro Akan Tertibkan APK Pilkada 2018
  • Panwaskab Bojonegoro Imbau Seluruh Paslon Tidak Lakukan Kampanye Saat Masa Tenang
  • Diduga Pengemudi Kurang Kosentrasi, Mobil Xenia di Ngraho Bojonegoro, Tabrak Pagar Jembatan
  • KPU Bojonegoro Distribusikan Logistik Pemilukada 2018 ke PPK
  • Cinta
  • Mulai Juni 2018, 10 Kecamatan di Blora Bisa Cetak e-KTP
  • "VOC-Games" Media Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan
Memperkenalkan Batik Bojonegoro di Queesland, Australia

Memperkenalkan Batik Bojonegoro di Queesland, Australia

Oleh Mashudi

Sabtu kemarin, 11 Maret, saya menghadiri penyambutan mahasiswa pascasarjana penerima beasiswa LPDP yang kuliah di Queensland, Australia. Penyambutan dilakukan oleh para senior yang telah lebih dulu mulai belajar di sini. Banyak dari mereka merupakan calon PhD (Doktor, S3), dan beberapa adalah mahasiswa S2 seperti saya.

Mereka yang datang belajar di Australia memiliki beragam latar belakang. Ada yang dosen, pegawai kementerian, PNS, wartawan, dan sebagainya. Mayoritas mereka berstatus “tugas belajar” dari lembaganya masing-masing untuk meng-upgrade ilmu di negeri kanguru ini. Bidang yang diambil juga beragam, mulai dari ekonomi, hukum, perpajakan, ilmu lingkungan, pertanian, dan sebagainya.

Hari sabtu kemarin kami berkumpul, saling sapa pada acara penyambutan mahasiswa baru. Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari mereka. Setidaknya, saya bisa menampakkan batik khas Bojonegoro Batik tengul di sela-sela orang-orang hebat seperti mereka.

Saya sendiri merupakan mahasiswa baru University of Queensland, mengambil program “Master of Environmental Management”. Bidang ini saya pilih untuk menjawab tantangan masalah lingkungan yang semakin santer dibicarakan di kalangan masyarakat baik di level Internasional, Nasional, maupun pemerintah daerah seperti Bojonegoro. University of Queensland sendiri merupakan salah satu universitas terbaik dunia di bidang ilmu lingkungan (Nomor 1 di Australia dan No 12 dunia berdasar QS World University Ranking 2016). Kesempatan berharga ini sudah seharusnya dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sebagai penerima beasiswa Pemerintah (LPDP), saya memahami bahwa semua kesempatan ini adalah hasil dari dukungan seluruh warga Indonesia, khususnya Bojonegoro. Terima kasih atas doa dan dukungannya.

Saya sudah hampir satu bulan sampai di Australia, dan sudah dua minggu perkuliahan telah dilalui. Kuliah di luar negeri memang diharuskan bekerja ekstra keras untuk fokus pada studi yang ditekuni. Namun di sisi lain, di sini terbuka kesempatan untuk membangun networking dengan rekan-rekan dari berbagai negara. Ini juga merupakan kesempatan terbaik untuk bertukar pengetahuan mengenai kebudayaan masing-masing negara. Saya berusaha memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan budaya Indonesia, khususnya Bojonegoro, kepada mereka. Kebetulan saya satu rumah dengan rekan-rekan dari India, Bangladesh, Pakistan, China, dan satu orang Brazil.

Sehari yang lalu, tepat sebelum saya berangkat ke acara tersebut, saya bertemu rekan dari Brazil bernama Mr. Joao. Rupanya dia sangat tertarik dengan batik tengul Bojonegoro yang saya kenakan. Kesempatan untuk menjelaskan budaya Bojonegoro pun terbuka. Saya bercerita sedikit tentang batik yang saya beli dari toko batik Sami-Sami di Bojonegoro tersebut. Beliau sangat tertarik dengan motif batik Indonesia yang beragam.

“Saya harus memesan 5 potong batik sebelum saya pulang ke Brazil bulan Juli nanti,” ucap dia.

Ada kebanggaan tersendiri ketika kita bisa mengenalkan budaya kita kepada orang lain. Terlebih jika mereka tertarik dan menghargai budaya kita.

Terima kasih ya Allah, saya dilahirkan di Bojonegoro, di Indonesia yang kaya budaya ini. Kesempatan belajar S2 dan berbaur dengan masyarakat dunia ini sungguh tak ternilai harganya.

Terima kasih Bojonegoro, terima kasih Indonesia, kami pasti mengabdi.

Mashudi, lulusan terbaik jurusan biologi Institut Pertanian Bogor tahun 2016, asal Desa Gayam Bojonegoro

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

Ngaji Urip Bareng Kang Yoto

Ngaji Urip Bareng Kang Yoto

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro Apa yang dilakukan oleh Kang Yoto, sapaan Suyoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008-2013 dan ...

Opini

Peran Bidan Dalam Menekan Angka Kematian Ibu

Hari Bidan Nasional 24 Juni

Peran Bidan Dalam Menekan Angka Kematian Ibu

*Oleh dr Achmad Budi Karyono GARDA terdepan yang bertanggung jawab terhadap kesehatan para ibu, khususnya ibu hamil adalah bidan. Hari ...

Quote

Nikmat

Nikmat

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd Nikmat dapat diartikan lezat, senang dan pemberian atau anugerah dari Allah Swt. Bentuk nikmat ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Bertemu J-Rocks Band di Belakang Panggung, MGS SMAN 1 Bojonegoro

Eksklusif

Bertemu J-Rocks Band di Belakang Panggung, MGS SMAN 1 Bojonegoro

Oleh Siti Ainur Rodhiyah Bojonegoro - Terlihat sebuah mobil tiba menuju belakang Gedung Serba Guna Bojonegoro, tempat dilaksanakannya malam pagelaran ...

Religi

Tuntunan Shalat Ied (Fiqih Dua Hari Raya)

Oase Ramadan

Tuntunan Shalat Ied (Fiqih Dua Hari Raya)

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes LEBARAN hampir tiba. Hari kemenangan, hari iedul fitri. Berikut ini beberapa nukilan yang ...

Berita Foto

Menabrak Formalitas

Menabrak Formalitas

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Tak ingin terlihat monoton dengan pose foto bersama yang begitu begitu saja, sejumlah pejabat yang ...

Feature

"VOC-Games" Media Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan

"VOC-Games" Media Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Berawal dari ketakutan pada matematika dan kerisauan akan budaya yang semakin terkikis, tiga mahasiswa Universitas ...

Resensi

32 Khutbah Jumat Cak Nur

32 Khutbah Jumat Cak Nur

32 Khutbah Jumat Cak Nur Oleh Muhammad Roqib Bagaimana bila khutbah yang dilakukan setiap hari Jumat ditulis dalam sebuah buku?. ...

Statistik

Hari ini

7 kunjungan

18 halaman dibuka

26 pengunjung online

Bulan ini

83.058 kunjungan

141.745 halaman dibuka

Tahun ini

689.323 kunjungan

1.211.751 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 646.363

Indonesia: 12.840

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015