Percasi Besok Gelar Kejuaraan Catur Yunior
Jumat, 09 Oktober 2015 14:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) KONI Kabupaten Bojonegoro tahun ini menggelar Kejuaraan Catur Kabupaten tingkat Junior. Kejuaraan catur yunior ini akan diadakan selama dua hari, yakni mulai Sabtu (09/10) sampai Minggu (10/10), di Gedung Perak Bojonegoro.
Agenda tahunan Percasi Bojonegoro ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan setempat. Tujuannya untuk mendapatkan atlet berpotensi yang bisa dibina lebih lanjut.
Dalam kejuaraan kali ini, setiap kecamatan wajib mengirimkan satu pecatur. Peserta yang bisa ikut mulai usia SD sampai SMA. Hingga Jumat (09/10) ini, peserta yang mendaftar sekitar 120 atlet.
"Di Bojonegoro, olahraga catur sudah memiliki nama. Buktinya hampir tiap tahun peserta yang mengikuti kejuraan catur kabupaten berkisar 200 orang. Tahun lalu, saking senangnya saya memberikan hadiah buku kepada setiap peserta. Karena saya senang melihat antusias peserta untuk mengikuti kejuraan ini," ujar Ketua Percasi Bojonegoro Cuk Triono Singgih, Jumat (09/10).
Sistem pertandingan yang akan dilakukan adalah berdasarkan tingkatan usia. Siswa SD akan melawan siswa SD lainnya. Begitu juga dengan SMP dan SMA. Khusus, anak emas Percasi yaitu Revita Khoiri Salma, siswi kelas 3 SD Sumberrejo, yang menggondol Piala Emas dari Kejuaraan Provinsi Jawa Timur di Lamongan beberapa waktu lalu, akan dimasukkan di kelas SMP.
Namun, Cuk Triono ketika diwawancarai beritabojonegoro.com, menjelaskan, dirinya lebih senang membina anak-anak yang lebih kecil. Karena secara psikologis, pendidikan karakter itu lebih mudah ditanamkan sejak kecil.
"Sehingga saya lebih suka membina anak TK-SD. Karena beberapa tahun kemudian mereka berpotensi untuk menjadi master. Contohnya saja Revita. Dia kami bina sejak kelas satu SD. Dari beberapa kali pertandingan, akhirnya dia bisa meraih emas di Kejurprov. Dan besok 28 Oktober dia akan dikirim ke Jakarta untuk Kejuaraan Nasional," tuturnya.
Cuk juga menambahkan, selain Revita akan ada tiga orang pelatih yang dia kirim ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan pelatih catur Kejurnas. Dalam hal biaya perjalanan, Cuk harus merogoh koceknya sendiri. Anggaran yang diterima Percasi hanya Rp 65 juta per tahun. Dana tersebut dianggarkan untuk pembinaan Pekan Olahraga dan Pelajar Provinsi (Porprov).
"Keberangkatan Revita ke Jakarta memang dibiayai oleh Provinsi. Karena sudah mewakili Jawa Timur. Namun kami berharap dari Pemerintah Kabupaten memberikan dukungan kepada putra daerah yang berprestasi. Apalagi Revita telah berhasil membawa nama Bojonegoro ke tingkat nasional," pesanya. (ver/tap)
*) Foto pecatur cilik sedang bertanding































.md.jpg)






