News Ticker
  • Kodim 0813 dan Pemkab Bojonegoro Gelar Rapat Matangkan Kegiatan TMMD ke 129
  • Wujudkan Lingkungan Nyaman untuk Generasi Muda, Pemkab Bojonegoro Rintis Standardisasi Masjid Ramah Anak
  • Kemenkes Dukung Peluncuran Komisi Jurnal Lancet Pertama Garapan Ilmuwan Tanah Air
  • Hendak Menyeberang Sungai Bengawan Solo, Seorang Remaja di Kasiman, Bojonegoro Tenggelam
  • Bojonegoro Bersiap Menuju Panggung Dunia di UNESCO Global Geopark
  • Gubernur Khofifah Dorong Media Siber Ciptakan Jurnalisme Bekualitas
  • 23 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Juni 2026
  • Review Infinix Hot 40 Pro, Ponsel Gaming 900 Ribuan dengan Layar 90 FPS yang Gacor
  • Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Perempatan Lisman, Bojonegoro
  • Adu Strategi di Map Land of Dawn ,Ratusan Gamer Muda Padati Turnamen Mobile Legend Kapolres Blora Cup 2026
  • Kunjungi Desa Jumok, Cantika Wahono Ajak Kader PKK Bojonegoro Jadi Agen Perubahan Wujudkan Keluarga Sehat
  • Sarapan Bukan Musuh Diet, Ini Cara Efektif Turunkan Berat Badan Menurut Ahli
  • RSUD dr Soetomo Raih Peringkat 1 Nasional SCImago 2026, Gubernur Khofifah Mengaku Bangga
  • Pesona Kali Pacal CFD Minggu Pagi Geliatkan Ekonomi Lokal Kecamatan Sukosewu
  • 22 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 22 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Dilaporkan Hilang, Seorang Nenek di Purwosari, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Momentum Hari Krida Pertanian, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Jaga Kemandirian Pangan
  • Mobil Xenia Masuk Jurang di Jalur Gondang Bojonegoro, 3 Orang Terluka
  • Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup
  • Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro Gelar Expo UMKM dan Pasar Murah Selama 6 Hari
  • Gubernur Khofifah Sediakan Ratusan Ribu Beasiswa untuk Pelajar dan Mahasiswa Jatim
  • Satu Dekade Festival Samin di Margomulyo Jadi Wadah Merawat Tradisi dan Persiapan Penilaian UNESCO
Bupati Bojonegoro Hadiri  Survey Akreditasi RSUD Sosrodoro Djatikoesoemo

Bupati Bojonegoro Hadiri Survey Akreditasi RSUD Sosrodoro Djatikoesoemo

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro Kota -  Bupati Bojonegoro, DR H Suyoto MSi, pada Senin (11/12/2017) tadi malam, hadiri Survey Akreditasi RSUD Sosrodoro DjatiKoesoemo oleh Tim Surveior Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), bertempat di Hotel Aston Bojonegoro.

KARS adalah organisasi non profit yang mengusung visi untuk menjadi badan akreditasi tingkat nasional dan Internasional, Organisasi ini membimbing dan membantu rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien melalui akreditasi.

Dalam sambutannya Kepala RSUD Sosrodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, dr Hariyono menyampaikan selamat datang Tim Surveior KARS di Bojonegoro. Pihaknya merasa bersyukur mendapat giliran didatangi Tim Surveior KARS pada akhir tahun karena antriannya sangat panjang, hal tersebut bukan disengaja dilakukan di akhir tahun, dkarenakan adanya relokasi rumah sakit.

“Besar harapan kami dengan adanya survey ini menjadikan layanan RSUD Bojonegoro menjadi lebih baik.” tutur Haryono.

Selanjutnya dr Hariyono menyampaikan bahwa di Bojonegoro ini ada tiga rumah sakit pemertintah, yaitu 2 Type D dan 1 Type B dan pihaknya berharap 2 RS Type D dapat ditingkatkan menjadi Type C dan RSUD Sosrodoro Djatikoesoemo Bojonegoro type B menjadi rumah sakit rujukan tidak hanya di Kabupaten Bojonegoro akan tetapi juga di luar Bojonegoro

“Tentunya kita menginginkan kelebihan-kelebihan, serta unggulan-unggulan sehingga ada alasan orang luar Bojonegoro bisa masuk Bojonegoro dan orang Bojonegoro bisa tercover,” ungkapnya.

Terkait pembangunan rumah sakit, pihaknya sangat bersyukur karena ini merupakan komitmen bupati terhadap pelayanan kesehatan yang menjadi program prioritas.

“Yang mana ujung-ujungnya menciptakan masyarakat Jonegoro yang sehat, cerdas dan bahagia.” pungkasnya

 

Dalam kesempatan ini Kang Yoto mengatakan bahwa dirinya bersuka cita karena rumah sakit berani berakreditasi sebelum dirinya pensiun menjadi bupati, walaupun sebelumnya sempat merasa was-was, orang rumah sakit semua menghadiri acara tersebut dan jangan-jangan di rumah sakit kosong, namun setelah dijelaskan oleh direktur RSUD, bahwa yang yang hadir tersebut hanya pimpinan koordinator, bupati merasa lega.

“Mengapa demikian, karena kita sebagai pelayan. Sebagai pelayan kita punya filosofi, “The True is What Believer”, Kebenaran adalah apa yang diyakini oleh yang dilayani, jadi kepuasan iti tidak akan bisa bohong,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Kang Yoto juga mengapresiasi kepada seluruh pegawai rumah sakit, karena pindah rumah sakit adalah pekerjaan yang tidak ringan, selain mempersiapkan segala sesuatunya termasuk alatnya tetapi juga tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Sampai-sampai saya tiap minggu saya ngantor di rumah sakit, untuk memantau hal tersebut.” ujarnya.

Dalam kesempatan ini pula Kang Yoto mengatakan, sejak awal menjadi bupati adalah mewakili rakyat, bukan mewakili diri sendiri. Jadi kalau saya dikatakan dari awal menjadi pemilik rumah sakit, adalah kurang pas.

“Saya adalah wakil pemilik rumah sakit dan pemiliknya adalah rakyat. Tentunya kepuasan adalah menjadi nomor satu.” imbuhnya.

Masih menurut Kang Yoto, rakyat Bojonegoro adalah masyarakat yang crewet dan apa saja dikomentari, sejak awal jadi bupati dalam sehari saya menerima 300 SMS aduan masyarakat, hal tersebut disebabkan dalam sejarahnya masyarakat Bojonegoro adalah masyarakat miskin (poverty).

“Orang yang lama miskin, belum apa-apa sudah komentar jelek terkait pelayanan yang tidak bayar,” ungkapnya.

Dari SMS keluhan-keluhan tersebut pemerintah mulai belajar agar hal tersebut tidak bersifat interaktif atau berulang-ulang. Oleh karena itu selanjutnya keluhan tersebut dikumpulkan dan distatiskan. Namum belakangan ini pada Tahun 2013 muncul teori untuk mengatasi tersebut, yaitu orang Harvard, “ PBIA (Problem Base Interactive Adaption)”, yang salah satu teorinya Quality Problem.

“Apa yang berulang-ulang menjadi fokus dan perhatian serta membuat rencana untuk perbaikannya dan menjadikan customer sebagai partner strategic. “ jelas Kang Yoto.

Akhrinya dari situ pemerintah dapat belajar dan berfikir menciptakan layanan memuaskan dan kedepan menjadi unggulan daerah. Unggulan itu bermakna dua, yang pertama kalau semua orang puas rumah sakit itu menjadi branding dan yang kedua unggulan akan menjadi daya tarik.

Jalan Veteran di depan rumah sakit sekarang ini, didesaign oleh arsitek top lulusan Belanda, untuk memberi lingkungan rumah sakit yang paling indah, kemungkinan tempat ini tempat yang paling menarik di Bojonegoro. “Karena rumah sakit menjadi daya tarik, impact ekonomi akan terjadi karena hal tersebut sektor jasa, sehingga akan ada pertumbuhan ekonomi dari sektor jasa.” lanjut Kang Yoto.

Jadi itu menjadi dorongan yang kuat bagi pemerintah dan harus belajar lebih jauh terkait jenis layanan apa yang harus ditingkatkan, rencana pengembangan SDM apa yang dilakukan, jenis peralatan apa yang penuhi, penyesuaian kelembagaan serta lingkungan yang bagaimana, yang perlu dikembangkan .

Pada akhir sambutannya, Kang Yoto menyampaikan, bahwa dirinya percaya mekanisme akreditasi ini menjadi penting untuk menguji apa yang telah direncanakan, sudah dilaksanakan dengan baik atau belum dan selanjutnya dapat mengetahui apa yang menjadi sasaran Quality Improvment selanjutnya, karena pada hakekatnya ada jargon “ Start From The End To The Begining “, dimulai dari akhir dan dimulai pada awal lagi. Inilah proses sirkulasi yang terus menerus.

“Saya ucapkan selamat karena telah berani berakreditasi dan ucapan terima kasih kepada Tim KARS yang menjadi bagian dalam proses ini dan mudah-mudahan hubungan ini menjadi hubungan fungsional yang menarik untuk membuat kita tumbuh bersama-sama, kalau orang beragama menjadi amal soleh yang menjadi tabungan dalam kehidupan ini.” pungkas Kang Yoto.

Sementara, Ketua Tim Surveior KARS, dr Sri Pratomo menjelaskan bahwa cara penilaian akreditasi rumah sakit dan etika akreditasi, salah satunya adalah tidak diperbolehkan Tim Surveior KARS menerima oleh-oleh dantim akan bekerja selama 3 (tiga) hari yang terdiri dari 3 orang, yaitu sebagai ketua dr Sri Pratomo dan dua orang anggota, dr Handaningrum dan dr Patricia Suti Lasmani. (*/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782216943.5756 at start, 1782216943.9335 at end, 0.35788512229919 sec elapsed