Dua Honda Beat Terlibat Kecelakaan di Sugihwaras, 5 orang Luka-Luka
Jumat, 25 Agustus 2017 19:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Sugihwaras - Kecelakaan antara dua sepeda motor Honda Beat, terjadi di jalan PUK jurusan Sugihwaras-Kedungadem, tepatnya di pertigaan Desa Bulu Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (25/08/2017) sekira pukul 07.00 WIB pagi tadi. Diduga sepeda motor Honda Beat yang berjalan dari arah barat, saat hendak belok ke kanan kurang memperhatikan arus lalu-lintas di depannya, sehingga ditabrak sepeda motor Honda Beat yang berjalan dari arah berlawanan. Akibatnya kedua pengendara dan 3 orang pembonceng mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.
Sebagaimana di tuturkan Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro, IPDA Mukari, bahwa kecelakaan ini bermula dari kelalaian pengendara Honda Beat yang berjalan dari arah barat, saat hendak berbelok ke kanan atau ke selatan, diduga kurang konsentrasi terhadap situasi lalu-lintas didepannya. “Saat hendak belok, pengendara kurang memperhatikan situasi lalu-lintas di depannya, sehingga menjadi penyebab laka-lantas tersebut,” ungkap IPDA Mukari.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda Beat Nopol S 4039 B, yang dikendarai Sarifah Rabuan Alatun (30), berboncengan dengan kedua anaknya, Agil (7) dan Syarifahitna (5), ketiganya warga Desa Terate RT 005 RW 001 Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro dengan sepeda motor Honda Beat Nopol S 3404 AT, yang dikendarai Edi Pratikno (27) berboncengan dengan Sofi Yudin (23), keduanya warga Desa Bareng RT 002 RW 001 Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro.
Adapun kronologi kecelakaan tersebut, lanjut IPDA Mukari, bahwa semula sepeda motor Honda Beat Nopol S 4039 B, berjalan dari arah barat ke timur, sesampai di lokasi kejadaian, tepatnya di pertigaan Desa Bulu, hendak belok ke kanan atau selatan. Pada saat bersamaan dari arah timur ke barat berjalan sepeda motor Honda Beat Nopol S 3404 AT. “Karena pengendara Honda Beat yang dari arah barat tiba-tiba berbelok dan karena jarak yang sudah dekat, akhirnya terjadilah laka lantas tersebut,” terang IPDA Mukari.
IPDA Mukari menambahkan, setelah terjadi tabrakan, kedua kendaraan berikut pengendara dan pemboncengnya sama-sama jatuh,yang mengakibtkan kedua pengendara berikut seluruh pembonceng mengalami luka-luka. “Seluruh korban divakuasi ke RSUD Bojonegoro,” imbuh IPDA mUKARI.
Masih menurut IPDA Mukari, bahwa penyebab kecelakaan tersebut diakibatkan adanya human error atau kecerobohan pengendara. Untuk itu pihaknya berpesan kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dalam berkendara. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan, selain itu perhatikan juga batas kecepatan. Jika hendak berbelok, pastikan bahwa arus lalu-lintas di depan anda benar-benar aman. “ “Seringkali, kecelakaan selalu diawali dari adanya pelanggaran dan kebanyakan diakibatkan oleh kelalaian pengendara. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan. Keselamatan Untuk Kemanusiaan.” pungkasnya. (inc/imm)































.md.jpg)






