News Ticker
  • Kementerian Perhubungan Bangun Bandara Ngloram Tahun 2018
  • SPR Ngantru Kasiman Diundang Pemerintah Austria
  • Sudirman Said Ingin Bangun Kedaulatan Pangan di Blora.
  • Di Warung Ini Buah Durian Bisa Semangkuk dengan Bakso
  • Pertamina Grup Gelar Gathering dengan Pemimpin Media Jatim dan Jateng di Kuta Bali
  • Iming-Iming Lowongan Kerja Palsu, Komplotan Penipu Diringkus Polisi
  • Berharap Pilkada Damai pada Para Tokoh Masyarakat
  • Minum Kopi Sambil Memeluk Ular Sanca di Animals Cafe  
  • Nyolong HP, Tukang Rosok Asal Balen Bojonegoro Diciduk Polisi
  • Kapolres dan Wartawan Deklarasi Pilkada Damai di Blora
  • Rencana Kegiatan Masyarakat || Senin, 19 Februari 2018
  • Bojonegoro Darurat Gantung Diri?
  • Diduga Sakit Tak Kunjung Sembuh, Seorang Warga Bubulan Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri
  • Kapolres Bojonegoro Serahkan Pengawal Pribadi Pada KPUD, Panwas dan Cabup-Cawabup
  • KPU Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilukada Bojonegoro
  • Ambil Haluan Terlalu ke Kiri, Pemotor di Ngraho Terperosok dan Terjatuh di Bahu Jalan
  • Jelang Pilkada Serentak 2018, Kapolres Bojonegoro Pimpin Patroli Skala Besar
  • Seorang Warga Sukosewu Ditemukan Meninggal Dunia Gantung Diri
  • Gangguan Pertanian di Bojonegoro Ke Depan yakni Pencemaran Lingkungan
  • Serunya Menjelajah Kawasan The Legend

Memperkenalkan Batik Bojonegoro di Queesland, Australia

Memperkenalkan Batik Bojonegoro di Queesland, Australia

Oleh Mashudi

Sabtu kemarin, 11 Maret, saya menghadiri penyambutan mahasiswa pascasarjana penerima beasiswa LPDP yang kuliah di Queensland, Australia. Penyambutan dilakukan oleh para senior yang telah lebih dulu mulai belajar di sini. Banyak dari mereka merupakan calon PhD (Doktor, S3), dan beberapa adalah mahasiswa S2 seperti saya.

Mereka yang datang belajar di Australia memiliki beragam latar belakang. Ada yang dosen, pegawai kementerian, PNS, wartawan, dan sebagainya. Mayoritas mereka berstatus “tugas belajar” dari lembaganya masing-masing untuk meng-upgrade ilmu di negeri kanguru ini. Bidang yang diambil juga beragam, mulai dari ekonomi, hukum, perpajakan, ilmu lingkungan, pertanian, dan sebagainya.

Hari sabtu kemarin kami berkumpul, saling sapa pada acara penyambutan mahasiswa baru. Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari mereka. Setidaknya, saya bisa menampakkan batik khas Bojonegoro Batik tengul di sela-sela orang-orang hebat seperti mereka.

Saya sendiri merupakan mahasiswa baru University of Queensland, mengambil program “Master of Environmental Management”. Bidang ini saya pilih untuk menjawab tantangan masalah lingkungan yang semakin santer dibicarakan di kalangan masyarakat baik di level Internasional, Nasional, maupun pemerintah daerah seperti Bojonegoro. University of Queensland sendiri merupakan salah satu universitas terbaik dunia di bidang ilmu lingkungan (Nomor 1 di Australia dan No 12 dunia berdasar QS World University Ranking 2016). Kesempatan berharga ini sudah seharusnya dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sebagai penerima beasiswa Pemerintah (LPDP), saya memahami bahwa semua kesempatan ini adalah hasil dari dukungan seluruh warga Indonesia, khususnya Bojonegoro. Terima kasih atas doa dan dukungannya.

Saya sudah hampir satu bulan sampai di Australia, dan sudah dua minggu perkuliahan telah dilalui. Kuliah di luar negeri memang diharuskan bekerja ekstra keras untuk fokus pada studi yang ditekuni. Namun di sisi lain, di sini terbuka kesempatan untuk membangun networking dengan rekan-rekan dari berbagai negara. Ini juga merupakan kesempatan terbaik untuk bertukar pengetahuan mengenai kebudayaan masing-masing negara. Saya berusaha memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan budaya Indonesia, khususnya Bojonegoro, kepada mereka. Kebetulan saya satu rumah dengan rekan-rekan dari India, Bangladesh, Pakistan, China, dan satu orang Brazil.

Sehari yang lalu, tepat sebelum saya berangkat ke acara tersebut, saya bertemu rekan dari Brazil bernama Mr. Joao. Rupanya dia sangat tertarik dengan batik tengul Bojonegoro yang saya kenakan. Kesempatan untuk menjelaskan budaya Bojonegoro pun terbuka. Saya bercerita sedikit tentang batik yang saya beli dari toko batik Sami-Sami di Bojonegoro tersebut. Beliau sangat tertarik dengan motif batik Indonesia yang beragam.

“Saya harus memesan 5 potong batik sebelum saya pulang ke Brazil bulan Juli nanti,” ucap dia.

Ada kebanggaan tersendiri ketika kita bisa mengenalkan budaya kita kepada orang lain. Terlebih jika mereka tertarik dan menghargai budaya kita.

Terima kasih ya Allah, saya dilahirkan di Bojonegoro, di Indonesia yang kaya budaya ini. Kesempatan belajar S2 dan berbaur dengan masyarakat dunia ini sungguh tak ternilai harganya.

Terima kasih Bojonegoro, terima kasih Indonesia, kami pasti mengabdi.

Mashudi, lulusan terbaik jurusan biologi Institut Pertanian Bogor tahun 2016, asal Desa Gayam Bojonegoro

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip

Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Kota) - Sambil menikmati sore hari di sekitar Alun Alun Kota Bojonegoro di bawah teduhnya pohon ...

Quote

Ketemu Audry Yang Tidak Bisa Tidur

Catatan Dahlan Iskan

Ketemu Audry Yang Tidak Bisa Tidur

*Oleh Dahlan Iskan Saya dapat kabar Audry lagi di Singapura. Gadis Surabaya yang genius. Dan pernah saya tulis panjang lebar. ...

Opini

Tak Hanya Valentine

Tak Hanya Valentine

*Oleh Liya Yuliana Gencarnya aneka tulisan yang nongol di sosmed seputar kontra valentine day ternyata belum sepenuhnya mengkonter peringatan acara ...

Eksis

Bripka Juhair, Bhabinkamtibmas Desa Ngunut, Hadiri Undangan Kapolres Batu

Bripka Juhair, Bhabinkamtibmas Desa Ngunut, Hadiri Undangan Kapolres Batu

*Oleh Mulyanto Batu - Dalam acara pelatihan Fungsi Teknis Kepolisian Binmas oleh Polres Batu yang digelar di Hotel Golden Tulip ...

Pelesir

Loco Tour Jadi Destinasi Wisata Baru di Blora

Loco Tour Jadi Destinasi Wisata Baru di Blora

Oleh Priyo SPd Blora - Kereta uap tertua yang lama tak berfungsi di Kabupaten Blora secara resmi diaktifkan kembali. Dalam ...

Religi

Hadiri Pengajian, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Jamaah Pegang Teguh 4 Pilar Kebangsaan

Hadiri Pengajian, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Jamaah Pegang Teguh 4 Pilar Kebangsaan

*Oleh Mulyanto Bojonegoro (Kepohbaru) - Menghadiri Maulid Nabi dan Pengukuhan Pengurus Ikatan Santri Alumni Mambaul Falah di Pondok Pesantren (Ponpes) ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Foto

Semangat, Pak Polisi!

Semangat, Pak Polisi!

Oleh Mulyanto Bojonegoro - Sebuah mobil pikap mogok di jalan Rajekwesi Bojonegoro. As roda mobil itu pecah. Karena mogok di ...

Infotorial

Penetapan Nomor Urut dan Daftar Nama Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Tahun 2018

Pengumuman KPU Bojonegoro

Penetapan Nomor Urut dan Daftar Nama Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Tahun 2018

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BOJONEGORO PENGUMUMAN Nomor : 227/PL.03.3-PU/3522/KPU-Kab/II/2018 TENTANG: PENETAPAN NOMOR URUT DAN DAFTAR NAMA PASANGAN CALON BUPATI DAN ...

Resensi

Kisah Pi yang Inspiratif

Kisah Pi yang Inspiratif

Oleh Vera Astanti Ini adalah kisah petualangan Piscine Molitor Patel, biasa di panggil Pi, si tokoh utama, anak keturunan India ...

Feature

Pernah Dapat Saran dari Papercut Pertama di Indonesia

Papercut Asal Bojonegoro

Pernah Dapat Saran dari Papercut Pertama di Indonesia

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Balen) Memegang gunting dan juga kater dengan penuh konsentrasi dan penuh hati hati, itulah yang dilakukan ...

Teras

Bojonegoro Darurat Gantung Diri?

Bojonegoro Darurat Gantung Diri?

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Gantung diri, sepertinya menjadi masalah sosial yang sangat serius di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Gantung diri ...

Statistik

Hari ini

137 pengunjung

315 halaman dibuka

9 pengunjung online

Bulan ini

40.274 pengunjung

117.020 halaman dibuka

Tahun ini

98.631 pengunjung

320.535 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 684.298

Indonesia: 15.429

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015