281 Pecatur Cilik Bertanding di Kejuaraan Yunior
Sabtu, 10 Oktober 2015 12:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Sedikitnya 281 pecatur cilik mengikuti kejuaraan catur yunior tingkat kabupaten di Aula Graha Wiyata (Gedung Perak), Jalan Rajekwesi. Kejuaraan ini diadakan oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Bojonegoro. Rencananya berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (10/10) hari ini, hingga Minggu (11/10) besok.
Kejuaraan dibuka Sabtu pagi tadi oleh Ketua KONI periode 2015-2020 Lukman Wafi. Dalam kesempatan itu Ketua Percasi Bojonegoro Cuk Singgih Triono, juga melakukan penyerahan hadiah sebesar Rp 5 juta kepada Revita, peraih medali emas Kejurprov 2015.
Ketua Panitia Eko Djati Nugroho, mengatakan, sistem pertandingan nanti menggunakan sistem Swiss dengan 7 babak. Pembagian kelompok terdiri dari jenis kelamin dan tingkatan kelas, mulai SD kelas 1-2-3, SD kelas 4-5-6, kelas SMP, dan kelas SMA.
"Catur rupanya sudah digemari anak-anak. Kami bangga dengan situasi ini. Ternyata kami sudah mampu menelorkan satu atlet untuk meraih medali emas. Memang belum disusul oleh lainnya, tetapi prestasi mereka meningkat dari yang di bawah 20, sekarang di atas 20. Harapannya dengan adanya Kejurkab ini, selain kuantitas peserta lebih banyak juga kualitasnya lebih baik," ujarnya.
Peserta yang ikut kejuaran kali ini tidak hanya dari dalam kota saja, sejumlah peserta datang dari kecamatan lain, seperti Kecamatan Ngraho. Ada empat peserta yang dikirim oleh MTs Ngraho.
"Kami berangkat jam 07.00 WIB karena perjalanan membutuhkan waktu sekitar satu jam. Menggunakan mobil pribadi, Mbak," ujar Sri, salah satu guru MTs Ngraho yang ikut mengantar siswanya ke Kejurkab.
Sementara itu dari hasil pertandingan babak pertama kelas SMA, salah satu siswa SMK Farmasi Erlangga Aditya, kelas X C jurusan Farmasi dinyatakan menang telak. Dia menang, ketika lawan melakukan kesalahan meletakkan posisi kuda. Sehingga menjadi makanan menteri Erlangga. Dia pun melakukan skak raja dan benteng. Selanjutnya benteng, pion, dan raja lawan terjepit, lalu diskak mat oleh peluncur hitam milik Erlangga.
"Dari SMK Farmasi ada lima anak yang ikut dan semuanya laki laki, Mbak," ucap Erlangga Aditya saat ditemui usai meraih kemenangan. (ver/tap)
*) Foto para pecatur cilik bertanding di kejurkab































.md.jpg)






